kan situh bilang kalau yg diselamatkan ma Noah gak semua spesies. padahal yg hidup sekarang ada jutaan spesies. nah, sisa spesies tambahan, itu berasal dr mana? ratusan ribu (bahkan mungkin jutaan lagi) spesies nematoda, antropoda, fungi, dan makhluk2 lainnya itu dari mana asalnya?
bagaimana dg lapisan sebelum banjir? pada lapisan tsb pastinya sudah ada kuburan dinosurus, dan aneka hewan lainnya. lapisan tsb tentunya tertutup lapisan lumpur trilobit. jika lapisan trilobit saja gak sampai diaduk (padahal lumpur lho, gampang kena efek pengadukan), apalagi lapisan tanah keras di bawahnya. mestinya tetap harus ditemukan lapisan di bawah kambria yg berisi aneka hewan yg tingkat taksanya lebih tinggi dr sekedar trilobit.
karena diaduk pada saat bersamaan. maka benda yg berat (pasir besi, pasir biasa, dan pasir kapur mengendap dg urutan seperti itu). tulang dinosurus, mayat dinosaurus, dan benda2 yg yg lebih berat akan mengendap duluan drpd trilobit yg lebih ringan
begini deh, tunjukan saja kepada saya, mana jurnal sains yg menyatakan "revisi" 200 juta ke 1 juta itu. jangan-jangan sumber ini cuma fiktif hasil mining quote teori banjir.
yg mengusulkan penggunaan pengukuran umur batuan menggunakan isotop, itu para ahli kimia inti. bahkan mereka yg mengukur langsung di lapangan atau memprosesnya di lab. para naturalis dan biolog yg jd basis massa pengagas evolusi belum tentu ngerti yang gituan. dan hasilnya sesuai dg yg tercantum di buku sains geologi dan kimia. jika situh menyalahkan teknik penghitungan isotop utk pengukuran usia batuan itu sbg sesuatu yg salah, berarti usaha geolog dan kimia inti juga salah.
sejak awal, saya sudah menyarankan situh membaca2 ttg falsifikasi sains. Sains dibangun berdasarkan pengamatan, prediksi, percobaan, dan penyusunan teori lalu diuji kembali. Setelah lolos melalui seleksi, sains kemudian diterima. Jadi kalau dibilang "mayoritas" emang apa masalahnya? artinya mereka sepakat bahwa sains yg diajukan memberikan bukti dan lolos seleksi.
sains bukan klaim dan opini. untuk lolos jadi sains, harus dites berbagai lintas disiplin. jadi wajar jika "pendukung"-nya banyak karena yg ngetes juga banyak bidang, dites berkali2 berbagai institusi dan pribadi. dan dilakukan oleh orang-orang yg berkompeten di bidangnya.
kalau ada org yg ngaku2 nemu teori tapi pendukungnya dikit, maka harus dicurigai kalo itu cuma klaim asal-asalan.
data yg situh paparkan itu termasuk hasil penelitian yg ditolak ilmuwan kompeten lainnya karena mengandung metode yg keliru dan cara kerja yg ceroboh. seperti pd kasus mt helen dan klaim batuan grand canyon itu, jelas2 penelitiannya batal karena mengandung kesalahan teknis seperti kontaminasi. percobaan gagal seperti ini yg disebut "membuktikan pengukuran selama ini memiliki asumsi salah"?
tunjukan deh mana paper hasil penelitian tsb. kita bahas bareng2 nanti
sebelum ngata2in teori lain, coba jelaskan mengenai perlapisan di atas lapisan kambria. pada tahun berapa lapisan2 tsb mengendap?
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)








Reply With Quote



