View Poll Results: kata indon

Voters
33. You may not vote on this poll
  • Dibiarkan Saja

    23 69.70%
  • Disensor jadi *****

    0 0%
  • Terserah Kebijaksanaan Barista Masing2.

    9 27.27%
  • Lainnya sebutkan... .

    1 3.03%
Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 116

Thread: komplain kata "indon" dari salah satu warga

  1. #21
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Sama orang malaysianya pake bahasa apa? Kalo ngomong bahasa inggris mereka biasa pake istilah lengkap (indonesia), kadang aja baru indon, terutama kalo manglishnya udah keluar. Kalo dalam bahasa melayu, seringnya indon, apalagi kalo sudah saling kenel banget. Pengalamanku begitu sih

    Sama pine, saya juga sering dikira orang meksiko ato filipin

  2. #22
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    Sama orang malaysianya pake bahasa apa? Kalo ngomong bahasa inggris mereka biasa pake istilah lengkap (indonesia), kadang aja baru indon, terutama kalo manglishnya udah keluar. Kalo dalam bahasa melayu, seringnya indon, apalagi kalo sudah saling kenel banget. Pengalamanku begitu sih

    Sama pine, saya juga sering dikira orang meksiko ato filipin
    Saya sering dikira keturunan Portugal... (Purwokerto Tegal)

  3. #23
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Setuju ama Pine. Kalo org lain nyebut gw nggak relaaaaa!!

    (Ps. Orang lain itu artinya org selain gw )

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  4. #24
    pelanggan setia Fere's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Depan RSJ-KM
    Posts
    6,120
    Quote Originally Posted by spears View Post
    Setuju ama Pine. Kalo org lain nyebut gw nggak relaaaaa!!

    (Ps. Orang lain itu artinya org selain gw )
    setujuh bangeet..

  5. #25
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    gw dari sejak kenal TV ampe umur 15 tahun 70%
    siaran TV yang gw tonton adalah RTM1 (ar ti em
    satu, RTM2 (ar ti em due), dan TV3 (ti vi tige).

    dalam setiap siaran berita, wawancara ataupun
    serial semacam Opah, Harimau Rimba, Rumah Ke
    dai, ataupun film-film zaman P Ramlee, hingga
    Fauziah Ahmad Daud yang gw tonton, selalu me
    nyebut kata Malaysie, Singapure, Filipin, Thai
    dan Indonesie.... tidak sekalipun gw mendengar
    kata yang dieja "i en de o en" disebutkan.

    oh ya, gw punya tetangga teman seangkatan
    yang kuliah di Universiti Kebangsaan Malaysia,
    dan gw sempat koresponden soal kata yang di
    eja "i en de o en" ini, dan menurutnya, tidak sa
    tu kali pun ia mendengar kata-kata tersebut,
    baik secara langsung, ataupun secara tidak lang
    sung ataupun di kedai-kedai selama masa ia ber
    kuliah dari tahun 1996-2001...

  6. #26
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    emangnya jeleknya apa sih disebut indon?

    misal nama orang Pawiroredjo disebut Pawiro kan biar pendek aja, lebih enak buat pembicaraan pergaulan.

    seperti halnya

    Agustinus dipanggil Agus
    Ronggolawe jadi Ronggo
    Amerika jadi Amrik
    & Australia jadi Ausie

    misal dalam nama tanaman Buce untuk nyingkat Bucephalandra.
    dalam nama ikan, Baga utk nyingkat Bagarius Yarelli
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  7. #27
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    lha tivi kan resmi, nggo
    saya dari kecil juga lebih sering nonton tv1, tv2, tv3 dibandingkan tvri ato tpi, karena siaran tv msia ketangkep di daerahku, justru kami ga dapet sctv ato rcti waktu itu. pembaca berita tentu menggunakan nama penuh. dan selama 6-7 tahun saya tinggal di sana, udah sangat biasa denger istilah indon, terutama sesama teman2. kalo sama guru memang lebih jarang menggunakan istilah informal begini, walo bukan tidak ada juga. sampe skarang saya sama temen malaysiaku juga masih menggunakan istilah itu. yang ngomong bahasa inggris lebih jarang pake itu.
    Last edited by ndugu; 09-05-2012 at 11:27 PM.

