Quote Originally Posted by purba View Post
Sama juga ketika seseorang dilahirkan Negro pada jaman dulu. Kemudian dijadikan budak. Diperjualbelikan seperti mbeeekk... Tentu orang tsb tidak nyaman hidupnya. Menjadi Negro bukan pilihan tapi takdir. Utk lepas dari ketidaknyamanan tsb, orang tsb akan merekonstruksi keyakinan masyarakat saat itu. Ini yg dilakukan Manji saat ini, cuman bukan sebagai Negro, tapi sebagai homosex. Manji bukan sedang menyebarluaskan homosexualitas, tetapi mencoba merekonstruksi pemahaman masyarakat muslim khususnya agar jangan mencemoohnya atau mengucilkannya karena menjadi homosex adalah bukan pilihan.

Mungkin yg sedang tidak nyaman juga adalah OHDA (Orang Hidup Dengan AIDS). Seseorang yg menjadi OHDA bisa juga karena tertular secara baik2 (bukan "jajan" sembarangan atau pakai jarum suntik berjamaah). Menjadi OHDA jelas bukan pilihan, tapi takdir. Misalnya anak yg dilahirkan dari ibu OHDA atau akibat transfusi darah yg terinveksi HIV. Orang2 ini sedang tidak nyaman karena dikucilkan oleh msyarakat. Tentunya mereka akan berusaha merekonstruksi pemahaman masyarakat ttg AIDS.

lu atheis percaya takdir?

bukankah menurut atheis hidup itu pilihan? dan Manji sudah memilih jalan hidupnya keluar dari hukum Islam, masak iya yang udah inkar sama hukum Islam bisa berkoar2 mau mengkontruksi AL Qur'an? ah aneh

seperti kata TheCursed: ga ahli di bidang matematika trus keluar jalan teriak2... "Eh gwe nemu rumus matematika baru!" yang percaya pasti dianggap gila