Quote Originally Posted by AsLan View Post
Mengapa manusia tidak punya sayap ? jawabannya adalah karena manusia tidak punya DNA yg membentuk sayap.
Kalau manusia ingin tumbuh sayap, harus ada DNA baru yg membentuk organ tersebut.
Ah gak gitu. Sayap pada burung secara anatomi adalah tangan pada manusia. Artinya DNA yg menginformasikan pembentukan tungkai atas, ada pada burung dan ada pada manusia. Bedanya pada perkembangannya. Pada burung, jadinya sayap. Pada manusia, jadinya tangan.

Atau mungkin maksud lu sayap capung? Supaya manusia punya sayap kayak capung, maka perlu DNA sayap capung, gitu? Tapi apa hubungannya dgn DNA lost atau DNA gain?

Keturunan Kumbang yg tak bersayap sama seperti kasus ikan buta di laut dalam.

Mengapa bisa muncul ras ikan buta di laut dalam dan didalam gua ?

Awalnya spesies ikan tersebut memiliki mata, namun saat kelompok ikan tersebut tinggal diwilayah yg sangat minim cahaya atau tak bercahaya sama sekali, mata mereka tidak banyak berfungsi.

Namun Ingat, Tidak berfungsinya Mata tidak otomatis membuat Organisme membuang organ tersebut, tidak ada mekanisme yg mengarah kesana.

Maka Ilmuwan memahami jalan lain yaitu Natural Selection.
Dari kelompok besar Ikan2 tersebut, ada sebagian yg memiliki cacad genetik dan terlahir buta.
Bila mereka tinggal ditempat bercahaya, kemungkinan besar ikan2 buta tersebut akan segera mati dimangsa atau kelaparan karena tak bisa mencari makan, dalam waktu singkat kelompok ikan2 cacad tersebut akan habis dan tak sempat meneruskan keturunan.

Namun di lingkungan gelap, ikan2 cacad tersebut tidak lebih lemah dari kelompoknya, juga tidak terancam oleh predator sehingga mereka memiliki chance untuk meneruskan genetiknya lengkap dengan kecacatannya.
Sebaliknya, ikan2 normal yg bermata memiliki resiko yg lebih besar, misalnya terserang penyakit mata atau matanya terluka dan mengakibatkan kematian, dengan pemahaman ini maka bisa jadi ikan2 buta memiliki chance lebih besar untuk berkembang biak daripada ikan2 normal di wilayah gelap.

Pada mahluk Seksual, masing2 induk mewariskan setengah dari pasangan kromosome.
Kromosome ini bisasanya mengandung gen2 cacad, namun saat pembuahan, gen2 cacad ini akan dianulir dan dipilihlah gen2 yg baik dari salah satu induk.

Apabila dalam suatu komunitas terdapat jenis kecacatan yg sama, maka besar kemungkinan terjadi keturunan yg cacad juga karena kedua rantai kromosome memiliki kecacatan yg sama sehingga tidak ada pilihan genetis normal.

Dalam kasus Ikan buta, penjelasan diatas menjelaskan bagaimana suatu kelompok species bisa kehilangan trait.
Gak menjawab pertanyaan gw, darimana lu tau bahwa ikan buta adalah DNA lost?

Misalnya dalam populasi suatu spesies ada ikan buta dan ikan melek. Dari mana lu tau bahwa yg buta adalah DNA lost dari yg melek? Kenapa bukan yg melek adalah DNA gain dari yg buta?