Mungkin mahasiswa Timor dan Papua memendam bara dalam hati mereka karena perilaku pemerintah Jakarta terhadap wilayah2 tersebut, coba lihat bagaimana perbedaan perkembangan ekonomi dan budaya antara Jawa dengan wilayah2 itu.

Terakhir si Olga Syahputra aja pernah ngatain orang2 Papua sebagai "pendek2"
mungkin hal itu memang benar, banyak orang papua yg kekurangan gizi sejak kecil, mirip kondisi bangsa asia beberapa abad yg lalu.

Sebagai orang Jawa saya merasa agak bersalah karena banyak fasilitas dan kenikmatan yg kita rasakan saat ini adalah hasil dari mengeruk kekayaan alam daerah lain.

Memang bukan sebuah justifikasi bagi pemuda wilayah Timur untuk mengacau keamanan, tapi minimal tahan dirilah jangan menanggapi kekerasan dengan kekerasan, serahkan semua kasus kepada hukum.