Overseas Chinese/HǎiwÃ*i Huárén [海外華人]
Adalah orang-orang kelahiran Cina atau keturunan Cina yang tinggal luar Daratan Cina, Hong Kong, Makau dan Taiwan. Istilah ini bukan hanya mencakup keturunan bangsa Han namun juga keturunan etnis-etnis lain yang ada di Cina.
Spoiler for :
Thailand
Negara yang paling sukses mengasimilasi Huaren adalah Thailand. Tentu saja maksud saya adalah negara modern, bukan kerajaan-kerajaan kuno pada jaman dahulu. Selama lebih dari 400 tahun, orang Cina Thai sebagian besar telah saling menikah dan berasimilasi dengan rakyat setempat. Dinasti yang sekarang berkuasa di Thailand, yaitu Dinasti Chakri, didirikan oleh Raja Rama I yang berdarah Cina dari garis ibu. Pendahulunya, Raja dinasti sebelumnya, Raja Taksin dari Dinasti Thonburi, adalah putra imigran Cina dari Provinsi Guangdong dan lahir dengan nama Cina.
Orang Cina Thailand berasal dari berbagai kelompok dialek di Cina Selatan. Dari jumlah tersebut, 56% adalah Teochew (juga sering dieja sebagai Teochiu), Hakka 16% dan 11% Hainan. Orang Kanton dan Hokkian masing-masing berjumlah 7% dari populasi orang Cina Thai, dan 3% lainnya milik kelompok dialek-dialek Cina yang lain.
Orang Teociu terutama menetap di sekitar Sungai Chao Phraya di Bangkok. Banyak dari mereka bekerja di sektor-sektor pemerintah, sementara yang lain terlibat dalam perdagangan. Selama pemerintahan Raja Taksin, beberapa pedagang Teochew yang berpengaruh diberikan hak istimewa tertentu.
Orang Hokkian biasanya tinggal di Songkhla, Satun dan Phuket, sedangkan orang Hakkas terutama terkonsentrasi di Chiang Mai, Phuket, dan Provinsi-propinsi Barat-Tengah Thailandi. Banyak di antara orang Hakka yang berbisnis di bidang perbankan.
Tidak seperti negara lain, para Huaren ini mendominasi politik Thailand. Berikut ini beberapa Perdana Menteri yang berdarah Cina.
Kon Hutasingha [Perdana Menteri Pertama 1932-1933]
Jenderal Phot Phahonyothin (Teochew) [Perdana Menteri Kedua 1933 -1938]
Marsekal Plaek Phibunsongkhram (Kanton) [Perdana Menteri Ketiga 1938-1944, 1948-1957)
Seni Pramoj (Hokkian) [Perdana Menteri Ke-6 1945-1946]
Seni Pramoj dianggap sebagai keturunan Cina karena ia adalah keturunan Raja Rama II dari istri Hokkiannya yang bermarga Lim
Dr. Pridi Banomyong [陳嘉祥/ 陳璋茂] [Perdana Menteri Ke-7 1946]
Laksamana Thawal Thamrong Navaswadhi [郑连淡] [Perdana Menteri Ke-8 1946-1947]
Pote Sarasin (Hainan) [Marga:黄] [Perdana Menteri Ke-9 1957-1958]
Kukrit Pramoj (Hokkian) [Perdana Menteri Ke-13 1975-1976]
![]()
Kukrit Pramoj dianggap keturunan Cina karena merupakan keturunan dari Rama II dari istrinya yang keturunan Cina.
Tanin Kraivixien [Perdana Menteri Ke-14 1976-1977]
Jenderal Chatichai Choonhavan (Teochew) [Marga:开] [Perdana Menteri Ke-17 1990-1991]
Anand Panyarachun (Hokkian) [Perdana Menteri Ke-18 1991-1992]
Berdarah Cina dari ibunya yang bermarga 刘
Jenderal Suchinda Kraprayoon [Marga:盧] [Perdana Menteri Ke-19 1992]
Chuan Leekpai [呂基文] (Hokkian) [Perdana Menteri Ke-20 1992-1995, 1997-2001]
Banharn Silpa-archa [马德祥] (Teochew) [Perdana Menteri Ke-21 1995-1996]
Jenderal Chavalit Yongchaiyudh [Perdana Menteri Ke-22 1996-1997]
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





Reply With Quote








)
)

