Norman Kamaru Menyesal Keluar Dari Kepolisian
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Norman Kamaru tidak pernah membayangkan dirinya hengkang dari institusi kepolisian. Dulu, saat memberikan surat pengunduran diri, Norman sebetulnya hanya ingin memberikan shock teraphy kepada pimpinan di Polda Gorontalo karena selalu mendapatkan kesulitan izin.
"Waktu mengajukan surat keluar, biar kasih shock aja buat pimpinan. Waktu itu, mau izin susah. Tapi, tahunya malah direspon, dan sedang diurus. Ya, sudahlah," ucapnya, Senin, (23/4/2012), saat ditemui di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.
Makanya, Norman kadung menyesali perbuatannya. Dalam hati kecilnya ia masih ingin menjadi anggota kepolisian. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Ia harus menerima kenyataan tersebut dengan lapang dada.
"Penyeselan sih pasti ada, penginnya saya bisa menjalani dua-duanya. Pengin jadi polisi dan artis. Tapi, keputusan kepolisian Gorontalo juga belum jelas. Aku lihat sudah kacau. Ya, jadi sekarang jalani saja," ucapnya.
Sekarang status pemecatannya belum jelas. Hingga hari ini, ia belum mendapatkan kepastian dari Polda Gorontalo. Makanya, ia masih menerima gaji yang merupakan haknya sebagai anggota Polri. Namun, ia tidak mengambilnya. Ia tidak mau ada orang yang menyebutnya makan gaji buta.
http://www.tribunnews.com/2012/04/23...ari-kepolisian
------------
gajinya kirim ke gw aja![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)


Reply With Quote







ini mah kliatan banged pengen makan gaji buta aja di kepolisian, status polisi tapi ga pernah kerja jadi polisi 
:
