Lagi aksi barbar FPI thd kebebasan berfikir, berkumpul, dan berpendapat:

http://www.tempo.co/read/news/2012/0...-Buku-Salihara

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) Salim Alatas mengatakan alasan FPI berunjuk rasa pada acara diskusi di Salihara karena diskusi buku Allah, Liberty and Love mengajarkan percintaan antarsesama jenis kelamin.

Salim sendiri belum membaca buku yang ditulis Irshad Manji ini. Ia hanya mendapat aduan dari Dewan Pimpinan Wilayah FPI Jakarta Selatan bahwa buku itu mengajarkan kesesatan. “Saya tidak dapat buku itu, yang dapat DPW. Mereka yang laporkan ajaran sesat,” katanya.


Lucu. Belum baca apa isi bukunya, tetapi sudah menghakimi. Itulah parahnya akibat doktrinasi siksa neraka sejak kecil, membuat neuron menjadi stagnan utk membelah diri.