  8. #28
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Kalau G(edited) disingkat "ge a er o en ge",
    gimana bro?
    Last edited by etca; 10-05-2012 at 12:20 AM. Reason: edit nama asli member

  9. #29
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,614
    emang 'indon' dalam bahasa indonesia artinya apa sih? Kok pada sensi banget?

    IMO, sensi-nya lebih karena Malaysia-nya itu, biasa, sentimen bertetangga, when anything goes wrong, blame canada #eh

    terus kasus Sipadan-Ligitan, batik angklung dll, plus banyak TKI yg merana di sana, komplit deh menjadi entitas yg dirasa pantas untuk 'dibenci'

    apalagi pas AFF dan Sukan SEA kemaren timnas Indo kalah ama Malay, tambah sensi deh

    just my Rp 2,-

  10. #30
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Kalau G(edited) disingkat "ge a er o en ge",
    gimana bro?
    itu menimbulkan kata baru yg berarti perampok.
    perampok kan profesi jelek.
    padahal profesi G(edited) bukan perampok, jadinya fitnah.
    Last edited by etca; 10-05-2012 at 12:19 AM. Reason: edit nama asli member
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  11. #31
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Itulah bro... asal kata singkatan itu boleh jadi ne
    tral, namun dalam perjalanan, kata itu mengalami
    perubahan makna menjadi peyoratif, dan trending
    nya mengarah ke sana...

    kalau bukan kita sendiri yang membiasakan meng
    gunakan kata-kata yang netral atau baik, lalu sia
    pa lagi?

  12. #32
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    singkatan indonesia biasanya INA lho

  13. #33
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    ina terlalu kecewekan

    bukannya biasanya malah indo?

  14. #34
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    Kalau Gagah Ronggo disingkat "ge a er o en ge",
    gimana bro?
    itu menimbulkan kata baru yg berarti perampok.
    perampok kan profesi jelek.
    padahal profesi Gagah Ronggo bukan perampok, jadinya fitnah.
    ---
    plus itu bukanlah potongan dari nama (nama panggilan)
    seperti halnya
    Agustinus dipanggil Agus
    Ronggolawe jadi Ronggo
    Pawiroredjo disebut Pawiro
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  15. #35
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    makanya pemenggalan nama pun tentu ada aturan
    nya biar enak sama enak...

    Agustinus ngga bisa disingkat jadi Agustin
    Ronggolawe jadi aneh kalau disingkat Ronggol
    Pawiroredjo juga ngga lucu kalau disingkat Pawiror

  16. #36
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by choodee View Post
    ina terlalu kecewekan

    bukannya biasanya malah indo?
    indo itu asal kata dari Indonesia Londo
    maksudnya anak blasteran bule & pribumi Indonesia.
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  17. #37
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Kalau untuk menunjukkan orang Indonesia menggu
    nakan kata Indonesian terlalu panjang, bisa juga
    menggunakan kata Indonee (indoni)... ya kita bia
    sakan sendiri lah... ngga usah nyatut dari ciptaan
    orang lain yang trendingnya menghinakan.

  18. #38
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    makanya pemenggalan nama pun tentu ada aturan
    nya biar enak sama enak...

    Agustinus ngga bisa disingkat jadi Agustin
    Ronggolawe jadi aneh kalau disingkat Ronggol
    Pawiroredjo juga ngga lucu kalau disingkat Pawiror
    trus Indonesia, panggilannya apa? biar enak sama enak, termasuk enak nulis & nyebutnya
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  19. #39
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,614
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    singkatan indonesia biasanya INA lho
    itu kan singkatan resmi untuk tampilan tertentu, lha kalo ngobrol informal apa iya bilangnya INA?

    Dan saya masih belum tau artinya 'Indon' yg bikin konotasinya jelek malah di mata orang Indonesia, sementara di Malaysianya malah relatif netral

  20. #40
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    http://www.utusan.com.my/utusan/info...5.htm&arc=hive

    Sebab istilah `Indon' tidak digemari

    Oleh NASRULLAH ALI-FAUZI
    Pada 12 Julai 2004, akhbar ini menyiarkan berita bertajuk, `Indonesia kurang senang media guna perkataan `Indon'. Dalam berita itu dihuraikan bahawa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur melahirkan rasa kurang senang dengan tindakan media cetak tempatan yang menggunakan perkataan `Indon' pada judul berita mengenai warga mereka.

