Results 1 to 20 of 222

Thread: Irshad Manji vs FPI

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia choodee's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Posts
    2,988
    yah ini repotnya, gw ga taw isi bukunya sih

    kalo bener irshad jelek2in islam karena masa lalunya yang kelam ya itu memang salah, generalisasi, walaupun imo itu normal juga (normal belum tentu benar loooh) apalagi kalau traumanya mendalam. masalahnya dengan diana nulis artikel di atas yang nyangkut pautin dan membandingkan keluarga irshad dan keluarga happy go lucky muslim lain, imo ga nyelesaikan masalah sih. gw sih ga menutup mata, pasti ada keluarga2 strict muslim yang mengkategorikan cewe itu urutan kesekian, nah kalo dihadapin ama cewe2 bermasalah ini, ga cuman modal menyalahkan mereka dan bilang ga seluruh keluarga muslim kek gitu.

  2. #2
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Cool

    Quote Originally Posted by choodee View Post
    yah ini repotnya, gw ga taw isi bukunya sih

    kalo bener irshad jelek2in islam karena masa lalunya yang kelam ya itu memang salah, generalisasi, walaupun imo itu normal juga (normal belum tentu benar loooh) apalagi kalau traumanya mendalam. masalahnya dengan diana nulis artikel di atas yang nyangkut pautin dan membandingkan keluarga irshad dan keluarga happy go lucky muslim lain, imo ga nyelesaikan masalah sih. gw sih ga menutup mata, pasti ada keluarga2 strict muslim yang mengkategorikan cewe itu urutan kesekian, nah kalo dihadapin ama cewe2 bermasalah ini, ga cuman modal menyalahkan mereka dan bilang ga seluruh keluarga muslim kek gitu.
    Diskusi di Salihara itu tentang buku barunya "Allah, Liberty, and Love", sedangkan yang dikritik Dina itu bukunya yang berjudul "The Trouble with Islam Today" yang dalam edisi Bahasa Indonesia berjudul "Beriman Tanpa Rasa Takut". Saya baca BTRT ini sekitar setahun yang lalu. BTRT ini bisa dibaca di sini :

    https://www.irshadmanji.com/indonesian-edition
    https://www.irshadmanji.com/malay-edition

    Kalau menurut saya sih memang gaya penuturan Irshad Manji terlalu vulgar. Ditambah lagi dengan pemahamannya yang dangkal tentang Islam, mencampuradukan antara ajaran Islam dengan kebiasaan orang-orang Asia Selatan, menjadikannya sasaran empuk untuk diserang.
    Last edited by Parameswara Li; 06-05-2012 at 12:06 PM.

  3. #3
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post

    Kalau menurut saya sih memang gaya penuturan Irshad Manji terlalu vulgar. Ditambah lagi dengan pemahamannya yang dangkal tentang Islam, mencampuradukan antara ajaran Islam dengan kebiasaan orang-orang Asia Selatan, menjadikannya sasaran empuk untuk diserang.
    oohhhhjadi ttg itu bukunya??
    begok kalipun....
    menganalisa tp pake pencampr adukan. pantes aja bukunya jadi sesat dan nggak relevan. Irshad Manji who lagi??gak terkenal.
    gak terkenal = gak penting.


    (btw, ini spears. maap ya om ancuur..ribet kalo log out dulu )

  4. #4
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Ada yg meributkan masalah izin? Itu alasan polisi saja agar tindakannya membubarkan diskusi tsb sepertinya legal. Mengapa? Karena banyak sekali diskusi seperti itu dan berjalan biasa2 saja.

    Masalahnya memang pada sosok Irshad Manji yg buat sebagian muslim ortodox adalah sosok iblis. Sama saja dgn Lady Gaga yg dilihatnya juga sebagai sosok iblis pengganggu iman. Kalo iman terganggu kan ancamannya neraka jahanam. Padahal habib gay juga ada dan FPI diam2 saja tuh. Polisi korup juga sudah biasa dan FPI pun diam2 saja. Di Puncak, keturunan Nabi juga banyak yg kawin sewa, mosok habib Riziq kagak tau? Jangan2 die bandarnye... Mak di kipe...


  5. #5
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ada yg meributkan masalah izin? Itu alasan polisi saja agar tindakannya membubarkan diskusi tsb sepertinya legal. Mengapa? Karena banyak sekali diskusi seperti itu dan berjalan biasa2 saja.

    Masalahnya memang pada sosok Irshad Manji yg buat sebagian muslim ortodox adalah sosok iblis. Sama saja dgn Lady Gaga yg dilihatnya juga sebagai sosok iblis pengganggu iman. Kalo iman terganggu kan ancamannya neraka jahanam. Padahal habib gay juga ada dan FPI diam2 saja tuh. Polisi korup juga sudah biasa dan FPI pun diam2 saja. Di Puncak, keturunan Nabi juga banyak yg kawin sewa, mosok habib Riziq kagak tau? Jangan2 die bandarnye... Mak di kipe...

    loe gimana sih Pur... SOP perizinan itu harus dihorma
    ti dan di ikuti.... kira-kira sebanding lah, dalam dunia
    riset ada SOP, sehingga ngga ujug-ujug klaim-klaim
    kosong dianggap kebenaran tanpa memenuhi kaidah
    kaidah keilmiahan

  6. #6
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    loe gimana sih Pur... SOP perizinan itu harus dihorma
    ti dan di ikuti.... kira-kira sebanding lah, dalam dunia
    riset ada SOP, sehingga ngga ujug-ujug klaim-klaim
    kosong dianggap kebenaran tanpa memenuhi kaidah
    kaidah keilmiahan
    Banyak acara diskusi serupa yang menghadirkan orang asing, TIDAK PERNAH DIKOMPLAIN SOAL PERIZINAN. Jadi benar kata Purba, soal izin ini mengada-ada.
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  7. #7
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Banyak acara diskusi serupa yang menghadirkan orang asing, TIDAK PERNAH DIKOMPLAIN SOAL PERIZINAN. Jadi benar kata Purba, soal izin ini mengada-ada.
    sejak kapan pembiaran atas pelanggaran menjadi
    kan pelanggaran itu sebuah kepatutan?

    ---------- Post added at 08:47 PM ---------- Previous post was at 08:43 PM ----------

    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Yang memprovokasi siapa? Diskusi buku kok dipandang "provokatif". Ini pemutarbalikan fakta. Justru ormas FPI itu yang suka memprovokasi orang.
    gw masih ingat lah, tragedi monas, AKKBB tidak
    mendapat izin di monas, cuma dapat izin di HI, ma
    lah ngeloyor ke Monas (melanggar izin tuh), untuk
    memprovokasi massa FPI yang sedang demo (de
    ngan izin resmi) di Monas.

    itu bentuk provokasi.. dan berhasil
    diskusi kali ini juga tidak ada perizinan, bikin gerah
    lingkungan, dan untungnya ditanggapi cerdik sehing
    ga dibubarkan oleh Kepolisian

    Anda nggak suka Irshad Manji? Hanya karena anda tidak suka, maka diskusi yang melibatkan Irshad Manji jadi tidak boleh? Enak aja... Emang Indonesia cuma punya anda saja?Konfrensi Khilafah saja bebas kok. Kenapa orang yang kontra dengan --katakanlah-- Islam tidak boleh menyuarakan pendapatnya?
    lah, Konferensinya sendiri mengantongin izin dari
    kepolisian, kenapa loe sewot?

    Lagian, kenapa loe ngga galang demo untuk meno
    lak diskusi tersebut? massa harus FPI juga yang ha
    rus menyuarakan aspirasi loe?

  8. #8
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    Kalau menurut saya sih memang gaya penuturan Irshad Manji terlalu vulgar. Ditambah lagi dengan pemahamannya yang dangkal tentang Islam, mencampuradukan antara ajaran Islam dengan kebiasaan orang-orang Asia Selatan, menjadikannya sasaran empuk untuk diserang.
    Sebenarnya, Irshad itu tidak bicara tentang "Islam" secara an-sich, tapi bicara tentang umat Islam, atau "Islam dalam pemahaman". Bukunya kan bukan buku teologi. Jadi saya kira penuturannya masih wajar.
    Twitter: @tingnongtingcer
    Blog: http://ishaputra.wordpress.com/

  9. #9
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Cool

    Quote Originally Posted by ishaputra View Post
    Sebenarnya, Irshad itu tidak bicara tentang "Islam" secara an-sich, tapi bicara tentang umat Islam, atau "Islam dalam pemahaman". Bukunya kan bukan buku teologi. Jadi saya kira penuturannya masih wajar.
    Memang benar bahwa buku itu sangat informal karena ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya. Namun seharusnya beliau mau belajar agama dengan benar sehingga bisa membedakan mana yang ajaran agama dan mana yang hanya kebiasaan masyarakat setempat. Sehingga ketika ada muslim yang bertindak berlebihan maka tidak lantas dikaitkan dengan Islam. Sebagai contoh, rasanya kok menggelikan ketika dia membahas soal khitan terhadap perempuan. Seharusnya itu tidak perlu dikaitkan dengan Islam karena memang bukan ketentuan Islam. Soal ada orang Islam yang mempraktekannya, nha itu hanya kebiasaan suku mereka saja.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •