Results 1 to 20 of 102

Thread: Ganja Untuk Medis dan Industri - di Indonesia???

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    coba-coba slowrelax's Avatar
    Join Date
    Apr 2012
    Location
    love
    Posts
    27

    Lightbulb Ganja Untuk Medis dan Industri - di Indonesia???

    berhubung sedang tanggal 20 April, jadi kepikiran bikin trid ini, taon lalu kan ada demo dari LGN, taon ini rencana ada penyaluran aspirasi lagi.




    MITOS vs FAKTA GANJA

    Spoiler for mitos vs fakta:
    Masyarakat Indonesia pada umumnya tidak mengetahui dengan pasti apa sebenarnya akibat yang ditimbulkan dari penggunaan ganja atau marijuana. Mereka tidak pernah mendapatkan informasi yang benar dan jujur mengenai efek dari zat yang terkandung dalam ganja. Informasi yang mereka peroleh umumnya bersumber dari suatu penelitian ilmiah yang tidak lengkap dan hanya sepihak. Banyak informasi yang keliru yang bisa kita temukan dari hasil penelitian tersebut. Sayangnya hukum dan undang-undang juga turut ambil bagian dari kekeliruan ini, sehingga vonis yang dikenakan bagi orang yang kedapatan memiliki ganja amat sangat berat dan sangat tidak adil. Hukuman yang diterima atas kepemilikan ganja lebih berat jika dibandingkan dengan dampak dan akibat yang ditimbulkan atas penggunaan ganja.

    Ada banyak mitos yang keliru dan sangat menyesatkan di seputar tanaman ganja ini. Mitos yang negatif terhadap tanaman ganja telah lama menghantui alam pikiran masyarakat di Indonesia, bahkan di dunia. Oleh karena itulah maka ganja atau cannabis atau marijuana menjadi momok menakutkan yang kerap menghantui pikiran tiap orang apabila mendengarnya, terutama bagi orang tua yang memiliki anak-anak remaja yang baru tumbuh dewasa. Mereka takut jika anak, saudara, atau teman mereka terkena pengaruh untuk mengkonsumsi ganja.

    Dari beberapa penelitian ilmiah di bawah ini (disertai dengan referensi) terbukti bahwa ganja bukanlah sesuatu yang berbahaya seperti apa yang diketahui masyarakat selama ini. Berikut ini adalah beberapa bukti ilmiah yang mengungkapkan FAKTA yang sebenarnya dan sekaligus membantah anggapan yang salah selama ini.

    Mitos: Ganja dapat mengakibatkan kecanduan yang sangat tinggi.

    Fakta: Kebanyakan pengguna ganja hanya menghisap ganja sesekali saja.

    Di Amerika Serikat hanya sedikit orang-orang yang mengkonsumsi ganja, hanya sekitar 1 persen dalam sehari orang mengisap ganja dan hanya sedikit sekali yang mengalami ketergantungan. Seorang pengguna berat ganja dapat berhenti dengan mudah tanpa mengalami kesulitan. Ganja tidak menyebabkan ketergantungan fisik. Jika orang mengalami gejala putus ganja, mereka tidak akan mengalami masalah yang berarti.





    GANJA DAN BAHAN BAKAR SERTA INDUSTRI

    Spoiler for industri:
    Dalam menjalankan kegiatan industri kita membutuhkan sumber daya alam yang terbaik. Dengan sumber hasil alam yang baik, kita dapat menciptakan produk yang kuat dan tahan lama. Salah satu bahan kebutuhan industri yang paling dominan adalah serat/fiber. Kebutuhan akan serat yang kuat sangat penting untuk meningkatkan hasil industri dengan kualitas produk yang tinggi. Banyak macam-macam jenis serat, tetapi serat yang bermutu tinggi hanya dapat di peroleh dari tumbuhan yang memang menghasilkan kualitas maksimum serat di dalamnya. Dalam hal ini tanaman cannabis memiliki semua itu. Jenis pohon cannabis yang biasa di gunakan untuk industri di sebut hemp, yaitu sejenis genus cannabis yang memiliki kadar THC yang rendah. Jenis ini sedikit mengandung zat psikoaktif dan tidak menimbulkan efek fisik atau psikologis. Hemp mengandung THC di bawah 0,3%, sedangkan cannabis bisa mencapai 6% sampai 20%.

    Selain untuk kebutuhan bahan baku produksi, hemp juga dapat di gunakan sebagai bahan makanan, minyak dan bahan bakar. Keuntungan penggunaan hemp sebagai bahan baku industri telah terbukti secara ilmiah.

    Berbagai Macam Keuntungan Industri Hemp

    Tiga komponen utama industri hemp adalah hemp seeds (biji-bijian), fiber (serat), dan hurds (kain, tekstil). Hemp berpotensi menguntungan jika di gunakan dalam industri. Seperti:

    SEED

    Benih atau biji hemp (hempseed) mengandung nutrisi yang tinggi dan baik untuk di konsumsi sebagai bahan makanan bergizi bagi manusia. Selain itu hasil dari minyak hempseed dapat di produksi untuk membuat sabun, kosmetik, cat, pernis, dll.

    A. Makanan

    Hemp Oil atau minyak hemp banyak mengandung nilai asam lemak tak jenuh ganda (PUFA). Sekitar 80% dari hempseed oil memiliki konsentrasi yang sangat tinggi dari total PUFA yang sebagian besar adalah dua asam lemak esensial (EFA), yaitu asam linoleat (omega-6) dan asam alfa-linolenat (omega-3). Ini berimbang dengan ratio EFA yang erat hubungannya dan sesuai dengan kebutuhan gizi manusia. Hemp oil cocok digunakan untuk berbagai bahan makanan, suplemen dan produk perawatan pribadi. Nilai tambah hemp oil adalah adanya asam lemak langka dan asam gamma-linolenat (GLA) yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit seperti neurodermatitis, arthritis dan sindrom pramenstruasi.

    B. Chemical

    Seperti flaxseed oil (disebut juga dengan istilah minyak linseed oil) atau cottonseed oil (minyak biji kapas), minyak hempseed dapat diolah menjadi sejumlah produk berharga seperti biodiesel, sabun, kosmetik, cat pernis, dll.

    FIBER

    Serat alami yang tahan lama dari batangnya dapat digunakan untuk bahan tekstil seperti pakaian, kanvas, tali, dan untuk kertas grade arsip. Serat komposit fiber dapat menggantikan serat fiber yang beracun (fiberglass) dan bahan bangunan yang dibuat dari plastik daur ulang.

    A. Tekstil, tali pengikat dan pemintal.
    Kekuatan daya serap dan kenyamanan serat hemp tak tertandingi oleh serat alam lainnya. Secara historis, tali yang terbuat dari hemp dan kanvas secara ekstensif digunakan pada kapal berlayar besar karena kekuatan dan ketahanannya terhadap pembusukan air garam. Merek jeans terkenal “Levis” pernah mendapat reputasi atas kekuatan dan ketahanannya ketika dibuat dari bahan kanvas hemp.

    Saat ini industri tekstil hemp semakin dipandang sebagai alternatif yang ramah lingkungan dan mendominasi pasar serat alternative yang alami untuk busana dan pakaian jadi. Karena porositas dan daya serapnya yang tinggi, tenunan kain hemp sangat baik dalam proses pencelupan dan kompatibel dengan mineral alami untuk pewarna berbasis pabrik. Sekarang ini, mulai dari popok bayi sampai bed-sheet tersedia dari bahan hemp atau campuran hemp dan kain. Produsen besar seperti Nike, Two-Star Dog, Indigenous Designs, Artisan Gear dan merk lainnya menikmati kesuksesan mereka dengan berbagai produk tekstil hemp.

    B. Composite Fibers
    Campuran serat alam sekarang muncul sebagai alternatif yang realistis untuk campuran wood-filled dan glass-reinforce, terutama di mobil. Keduanya dapat memberikan performa yang sama pada bobot yang lebih rendah, atau menjadi 25-30% lebih kuat pada berat yang sama. Lebih dari itu, kedua serat tersebut menunjukkan sifat yang tidak mudah patah (getas) yang aman terhadap benturan, baik untuk pelapis ruang kamar penumpang kereta api.

    Industri kedirgantaraan juga tertarik pada serat alami ini karena dapat mengurangi toksisitas zat sintetik apabila terbakar. Di tengarai bahwa banyak orang tewas dalam kecelakaan pesawat terbang justru karena menghirup uap dari zat-zat beracun yang terbakar.


    HURDS

    Dari inti batang kayu dan sebagian besar tangkainya dapat digunakan untuk membuat kertas, tempat tidur hewan, minyak penyerap, amandemen tanah, bahan kimia, plastik, dan bahan bakar (etanol, metan, co-menembak dengan batubara), dan lain sebagainya.

    A. Kertas
    Selama pengolahan hemp, sejumlah besar bahan limbah yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan kertas. Pada tahun 1916 USDA menerbitkan sebuah laporan berjudul “Hemp Hurds Sebagai Bahan Pembuatan Kertas” di mana penulis menggunakan metode kimia pulping untuk mengurangi bahan untuk serat. Setelah pemutihan berikutnya, bahan itu dibentuk ke dalam kertas.

    Kertas yang dihasilkan memiliki kualitas yang cukup untuk memenuhi spesifikasi standar dari US Government Printing Office. Bahkan, kekuatan dan ketahanannya melebihi bahan berbasis kayu khas yang diproduksi pada saat itu. Hasil serat dari hurds berkisar antara 35 dan 44%, yang ketika dikoreksi untuk berat kotor, sesuai dengan hasil 38-47%. Sebuah analisis kimia dari hurds menunjukkan jumlah selulosa 55% dan lignin 25%, mirip dengan kayu keras pada umumnya. Dengan proses optimasi yang modern, kemungkinan bahwa hasil serat fiber akan mendekati 50%.

    Nilai dari bast fiber (serat kulit pohon) sebagai komponen dalam pulp diakui secara luas. Hasil analisa pada bast fiber menunjukkan bahwa serat ini terdiri dari 70% selulosa dan 8% lignin. Mengingat bahwa bahan kimia ini sangat berbeda dari hurds, kemungkinan harus diproses secara terpisah yang kemungkinan akan memiliki rendemen 70% pada serat. Jika salah satunya berbobot rata-rata 50% untuk hurds dan 70% untuk bast fibers, diperoleh nilai 55% dari hasil serat batang hemp basah.

    B. Plastik
    Hemp Hurds juga berfungsi sebagai sumber bahan bakar terbarukan untuk produksi plastik, dan jauh lebih bersih dan lebih menarik daripada petroleum.

    C. Fuels
    Penggunaan hemp hurds sebagai bahan bakar biomassa untuk produksi adalah menarik dengan sejumlah alasan. Produksi bahan bakar biomass, pakan ternak dan bahan kimia industri secara ekonomis lebih kompetitif, misalnya:



    Bahan kimia yang dihasilkan dari biomassa semuanya oxygenates, yang mana sulit untuk diproduksi dari oksigen bebas petroleum. Penggabungan oksigen ke dalam petroleum dapat meningkatkan risiko ledakan, tidak sesuai dengan keamanan yang terdapat pada oxygenates biomassa.

    Campuran bahan bakar alkohol dapat ditambahkan langsung ke bahan bakar motor. Campuran bahan bakar tersebut merupakan oksigenasi alternatif untuk membuat pembakaran bersih pada bahan bakar. Hal ini menarik mengingat peraturan mengenai larangan baru di California pada methyl tertiary butyl ether (MTBE) yang telah terkontaminasi pada air tanah.

    Biomassa bahan bakar yang diturunkan tidak memberikan kontribusi terhadap pemanasan global karena siklus karbon dioksida tersebut, CO2 yang dilepaskan ke atmosfir selama pembakaran biomassa diimbangi oleh CO2 yang diambil dari atmosfer (melalui fotosintesis) oleh tanaman yang digunakan untuk membuat biomassa. (cpt)


    Tanaman Ganja Penyelamat Bumi?

    Spoiler for go green?:
    Dikarenakan perannya yang begitu besar dalam kehidupan modern, para peneliti dunia seolah tak kenal lelah dalam mencari alternatif-alternatif pengganti minyak bumi.

    Salah satu penelitian yang layak dicermati datang dari Universitas Connecticut, dan berikut kurang-lebihnya:

    Penelitian yang dikepalai oleh Richard Parnas (Professor of chemical, materials and bio-molecul) ini menempatkan ganja sebagai sumber daya alternatif terbaik pengganti minyak bumi, mengalahkan sumber-sumber alternatif lainnya seperti zaitun, kedelai, dan kacang-kacangan lainnya.

    Pasalnya, penelitian-penelitian terkait sumber daya alternatif seperti ini acap kali berujung kepada perdebatan “Food vs. Fuel” yang tak terelakan. Seperti kemudian dikatakan Mr. Parnas

    “For sustainable fuels, often it comes down to a question of food versus fuel. It’s equally important to make fuel from plants that are not food, but also won’t need the high-quality land.”

    Adalah sangat benar ketika mengambil alternatif sumber energi tanpa mengganggu ketersediaan sumber pangan yang tak kalah penting.

    Posisi puncak ini ditempati ganja dikarenakan kemampuannya tumbuh dalam segala jenis karakter tanah, hampir tidak dibutuhkannya pupuk-pupuk kimia (yang merusak tanah) dan kecenderungan terbuangnya biji ganja dibanding bagian-bagian lain untuk industri.

    Selain itu, fakta-fakta lain dari hasil penelitian mereka yang menyatakan bahwa biodiesel dari ganja industri (hemp) memiliki efisiensi konversi sangat tinggi (97%).

    Dalam video ini juga terbaca pesan sayang alam yang cepat atau lambat wajib diperhitungkan.
    Deforestation, penghijauan, kelestarian udara dan regenerasi bumi, mengingat siklus hidup pohon hutan yang memakan waktu tahunan, berbanding dengan pohon ganja yang jauh lebih singkat (hitungan bulan).





    Serat Batang Ganja Adalah Sumber Serat Tekstil Terbaik
    Serat batang ganja memiliki panjang hingga 15 kaki, sementara panjang maksimum serat kapas hanyalah tiga-per-empat inci, ini memberikan serat ganja 8 kali lipat kekuatan tegangan dan empat kali lipat ketahanan dibanding serat kapas. Nilai minus lain dari kapas adalah bahwa pertanian kapas di seluruh dunia mengkonsumsi 26% total produksi pestisida dunia, membutuhkan irigasi yang masif, serta menghabiskan 7% dari seluruh produksi pupuk dunia. Sementara tanaman ganja membutuhkan sedikit sekali irigasi, sedikit sekali pupuk dan hampir tidak membutuhkan pestisida karena ia memproduksi sendiri biosida (pengusir hama) dari bunga dan daunnya. Setiap hektar tanaman ganja menghasilkan 1000 pound serat batang, sekitar 2 sampai 3 kali lipat lebih banyak dari kapas.

    pendapat TS

    1. Ganja setidaknya ganja medis didukung oleh TS. Pemberian ganja di apotik berlisensi terhadap penderita penyakit yg membutuhkan ganja untuk mengcounter efek dari obat keras atau penyakitnya -> penderita AIDS, Leukemia, pasien kemoterapi, kanker stadium ganas dll dll. Faktanya harga obat banyak yang tak terjangkau dan efek samping obat pun banyak yang tdak bagus untuk tubuh.

    2. Rekreasional Ganja masih ditolak oleh TS karena takutnya akan menggusur industri rokok, mengingat industri rokok adalah industri yg memberi makan banyak orang. walau jujur TS berpendapat kalau rokok itu jauh lebih banyak jeleknya dibanding ganja. selain itu juga juragan2 rokok di sini yg merupakan org2 yg kayanya bukan main tentu tidak akan diam jika jualannya menurun..

    3. Jika ingin melegalkan ganja rekreasional sebaiknya dibuka di suatu pulau atau tempat dimana turis asing dan lokal bisa ke sana, tentu di sini wajib di kenakan pajak dan biaya ekstra sebagai pemasukan negara. Jangan di legalkan seperti di Belanda.

    4. Penelitian ganja untuk manfaat industri TS harap bisa dilaksanakan jadi agar indonesia tidak tergantung ke sawit yg merusak tanah!!!

    5. Ganti hukuman pelanggar dengan denda yang banyak, dana ini bisa dimanfaatkan untuk penelitian dan subsidi obat ganja ke pasien miskin.



    Spoiler for ganja vs rokok:
    Last edited by slowrelax; 20-04-2012 at 02:56 PM.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •