Results 1 to 20 of 99

Thread: Perancang cerdas?

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #11
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    jadi gimana ini ceritanya, Titanic kan membutuhkan waktu sampai lambungnya bener2 pecah biar air bisa masuk, hukum arcimedes sederhana bisa bekerja dimana berat jenis titanic mengalahkan gaya apungnya.

    Semua orang juga tahu kalau Titanic itu tenggelam, tapi kan yg sala bilang mana ygg lebih cepat tenggelam, Titanic apa Paku.

    nah, utk kasus dinosaurus. andai dinoasurus udah mati duluan sebelum banjir, artinya dinosaurus tsb udah jadi fosil dan batuan. jauh lebih berat drpd trilobit--makhluk air yg bisa berenang (bahkan seharusnya trilobit mestinya bisa selamat dr banjir besar kan? Perkiraan paling pesimis, dinosaurus hidup tepat sebelum tahun 2500SM, artinya tulang belulangnya banyak berserakan sebelumnya. tulang tetap saja jauh lebih berat drpd trilobit. dan berbeda dg titanic yg harus membuang semua gas, tulang tetap saja mengendap lebih cepat. kalaupun tulang mengendap lebih lambat drpd trilobit, ada tulang2 sebelumnya. Minimal, pasti ditemukan tulang dinosurus di bawah atau bersamaan dg ledakan kambria. pada kenyataannya enggak kan? jauh, jauh banget antara lapisan kambria dengan triasik apalagi jurasik.

    makanya, periode kehidupan dinosaurus harus diketahui dengan pasti. Kapan itu?
    Dinosaurus hidup bersama manusia.
    Kapal Nuh juga mengangkut Dinosaurus, kira2 100 jenis Dinosaurus yg berbeda, tentunya bukan yg berusia dewasa.



    bisa jelaskan secara detail bagaimana daya apung, kepadatan, berat, kemampuan lari dalam masalah kedalaman fosil? begitu banjir besar datang, trilobit dan para makhluk moluska yg hidup sebelum banjir mestinya bisa menyelamatkan diri drpd makhluk2 besar. kenyataannya, trilobit tak pernah ditemukan lagi pada era sejarah modern lagi. makhluk tsb sudah lama punah.
    Tidak semua binatang yg diselamatkan oleh Nuh pasti survive sampai sekarang, banyak binatang yg mengalami kepunahan hingga jaman modern.


    melarikan diri kemana? kan katanya semua bumi dipenuhi air. binatang yg lari ke puncak gunung akan tetap mati, terapung-apung, tenggelam dan mengendap ke dasar, bercampur dengan lumpur.
    ya memang begitu, meskipun akhirnya tetap tenggelam tapi pasti mereka mencoba melarikan diri terlebih dahulu ketempat yg lebih tinggi dan tenggelam belakangan setelah mahluk2 lain yg lebih lambat terkubur di endapan yg lebih dalam baru kemudian mereka terkubur di lapisan atasnya.


    Karena banjir besar hanya terjadi sekali, lapisan sisa banjir hanya akan ada satu kali saja. lapisan ini akan penuh dengan segala rupa jenis hewan baik bakteri, moluska, echinodermata, hingga dinosaurus. Kenyataannya tidak demikian. Kita berbicara fakta saja. bukti fosil menunjukan ada "sekat" antara penemuan fosil trilobit, ikan, serangga, dinosaurus, mamalia. tak pernah tercampur begitu saja.
    Nggak gitu dong, meskipun banjir hanya sekali tapi lapisan endapan akan tetap terjadi, coba saja kamu campurkan pasir besi dengan pasir kapur lalu aduk di air, lihat bagaimana lapisan endapan akan terbentuk.



    kalau ada saja satu bukti fosil yg menunjukan ketercampuran, tak perlu diragukan, evolusi dan ilmu geologi menghadapi ancaman serius. sekarang, drpd bikin teori baru tanpa bukti, cari saja ketercampuran fosil tsb.
    coba saja lakukan percobaan, larutkan berbagai macam jenis pasir dan benda2 di air lalu biarkan mereka mengendap, pasti akan terjadi lapisan2 sesuai dengan kecepatan endapan.


    kan teori situh bilang, kalo banjir akan mencampuradukkan semua lapisan tanah. tak peduli hewan tsb mati dimana, akan tetap tercampur.
    Air yg datang Mengaduk lapisan tanah bukan berarti endapan yg terjadi kemudian akan tercampur, harap dibedakan.


    Steno awalnya penganut Lutheran. dia beralih menjadi katolik pada masa dia sudah tidak muda lagi. saat dia sudah lama meninggalkan dunia penelitiannya. Tak masalah bagaimana Steno menafsirkan sendiri sainsnya seperti apa. Yang jelas, pada masa Steno, ilmu pengetahuan dan geologi masih sangat-sangat minim dan prematur. Bukti-bukti fosil juga sangat segelintir. Bahkan penemuan fosil dinosaurus juga belum terdokumentasikan.
    Situ duluan yg mengutip steno, Steno sendiri yg membuat hukum pengendapan percaya bahwa lapisan tanah dan fossil adalah akibat banjir besar.


    ada ilmuwan modern yg meneliti keabsahan teori banjir besar 2500SM lagi? bisa tunjukan kepada saya jurnal tulisan penelitiannya?
    lu kira semua argumentasi gw itu gw sendiri yg bikin ?
    Banyak sekali Scientist yg membuat penelitian Geologi atas asumsi banjir besar.


