Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
Aha, artinya keluar juga teori ini. 100 jenis dinosaurus? Padahal dinosaurus banyak jenisnya ribuan bahkan utu belum ketemu semuanya... begitupun ratusan juta spesies serangga, kumbang, tanaman dan makhluk lain. kenapa Noah tidak menyelamatkan semuanya? *kok jadi inget film Jurassic Park ya? yg mengevakuasi seekor T-Rex pake kapal laut dna pas kapal laut mendarat, semuanya dicabik2 T-Rex*
Kenapa hanya 100 ? karena Noah hanya menyelamatkan "tiap jenis" mahluk hidup, bukan tiap variasi species.
Lalu tiap jenis mahluk hidup ini bisa berkembang biak menjadi beragam dengan Mutasi, Variasi dan Adaptasi.
Selain itu Mahluk hidup yg diselamatkan juga tidak harus yg berusia dewasa dan sudah berukuran besar, yg paling penting adalah mahluk itu sudah memiliki perpustakaan variasi jenisnya dalam DNA nya.


Jadi, dalam waktu 4500 tahun, 200 dinosaurus (berpasangan jantan-betina kan?) itu punah semuanya tanpa sempat berkembang biak? kenapa gak ditemukan fosil dinosurus yg berusia 4500 tahun? Mengapa mereka bisa bertahan, padahal tikus saja bisa bertahan dan ada di seluruh penjuru dunia termasuk kutub.
Mengapa tidak ditemukan fossil dinosaurus yg berusia 4500 tahun ?
Jawabannya bukan tidak ditemukan melainkan Fossil2 itu tidak diketahui usia sebenarnya karena metoda pengukuran usia dengan Radio Dating tidak cukup akurat.

Metoda Pengukuran usia dengan Tree of Life dari Teori Evolusi juga tidak digunakan oleh ilmuwan2 yg tidak percaya Teori Evolusi.

artinya, Noah menyelamatkan lebih banyak makhluk hidup JAUH lebih banyak drpd ratusan juta spesies yg dikenal dan bertahan sampai dewasa ini. katakanlah 2x lebih banyak. begitu? artinya, zaman sebelum banjir besar, ada jauh lebih banyak spesies m.h drpd zaman sekarang. kenapa catatan fosil mengatakan hal sebaliknya?

btw, ukuran bahteranya segede apa untuk menampung ratusan juta spesies, dan bagaimana Noah mengatasi masalah persediaan makanan, sanitasi, dll selama banjir?
sudah saya jelaskan berkali2 bahwa Nuh tidak harus menyelamatkan semua jenis variasi genetik, yg penting dia menyelamatkan tiap jenis mahluk hidup yg dalam genetikanya menyimpan keragaman genetis.


yg berat duluan tenggelam. trilobit yg bisa berenang dan ringat, harusnya terapung2 dulu dalam adukan air banjir sementara tulang belulang makhluk2 besar termasuk manusia dan dinosaurus mengendap duluan.
Kalau habitat Trilobit berada didekat laut ada kemungkinan ia langsung terkena endapan lumpur.


Teori situh kan bilang selama banjir, lapisan tanah teraduk-aduk termasuk tanah tua. Jadi trilobit mana sempet mengendap, semuanya keaduk berbarengan dan mengendap berbedaan waktu. yg berat duluan ngendap, jelas tulang makhluk2 hidup yg mati sebelumnya duluan mengendap. trilobit yg ringan malah akan melayang2 di air. kecuali, trilobit mati duluan karena dia hidup di air langsung mati karena banjir. lalu tempat mati si trilobit gak keaduk dan nempel ketat sehingga gak keaduk.
Banjir Global membawa air dan lumpur, kalau Trilobit langsung terkena lumpur ya langsung mengendap.



lha? tinggal diliat saja, pas awal pengukuran stopwatch menujukan angka berapa lalu pas akhir pengukuran menunjukan angka berapa? kalau stopwatchnya rusak gak bergerak, yah cari stopwatch baru, atau pake metode pengukuran waktu lain. kalau perlu pake jam dinding bahkan gelas pasir.
Gw jelasin pelan2 ya pake analogi stopwatch...

Kalau lu nemu stopwatch yg sedang Counting dan angkanya menunjukkan 1jt tahun, bagaimana lu tahu bahwa stopwatch itu memang berasal dari 1jt tahun yg lalu ?

1jt tahun yg lalu lu belum lahir dan tak ada orang yg masih hidup saat ini menyaksikan awal dari stopwatch itu.

kita hanya bisa tahu :
1. Stopwatch itu mengukur waktu dengan kecepatan yg benar
2. Stopwatch itu menunjukkan angka 1 jt tahun

Kita tidak tahu:
1. Di angka berapa stopwatch itu mulai, bisa di angka 0 atau 450rb tahun


berarti konfirm yah, ilmu geologi modern juga palsu, plus sains kimia inti dan fisika radiometri juga?
Nope, hanya Teori Evolusi saja yg palsu karena ilmu ini tidak mau setia pada kebenaran dan memaksa kebenaran untuk tunduk pada teori itu sendiri.

dalam sains, pengukuran ulang dan koreksi bukan barang tabu. koreksi dan perhitungan ulang sangat dipersilahkan. inget kasus pengukuran kecepatan cahaya? harganya terus dikoreksi jika ditemukan pengukuran-pengukuran terbaru yg membuktikan pengukuran sbelumnya tidak tepat/akurat/dll.
Betul pengukuran ulang bukan hal yg tabu, tapi alasan menganulir hasil2 pengukuran Empiris yg dilakukan dengan teliti hanya karena bertentangan dengan teori Evolusi adalah absurd, harusnya Teori itu yg diubah berdasarkan pengukuran empiris.

---------- Post added at 07:27 PM ---------- Previous post was at 07:22 PM ----------

Quote Originally Posted by purba View Post
Yg gw komentarin sebelumnya adalah tulisan lu mengenai umur batuan. Trus sekarang jadi penanggalan karbon? Sinar kosmik? Itu bukan masalah besar, kan ada kurva kalibrasinya. Jadi, gak ada masalah dgn penanggalan radioaktif, baik utk batuan maupun fosil.

halah ngaco aja lu purb, kurva kalibrasi dari hongkong ?

nih gw kasi satu persamaan matematika yg sederhana :

a + b = 6

Selama2nya angka a dan b tidak akan bisa diketahui, lu pake teknik paling canggih atau komputer paling super juga gak bakal tahu berapa nilai a dan nilai b.