jadi ingat saran-saran gw sebelumnya, ngga pen
Tapi nyatanya di Blora sini ternyata pemberlakuannya tidak seragam. Ada SDN favorit (meski udah ga ada prestasi lagi) yg dibanjiri calon siswa peminat (ortunya sih) akibatnya tetap memberlakukan tes masuk calistung dan interview serta mewarnai plus menarik uang buku paket sebesar 200ribu. Ketika ada ortu yang protes, karena SDN lain menggratiskan semuanya, mereka hanya jawab, "SD itu nanti juga narik uang kog. Dengan alasan yang berbeda." kebetulan ada anak teman sekolah di SDN yang menggratiskan semua sampai dia taun ini mau lulus tetap ga ditarik apa2 sih.
ting SDN favorite, yang penting SDN, murah meriah.
Dana BOS ini memang mestinya di cairkan di awal
Tahun Ajaran, kalau perlu dibuat rekening atas na
ma sekolah untuk memarkir dana BOS, jadi ngga
perlu pihak sekolah untuk mencari Dana Talangan.
Tinggal Audit diperketat agar dana BOS yang dipar
kir tidak disalah gunakan.
Dana Talangan sendiri, pada ujung-ujungnya akan
menimbulkan ketergantungan, kepada pihak pemin
jam dana, biasanya kontraktor, yang akan dijanji
kan proyek-proyek pengadaan atau kontruksi/pe
meliharaan.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote