kan sudah dijawab baik2, yang nyolot maki2 terus disini siapa ya? sampe menghina2 kepercayaan orang lain? siapa ya....Umat Islam boleh menjawab opini kritis terhadap Islam, tapi TIDAK BOLEH membungkam hak orang untuk kritis terhadap Islam.
Ateis di sini, apa pernah membungkam kritisisme umat beragama terhadap ateis? TIDAK. Emang ada akun seseorang di KM ini diblokir gara-gara mengkritik ateis? TIDAK.
Tapi di dunia nyata, kritisisme terhadap Islam seringkali mengalami pembungkaman. Adapun Gusdur bisa diterima, itu karena Gusdur punya basis NU yang kuat, dan pemikiran Gusdur pada umumnya menyatu/sesuai dengan pemikiran NU pada umumnya.
merasa pinter lagi? sanggah aja kali omongan gw, ga usah menilai kualitas yang menurut gwe subyektif. Argumentasi kamu juga subyektif kog, merasa paling bener terus dan bilang gwe ga bisa diskusi. Katanya terpelajar, mestinya bilang aja menurut kamu sanggahan gw sama apa kagak. AnehJujur ya, kualitas anda dalam diskusi itu jelek. Nggak ada argumentasi babar-blas, cuma "klaim".
Menyanggah kritikan dan nggak sudi dikritik itu BEDA. Nggak pernah ikut diskusi yah waktu kuliah dulu?
Menyanggah kritikan: MENERIMA HAK ORANG UNTUK MELONTARKAN OPINI KRITIS, tapi kemudian menjawab/membantah kritikan itu (jika menurut pemikirannya perlu dijawab/disanggah).
Tidak sudi untuk dikritik: MEMBUNGKAM HAK ORANG UNTUK MELONTARKAN OPINI KRITIS.
kalau opini apa bisa dibilang penggambarannya tentang Islam itu benar? dan apakah sikap hidupnya lalu bisa diklaim sebagai muslim yang paling bener? sudah disanggah sama Ronggo bahwa Manji salah dengan banyak argumen, lo masih kasih argumen yang intinya membela Manji yang berislamnya saja masih diragukan oleh muslim sendiri. Yang dibicaran itu doktrin, agama Islam memang doktrin, bukan kupasan opini seenak udele dhewe.Betul, emang bukunya itu berformat opini pribadi berdasarkan pengalaman pribadi. Salah? Ya enggak, namanya juga opini. Apakah karena itu "cuma opini" terus hak-haknya untuk beropini jadi hilang? Ya enggak.
Kalo anda mau baca yang ngilmiah, baca tuh "Reorientasi Pembaruan Islam: Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme", tulisan Budhy Munawar-Rachman. Ph.D tuh orang. Bukunya tebel dan bisa/layak jadi referensi kalo nulis skripsi/thesis/disertasi.
"Lesbian", "dosa", itu urusan pribadi. Kenapa harus dicekal? Ini jelas nggak ada hubungannya. Irshad menentang Islam? Dia sendiri, di bukunya menyatakan "I am a faithfull muslim". Yang dia tentang adalah cara berislam yang kasar dan kaku.
Hanya karena dia faithfull muslim dan lesbian maka ditentang? Lha DORCE itu transgender dan faithfull muslim, bisa saja diterima.
Alasan penentangan Irshad Manji itu TIDAK MASUK DI AKAL DAN MENGADA-ADA. Bilang aja karena dia kritis terhadap Islam fanatik, dan Islam fanatik kan tidak mau dikritik.
apa gak lucu, jelas2 dia mengingkari hukum Islam, trus berani bilang membawa Islam ke arah yang lebih baik?
Gw udah bilang, FPI salah sampe membuat Manji dicekal (ga lo komentari kan? ya gak lah, maunya nyanggah yang menurut lo kontra aja), dan mestinya FPI maju, berdebat dengan Manji. Dan lo bilang SEMUA muslim salah menolak Manji. Yang nolak kan cuma FPI yang kemudian dikuatkan oleh polisi. Ya lo salahin aja sono polisi kog mau2nya disetir sama FPI.
Menurut gwe juga gak pake gembar-gembor gini, ga bakalan laku si Manji itu.
btw, dia ngaku ada yang terluka gegara serangan FPI, kog tumben ga diblow up media? Padahal apa2 yang rusak di FPI juga media pasti ngeblow up...![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)


), dan mestinya FPI maju, berdebat dengan Manji. Dan lo bilang SEMUA muslim salah menolak Manji. Yang nolak kan cuma FPI yang kemudian dikuatkan oleh polisi. Ya lo salahin aja sono polisi kog mau2nya disetir sama FPI.
Reply With Quote


