Tidak ada yg namanya peralihan antar Jenis Mahluk Hidup, itu cuma dongengnya Teori Evolusi.
Yang ada adalah variasi dari tiap jenis mahluk hidup.
Maka meskipun Cihuahua tidak bisa kawin dengan Dingo, sebenarnya mereka masih satu jenis, nah Nuh hanya menyelamatkan sepasang nenek moyang anjing, bukan semua jenis anjing, anjing inilah yg kemudian beranak pinak dan menjadi beragam dengan mekanisme Mutasi, Seleksi dan Variasi.
Kalau yg datang pada Trilobit adalah lumpur, maka dia tidak bisa menyelamatkan diri.
bayi dinosaurus? telur dinosaurus? tulang dinosaurus? mereka gak bisa lari dan langsung tenggelam. mereka bisa terkubur lebih cepat oleh lumpur dan diendapkan di bawah trilobit yg bisa bergerak--lagian, bukannya trilobit yg hidup di perairan harusnya kemungkinan selamatnya lebih besar drpd makhluk2 darat? mereka bisa berenang.
Mengapa bayi dinosaurus tidak ditemukan bersama Trilobit ? ya jelas karena habitat mereka berbeda.
Saat Dinosaurus terkejar banjir, hari itu sudah terbentuk beberapa lapisan lumpur/batuan didasar air, maka dinosaurus kemudian menjadi fosil dilapisan atasnya.
Ketika semua dinosaurus berkumpul dan mati di puncak gunung karena air, sementara permukaan tanah teraduk air banjir, makhluk2 berat dan besar akan diendapkan duluan (minimal barengan) dengan makhluk2 ringan yg teraduk air bah. meski lari ke puncak gunung, tetap saja ketika air bah datang dan menghanyutkan mereka.
Silahkan coba mengaduk pasir besi, pasir biasa, pasir kapur dengan air lalu lihat berapa lapisan endapan yg akan terjadi, apa benar cuma 1 ?
karena banjir berlangsung satu kali periode dan tidak terulang, lapisan yg terbentuk hanya satu periode (ini sesuai dengan hukum Steno) dalam hal ini lapisan kambria (katanya). jadi, semua dinosaurus dan semua makhluk apapaun yg hidup di tahun 2500 SM akan diendapkan pada lapisan sama dengan makhluk2 berat cenderung berada di bawah. mekanika fluida statik Stoke bisa menjelaskan alasan sederhana ini. Artinya, seharusnya, dimana ditemukan lapisan yg berisi dinosaurus, akan ditemukan juga fosil kucing, anjing, kuda, bahkan manusia pd lapisan tersebut.
Bagus kalo paham, tapi nyatanya Daughter isotop saat batuan vulkanik terbentuk dianggap = 0 berarti lu udah mengakui bahwa ini suatu yg salah ?
pernah belajar ttg cabang matematika yg bernama statistik? Ada sesuatu bahasan yg disebut peluang. Dalam ilmu statistik, sesuatu yg tidak pasti tidak pernah dimasukan dalam peluang = 0
sesuatu yg pasti: p = 1
sesuatu yg tidak pasti: 0<p<1
sesutau yg mustahil: p=0
Tetap tidak menyelesaikan masalah asumsi2 yg salah, sekali asumsinya salah maka meskipun diulang2 berapa kalipun tetap salah.
ketika melihat stopwatch tidak menunjukan angka start yg seragam, itu bukan berarti stopwatch tsb mustahil digunakan (itu stopwatchnya mati), tapi tidak pasti. Maka angka pertama yg ditunjukan dalam stopwatch digunakan sbg acuan pengukuran. dan itu yg digunakan sampai ditemukan bukti kuat lain yg menunjukan bahwa angka start pengukuran bukan seperti itu.
Lagian, pengukuran dilakukan berulang-ulang sehingga statistik ketidakpastian semakin mengecil alias keakuratan ditingkatkan, menggunakan sistem dan pengukuran lain (gak hanya satu jenis alat yg digunakan), dan sebelum pengukuran dilakukan kalibrasi daan kelayakan dengan dites berbagai disiplin sains.
Yang saya bilang palsu cuma Teori Evolusi
wow. tambah lagi disiplin sains yg ada bilang penuh kepalsuan: Kimia Inti. Yang mengusulkan penggunaan radio dating utk pengukuran usia fosil bukan evolusi, Darwin bahkan Richard Dawkins belum tentu bisa ngukur pake radio dating. Yang ngusulin dan melakukan pengukuran adalah jelas para ahli Kimia Inti.