    Spoiler for baumgardner:
    Upon realization that Noah’s Flood involved a planetary-scale tectonic catastrophe, he entered a Ph.D. program in geophysics at UCLA in order to obtain the expertise and credentials to address the problem of the mechanism of the Genesis Flood at a professional scientific level. His Ph.D. thesis research involved the development of a 3-D spherical-shell finite-element model for the earth's mantle, a program now known as TERRA.
    Upon completing his Ph.D. in geophysics and space physics, he accepted a position as a staff scientist in the Theoretical Division at Los Alamos National Laboratory, where he has continued his research in planetary mantle dynamics, including the potential for catastrophic mantle overturn. He has presented papers describing this mechanism for the Genesis Flood, now known as “catastrophic plate tectonics,” at three International Conferences on Creationism held in Pittsburgh, Pennsylvania.
    Dr. Baumgardner’s current technical work at Los Alamos includes development of a new global ocean model for investigating climate change. He is also currently a member of the Radioisotopes and the Age of the Earth (RATE) committee and an adjunct faculty member of the Institute for Creation Research.
    Education
    B.S., Texas Tech University, Lubbock, 1968
    M.S., Electrical Engineering, Princeton University, Princeton, NJ, 1970
    M.S., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1981
    Ph.D., Geophysics and Space Physics, University of California, Los Angeles, 1983


    Ilmu Geologi yg berdasarkan asumsi banjir besar disebut Catastrophism silahkan google sendiri.

    Pada zaman segitu (1600-an sampai 1700an), banyak juga ilmuwan yang masih yakin bahwa bumi adalah pusat jagat raya. Mereka tidak tahu bahwa cahaya bersifat dualisme, dan galaksi tidak hanya satu bimasakti saja.
    O ya? dan elu mengutip Steno yg hidup di masa itu


    Lha? situh kan bilang karbon dating cuma efektif utk makhluk2 hidup "muda" di bawah 5000an tahun. Pas banjir besar 4500 tahun lalu, tentunya banyak makhluk hidup pada masa itu yg ikutan mati. pengukuran carbon dating bakal sangat akurat dan ditemukan di lapisan kambria itu. faktanya?
    Sudah banyak penelitian yg menemukan Fossil2 yg katanya berasal dari jutaan tahun ternyata masih mengandung jejak Carbon 14
    Jadi meskipun teknik Carbon tidak bisa akurat menentukan usia fossil, teknik ini tetap bisa membantah usia "jutaan tahun"


    makanya, kemampuan berfikir kritis dan kreatif sangat diperlukan di ranah sains. Tak perlu menjadi seorang Einstein untuk bisa menggunakan Stopwatch yg dimulai dari angka dua. jika jarus stopwatch berhenti pada angka 10, itu artinya lama durasi pengukuran tinggal dikurangi antara sepuluh dan dua.
    wkowkwow... Masalahnya kan kita gak tahu Stopwatch berasal dari 0 apa tidak, ya jelas aja kita juga gak tahu apakah Stopwatch itu berasal dari angka 2 apa 3 apa 10


    namanya juga sains, harus berani diuji oleh lintas sains yg berhubungan. kalau sinkron, artinya malah menunjukan keduanya benar.
    wkowkow... secara logika sudah jelas antara yg benar-benar pasti singkron, benar-salah pasti tidak singkron, nah ini kan kasusnya salah-salah bisa tidak singkron juga bisa singkron, singkron karena sama2 salah


    [/quote]


    nah, situh tau sendiri kalau penentuan usia fosil gak hanya dr radio dating. radio metri hanya salah satu referensi saja.

    ada yang namanya cabang ilmu geologi dan paleontologi yg bertugas khusus melakukan pengukuran. Keduanya secara independen melakukan pengukuran sendiri. Evolusi sendiri lebih dekat ke cabang sains biologi (makanya ada yg namanya turunan sains yg bernama "biologi molekuler" atau "evolusi molekuler"). Ahli evolusi belum tentu pakar biologi--keduanya terpaut jauh. Perintisan pengembangan ilmu geologi sendiri jauh sebelum evolusi dirumuskan darwin.

    Anda berani bilang bahwa para geolog kongkalikong dg ahli evolusi? Atau mau mengatakan bahwa geologi juga bukan sains?
    Ok jadi udah konfirm ya bahwa pengukuran usia Fossil bukan berdasar pengukuran Empiris tapi hanya berdasar Teori Evolusi.

    Usia Fossil ditentukan oleh Teori Evolusi, lalu kemudian Teori Evolusi dibuktikan oleh usia Fossil



    Anda sendiri sudah baca belum bukunya Richard Leakey? Kalau kesulitan membaca bukunya dalam bahasa Inggris, Kepustakaan Populer Gramedia telah menerjemahkan satu buku Leakey yg dengan judul "Asal-usul Manusia" yg merupakan rangkaian seri master sains.

    Memangnya fosil berusia 212-230 juta tahun itu manusia modern seperti sekarang? wow.. gak nyangka ada yg lebih tua drpd Adam-nya biblikal.
    hohoho...

    Udah dibaca dengan benar tulisan gw diatas ?

    Pada kasus Richard Leakey,
    Pengukuran Radio Dating yg menunjukkan 200juta tahun dianulir karena bertentangan dengan Teori Evolusi.
    Lalu dicari2 batuan lain yg bisa mendukung Teori Evolusi.
    Last edited by AsLan; 08-05-2012 at 12:34 PM.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •