Quote Originally Posted by kirsh View Post
sejarah itu subjektif bung
Sejarah yang terlalu terburu-buru dibakukan memang subyektif. Maka sebuah peristiwa perlu diendapkan dulu selama beberapa waktu untuk agar bisa muncul penafsiran yang netral. Sejalan dengan berlalunya waktu maka biasanya orang memandang suatu peristiwa dengan lebih obyektif. Tentu saja makin jauh waktu sebuah penafsiran dengan peristiwa maka makin sedikit sumber-sumber yang dapat digunakan. Contohnya, 40 tahun dari sekarang pasti semua saksi mata yang berhubungan dengan peristiwa G30S sudah tidak ada.