dari halaman 45 edisi pdf Beriman Tanpa Rasa Takut.

Bagaimana jika semua ayat salah dipahami? Sebagai seorang pedagang buta huruf,
Muhammad bergantung pada para pencatat untuk mencatat kata-kata yang didengarnya
dari Allah. Kadang-kadang, Nabi sendiri mengalami penderitaan yang luar biasa untuk
menguraikan apa yang ia dengar. Itulah bagaimana “ayat-ayat setan”—ayat-ayat yang
memuja berhala—dilaporkan pernah diterima oleh Muhammad dan dicatat sebagai ayat
otentik untuk Al-Quran. Nabi kemudian mencoret ayat-ayat tersebut, menyalahkan tipu
daya Setan sebagai penyebab kesalahan catat tersebut. Namun, kenyataan bahwa para
filosof muslim selama berabad-abad telah mengisahkan cerita ini sungguh telah
memperlihatkan keraguan yang sudah lama ada terhadap kesempurnaan Al-Quran.
hehehe... khas JIL.. mengaku beriman, tapi melupa
kan esensi dari Iman dalam Islam

---------- Post added at 05:12 PM ---------- Previous post was at 05:10 PM ----------

Quote Originally Posted by choodee View Post
hmmm... berarti ormas yang gampang diprovokasi itu udah bodoh, salah pula, ya gimana imejnya bisa bagus

demen banged yak baca buku2 provokasi orang2 kita ini
yang terprovokasi bodoh, yang memprovokasi penge
cut.

tapi cerdiknya FPI memanfaatkan aturan hukum,
sehingga acara dibubarkan oleh Polisi