Dengan mengatakan Radio Dating gak reliable, artinya sama saja dg mengatakan cabang sains ini salah dan palsu.
Teknik pengukuran isotop = benar
Mengukur waktu paruh = Benar
Tapi waktu menggunakan teknik pengukuran isotop untuk menghitung Usia batuan = salah
Karena sistimnya menggunakan asumsi yg salah.
Memang banyak Geolog yg sudah ikut arus Evolusi dan pandangan mereka menjadi bias, tapi meskipun mayoritas percaya pada Evolusi bukan berarti itu benar.
kita berbicara fakta saja. Semua buku teksbuk geologi, dosen geologi, propesor geologi, dan mahasiswa geologi yg belajar di jurusan sains (bukan jurusan teologi) semuanya mengajarkan ttg bukti2 geologis yg seiring dg evolusi.
Semua fakta2 yg sudah saya ungkap menjelaskan tentang berbagai kesalahan Teori Evolusi.
hmmm... membawa2 mayoritas sebagai dukungan, apakah ini diskusi science ?Situh mengatakan semua bukti geologis gak sesuai dg bukti evolusi padahal semua geolog mengatakan sebaliknya. artinya para geolog mengatakan hal yg palsu dan yg mereka pelajari juga palsu.
nyatanya banyak data yg saya paparkan berdasarkan penelitian para Geolog yg tidak percaya Evolusi, jadi pertanyaannya benarkah semua geolog sudah termakan oleh propaganda Evolutionis ?
berusaha menggolongkan scientist yg kritis pada Teori Evolusi sebagai para non-science dan disebut Teolog wkowkwowko... terserah ente dah
Tak ada sains yang sempurna. Coba sebutkan cabang sains yg sempurna? Jangankan evolusi, matematika saja yg semuanya serba absolut masih memiliki banyak permasalahan. Tapi sains masih merupakan alat terbaik yg dimiliki manusia untukk memahami fenomena lingkungan. Dibandingkan teologi, sains lebih bisa diandalkan karena teologi hanya gunakan satu prinsip: cocologi. semuanya serba dicocok-dicocokan. hanya mengambil apa yg dirasa cocok, tapi membuang yg tidak cocok. Dalam kasus perlapisan batuan ini dan yg kita diskusikan, teologi sama sekali pura-pura buta dan menutup mata bahwa di atas lapisan kambria ada banyak lapisan lain seperti ordovician, silur, devon, karboniferus, permian, triasik, jurasik, cretacious, dan seterusnya.
Oya, sebagai bonus, dalam sains yg disepakati sekarang ini berdasarkan fakta fosil geologis, telah terjadi kepunahan massal dan kemunculan makhluk hidup "spontan" (artinya dalam waktu yg relatif singkat ordenya jutaan tahun bukan puluhan/ratusan juta) berkali-kali. Ledakan Kambria hanyalah yg pertama dan paling awal (makanya yg muncul di lapisan ini adalah makhluk2 primitif). Catatan semua yg tertulis di buku teksbuk geologi mengatakan kepunahan/kemunculan ini terjadi 6x. yang terakhir terjadi 300an-ribu tahun lalu di periode Quartenary.
ya intinya gak usah bawa2 cabang2 science deh, soalnya Teori Evolusi sudah berulang kali terbukti salah dari berbagai segi, jaman sekarang Teori Evolusi lebih mirip Ideologi daripada Science.
---------- Post added at 05:21 PM ---------- Previous post was at 05:20 PM ----------
tenang gw ada temen koq, namanya Kebenaran... hohoho...
---------- Post added at 05:25 PM ---------- Previous post was at 05:21 PM ----------
Lu yakin mau ngitung Usia Fosil pake Regresi Linier ?
itu artinya lu udah setuju bahwa Usia Fosil cuma sebuah Perkiraanwkowkwowko... purb...purb...
eh btw, udah tau blom pertanyaan yg gw kasi itu jawabannya berapa ? (a+b=6)
berapakah nilai b ?
Kalo lu bisa jawab bener gw transfer duit 10jt langsung ke rek BCA lu![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)








tenang gw ada temen koq, namanya Kebenaran... hohoho... 
wkowkwowko... purb...purb...
Reply With Quote