    Menurut keterangan Kaunselornya, Budhi Rahardjo, perkataan `Indon' adalah sesuatu yang `merendahkan'.

    Perkataan Indon, sememangnya, begitu sederhana dan mudah pengucapannya. Tetapi, apa erti Indon? Jawapannya, tidak ada sama sekali.

    Dalam mana-mana kamus pun, selepas saya selidiki, tidak dijumpai perkataan Indon. Namun di Malaysia dan Singapura, kita pasti kerap mendengar atau membaca istilah Indon. Maksud atau ertinya, `semua hal berkenaan dengan Indonesia, utamanya warga atau masyarakatnya'.

    Saya tidak tahu secara pasti, sejak bila istilah itu mulai digunakan, dan siapa pula yang memulakannya. Faktanya, sampai hari ini, istilah tersebut sering digunakan terutama oleh media cetak.

    Ketika baru tiba di Malaysia, saya hanya tersenyum mendengar dan membaca perkataan tersebut. Ada semacam kelucuan di dalamnya.

    Hal semacam ini juga berlaku tatkala saya atau sesiapa sahaja mendengar atau membaca beberapa perkataan Melayu Malaysia lainnya, yang agak berbeza pengucapan serta maknanya dengan perkataan Melayu Indonesia. Sebagai perbandingan, perkataan `Bangla' juga sudah terbiasa digunakan oleh media dan masyarakat di Malaysia, untuk menyebut segala hal berkenaan dengan Bangladesh dan masyarakatnya.

    Maklum sahaja, sebagaimana warga Indonesia, masyarakat Bangladesh juga ramai yang berada di Malaysia.

    Tetapi setelah tiga tahun berada di Malaysia, muncul perasaan bosan ke atas penggunaan perkataan `Indon'. Bukan setakat bosan malah muncul pula rasa geram dan semacamnya. Setiap kali istilah itu terbaca atau terdengar, perasaan keindonesiaan saya agak terganggu.

    Secara berterus terang, saya tidak setuju perkataan `Indon' digunakan untuk menyebut semua hal berkenaan dengan Indonesia. Pertama, perkataan itu sudah jelas dan pasti salah dari segi tatabahasa. Dan kedua, lebih penting lagi, penggunaannya berkonotasi negatif, terkesan melecehkan dan merendahkan.

    Berasaskan helah `kebiasaan' dan `kelumrahan' semacam itulah yang juga saya dengar terus dari Rusdi Abdullah, seorang pensyarah bahasa Melayu di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Bangi. Menurut beliau, tiada sebarang maksud untuk menghina atau melecehkan apabila orang Malaysia atau sesiapa sahaja menyebut orang Indonesia dengan perkataan tersebut.

    Begitupun, saya dan warga Indonesia yang berada di Malaysia berkeyakinan bahawa suatu saat nanti tiada lagi perkataan `Indon' digunakan sama ada dalam media cetak mahupun dalam percakapan.

    - Nasrullah Ali-Fauzi dari Institut Kajian Malaysia dan Antarabangsa (Ikmas), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
    Pelarangan penggunaan kata "i en de o en" di Malaysia
    Sehubung dengan itu, pemerintah Indonesia melalui Setiausaha Penerangan & Kemanusiaan (Sekretaris I Penerangan & Humas KBRI ) Eka A. Suripto menjelaskan bahawa pihak Duta Indonesia sudah menyampaikan bantahan secara rasmi kepada duta Malaysia di Indonesia pada 13 Mei 2007. Pihak kerajaan Malaysia kemudian mengambil tindakan serta merta dengan mengeluarkan larangan penggunaan istilah ini secara rasmi oleh Kementerian Penerangan Malaysia, pada 24 Mei 2007.[7][8]

    Sehubung dengan perkara tersebut, kesemua media massa Malaysia telah mengelakkan penggunaan perkataan tersebut dalam laporan mereka sebagai menghormati permintaan pemerintah Indonesia

Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •