-
Meminta sumbangan di tengah jalan...
Meminta sumbangan ditengah jalan.
Beberapa tahun belakangan ini seolah menjadi sebuah trend meminta sumbangan ditengah jalan untuk pembangunan masjid kerap dijumpai diberbagai daerah.
Sudah jadi suatu pemandangan yang biasa duduk manis ditengah jalan dengan membawa jala ikan ditemani beberapa drum bekas sebagai aba-aba agar pengguna jalan mengurangi kecepatannya. Dari tepi jalan seseorang dengan pengeras suara diiringi lantunan musik padang pasir kerap mengingatkan setiap pengguna jalan untuk hati-hati. “Hati-hati pak supir… pelan-pelan… terima kasih”.

Hemm… Entah siapa yang memulai cara ini tidak ada yang tahu.
Membangun masjid sebagai sarana ibadah adalah suatu hal yang amat sangat mulia. Termasuk satu amal Zariyah yang pahalanya akan terus mengalir walau telah meninggal dunia.
Tapi bagaimana jika membangun masjid menggunakan cara-cara seperti ini untuk mendapatkan dananya?
1. Sudah pasti pengguna jalan lain akan terganggu.
2. Sebagai mayoritas muslim tidakkah kita malu membangun sarana ibadah dengan meminta-minta ditengah jalan? Belum pernah kita lihat umat agama lain melakukan hal seperti ini.
3. Sudah lemahkah rasa Ukhuwah islamiyah kita sehingga tidak lagi bisa saling bahu membahu dengan cara yang baik untuk membangun masjid?
4. Bagaimana dengan keselamatan sipeminta? Bukankah berada ditengah jalan seperti itu sangat berbahaya? Bagaimana jika ada truk, mobil atau motor yang lalai dan hilang kendali?
Adakah cara yang lebih baik yang bisa kita lakukan selain cara seperti diatas?
Semoga saran dan solusi kita semua bisa merubah agar kedepannya hal seperti ini tidak lagi terjadi.

Sayangi nyawamu karena masih banyak hal positif yang bisa kau lakukan untuk kebahagiaan duniamu dan keselamatan akhiratmu.
note: ini semua tanggung jawab siapakah ??? (maaf kalau sudah ada threadnya)
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules