Page 12 of 16 FirstFirst ... 21011121314 ... LastLast
Results 221 to 240 of 321

Thread: Mr Bean Kesurupan DP (2012)

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    @rumus : tiga pelm itu gw belum nonton. Ntar gw download ah. kangen ngakak seperti waktu nonton ''hantu puncak datang bulan/ dendam pocong mupeng''. Film sakit jiwa tuh, otot perut gw jadi tegang saking kerasnya ngetawain dialog & adegan2 luar biasa goblok disitu. seandainya ''kualitas'' kekancutan film KKD sama seperti itu semua, pasti filmnya selalu gw tunggu2

    ''Rin, cintamu palsu.'' - Pocong Mupeng

  2. #2
    jika "Hantu Puncak Datang Bulan" saja bikin situh trauma, maka "Diperkosa Setan" pasti bikin cacat permanen

    Seperti harus mempercayai bahwa ada koruptor yg meminta maaf dan menyerahkan semua harta rampasannya, nyaris mustahil bahwa memang ada film yg jauh lebih jelek drpd film buatan KKD
    you can also find me here

  3. #3
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    trauma tapi mau nonton lagi...
    Ngomong2 gw nerawang internet, KKD habis2an dihujat tuh, sampai bawa2 ras segala. Rupanya banyak yg dongkol krn merasa ketipu. Dan bagina KKD tetap ngotot bahwa dirinya ga nipu karena yg dia pake di filmnya adalah mister bean asli dari inggris. Jadi menurut kkd siapa saja bisa jd mister bean walaupun bukan rowan atkinson...

  4. #4
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    Dari dulu film indonesia gak ada yang pantes di tonton di bioskop ya.. Kalo drama di tayangin di bioskop sih, gw lebih milih nonton di rumah

    Nah sekarang dengan adanya film sampah dari KK.. makin membuat orang jijik dengan film Indonesia

  5. #5
    Halah, dia mah udah kebal dikata-katain (sama kek Nayato). dulu pas dia bikin dunia sinema Indonesia gempar dg film Genderuwo-nya yang epik banget, banjir hujatan muncul dimana-mana (apalagi dg tag-line "film horor terserem"-nya). Latar belakangnya pun dikorek-korek. sebelum bikin film itu, keliatan dia sebelumnye berprofesi sbg "DJ" di Medan atau dimana gituh, lupa. Ngakunya sih DJ, tp gak ada yg percaya, pada percayanya sih dia berprofesi sbg personel orkes dangdut keliling kampung di pemukiman keling medan

    gak hanya KKD yg ngotot itu Rowan Atkinson, si Depe juga keukeuh kalo yg suting ma dia itu Atkinson. Set dah. Masih inget film Te[Rekam]-nya Olga Lidya, Jupe, dan Monik Henry? Film yg disyuting ala Paranormal Activity itu diyakini oleh Olga/Jupe/Monik bawha mereka emang sengaja hidup bertiga selama seminggu di sebuah rumah, dan ngerekam pake handicam. Jadi itu bukan film tapi dokumenter. Mereka bertiga keukeuh gak ngaku itu hasil syuting tp hasil ngerekam sendiri. Kecuali mereka bertiga, siapa sih yg percaya dg klaim cap kadal seperti itu? Apalagi pas di filmnya "boom microphone"-nya nongol kerekam

    orang-orang yg berfantasi dalam kebohongan yg mereka ciptakan
    you can also find me here

  6. #6
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    toko karpet eh maksud gw Kantor K2K Production

    kalau diperhatiken di setiap film2 bikinan KKD sebelum film dimulai sebelum logo K2K nongol, didahului dengan penampakan animasi piramida di gurun pasir. setelah itu logo K2K muncul, coba perhatikan logo K2K itu mirip apa.


    kisah hidupnya KKD kalau dibikin film kayanya menarik juga tuh
    Last edited by jebret; 11-06-2012 at 02:55 PM.

  7. #7
    Dah nonton film Rayuan Arwah Penasaran? 100% lokasi syutingnya dilakukan di toko karpet itu, lengkap dg cubicle karyawan dan ruang direktur utamanya

    KKD saking "bangkrut"-nya mendatangkan "artis Jepang No. 1" untuk itu film itu, ampe lokasi syutingnya di "kantor" eh toko karpet itu, bahkan gak kuat nyewa angkot buat syuting di tempat pembuangan sampah. jangan tanya arteess jepang No 1 itu siapa. Di bagian creditnya juga ditulis "artis Jepang". Prettttt
    you can also find me here

  8. #8
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    belum nonton gw rayuan arwah penasaran

    Wawancara Dengan Sang Raja Film Vulgar Indonesia

    Apa latar belakang perfilman anda?

    Awalnya dulu saya memang di India, basic perfilman saya memang berasal dari Bollywood. Saya belajar selama dua tahun di sana, dan banyak kenal dengan orang-orang film. Tapi karena saya adalah WNI, dan saya memang besar di Indonesia akhirnya saya kembali ke sini dan buka perusahaan di sini.

    Jadi bisa dikatakan gaya-gaya film anda juga terpengaruh dari perfilman Bollywood ?

    Ada juga, tapi kebanyakan saya dalam membuat film adalah mengikuti selera pasar Indonesia. Bukan apa yang ada di Bollywood saya bawa ke Indonesia.

    Tapi apakah ada kelebihan film Bollywood yang kemudian dibawa ke sini ?

    Belum, karena sampai sekarang saya masih membuat film mengikuti selera pasar Indonesia. Dan sampai sekarang saya memang belum mau untuk membawa pakem Bollywood ke Indonesia, karena saya masih mau membuat film yang komersil dulu. Film saya harus menghibur dan ada pesan moral.

    Memangnya seperti apa film yang dapat menghibur penonton Indonesia menurut anda ?

    Lebih kepada film komedi dan horor, mereka suka kepada dua film itu. Tapi saya sekarang akan lebih kepada film komedi terlebih dahulu, walaupun ada beberapa proyek film horor.

    Dari dua film itu, mengapa anda memilih film horor sebagai film perdana ?

    Karena saya melihat ketika itu film horor adalah yang disukai penonton, dan saya tahu bahwa film horor pasti ada penontonnya.

    Tapi bagaimana anda menilai film pertama anda ?

    Menurut saya film pertama saya hasilnya tidaklah jebol dan tidak juga besar. Karena film itu adalah perkenalan dari saya dan PH saya supaya orang-orang tahu. Tetapi kalau filmnya saya tahu kalau film pertama saya memang kurang.

    Tapi apakah ada yang anda pelajari dari film pertama anda ?

    Ada, jelas ada. Adalah kita harus lebih bermutu kalau ingin membuat film. Waktu itu saya belum tahu selera penonton film Indonesia seperti apa, tapi dari situ saya sadar kalau saya tidak boleh menyerah dan makanya saya melanjutkan terus. Dan lama kelamaan saya lebih tahu lagi bagaimana membuat film bermutu, bagus dan disukai penonton.

    Setelah pembelajaran anda, kenapa akhirnya yang muncul adalah film Skandal Cinta Babi Ngepet. Apakah anda tahu bahwa film ini yang akan disukai penonton Indonesia?

    Saya fikir adalah karena Babi Ngepet adalah sebuah legenda yang Indonesia “banget”, dan saya lihat orang-orang juga sudah banyak yang tahu tentang legenda dari Babi Ngepet itu sendiri dan sudah banyak di TV, makanya saya bawa ke layar lebar.

    Dan di sini saya membawanya bukan kepada horor, tapi kepada misteri dan drama.

    Hasilnya ?

    Masih lebih disukai fim pertama saya daripada Babi Ngepet.

    Kenapa bisa begitu dan darimana anda bisa mengatakan hal tersebut ?

    Yang jelas dari jumlah penonton sudah terlihat bahwa memang lebih banyak jumlah penonton film pertama saya.

    Dan setelah tim saya melakukan riset memang ada beberapa hal yang tidak disukai penonton, pertama rata-rata semuanya sudah tahu tentang cerita Babi Ngepet itu sendiri, hingga pada akhirnya mereka menjadi tidak penasaran dengan cerita tersebut. Mereka seperti sudah tahu akan seperti apa ceritanya dan akhirnya tidak membuat mereka penasaran.

    Kedua, Babi itu sendiri untuk kebanyakan masyarakat Indonesia adalah binatang yang haram hingga ketika mereka mau membeli tiketnya, mereka sudah malu sendiri untuk mengatakan Babi Ngepet.

    Tapi apa yang anda ceritakan tentu berbeda dengan cerita-cerita yang ada bukan ?

    Jelas, cerita tidak pernah saya samakan, tapi yang namanya Babi Ngepet itu mentok-mentoknya akan sama seperti apa yang sudah ada di pikiran penonton. Intinya film ini lebih jatuh dibanding film pertama, pokoknya gagal total.

    Tapi anda memang tidak terpikir akan hal tersebut sebelumnya ?

    Tidak, karena saya hanya berpikir kalau Babi Ngepet itu memang terkenal dari kalangan bawah sampai atas, semuanya tahu. Dan karena banyak orang yang tahu, saya pikir akan meledak. Tapi ternyata di pasaran faktanya lain, filmnya jebol.

    Lalu mengapa akhirnya anda beralih ke komedi ?

    Karena saya memang suka dengan film komedi, saya suka nonton film komedi, dan ketika saya membuat film komedi ternyata berhasil. Karena mungkin dari hati saya suka film komedi, dan saya akhirnya membuat film ini dengan nyaman.

    Memangnya apa yang anda dapat dari film komedi ?

    Film komedi intinya orang pasti terhibur dan orang tidak akan pernah bosan-bosan menonton film komedi sampai kapanpun. Di India pun komedi juga tidak pernah mati, dan selalu dicampur dengan percintaan, komedi dicampur drama dan itu selalu menghibur.

    Dan penonton kita pun saat ini pasti akan mau menonton film komedi yang menghibur.

    Tapi mengapa bentuk komedi yang anda tawarkan harus dengan banyak pemain di dalamnya ?

    Ya karena memang begitu saja, saya memang menggabungkan pelawak-pelawak. Kalau di Hollywood kan ada Scarry Movie, secene by scene memiliki ceritanya yang lain.

    Intinya saya hanya ingin membuat film yang menghibur, pokoknya terhibur dulu saja lah. Menghibur abis-abisan dan penonton senang.

    Apakah penonton benar-benar terhibur ?

    Memuaskan kok, jumlah penonton juga banyak, semuanya terhibur dan tidak ada masalah. Penonton senang, keluar dari bioskop mereka semua senang, perutnya sakit-sakit karena tertawa-tertawa terus.

    Sesimple itukah ?

    Ya memang, sesimple itu.

    Lalu kenapa harus anda kombinasikan dengan unsur-unsur dewasa ?

    Unsur-unsur seperti itu buat saya memang bumbunya film, kalau anda menonton film mungkin bumbu-bumbu seperti itu juga ada. Basically itu saja.

    Tapi dibanding dengan film komedi dewasa lain, bisa dikatakan film anda yang lebih berani. Tanggapan anda ?

    Jelas lebih berani, makanya saya membuat komedi khusus untuk penonton dewasa, anak-anak tidak boleh menonton. Tapi walaupun berani, saya tahu bahwa ada batasnya.

    Sampai sebatas mana anda berani mengeksplorasi unsur tersebut ?

    Pokoknya jangan terlalu berlebihan, seperti film-film yang di luar saja, seperti film yang selama ini ada seperti menonton film Bollywood atau Hollywood, unsur peluk, cium seperti itu sudah biasa. Dan kalau melebihi itu saya tidak mau.

    Dengan kehadiran pelawak-pelawak sendiri, apakah anda memberikan kebebasan kepada mereka ?

    Ada yang diberi kebebasan, ada yang tidak karena pelawak itu kalau tidak diberikan kebebasan akan menjadi jelek. Hal itu saya pelajari di India, pelawak itu tidak boleh dipatok dengan skenario, pelawak itu spontanitas.

    Pelawak itu kalau dipatok dengan skrip pasti akan bingung, biarkan saja mereka mengikuti inti yang ada di skrip, selebihnya mereka spontanitas.

    Bukankah justru akan menjadi berlebihan nantinya ?

    Kalau berlebihan pasti akan langsung saya cut, saya langsung kasih tahu kalau sudah out of scenario. Tapi kalau mereka mau improve no problem, asal tidak jauh dari skenario.

    Bagaimana cara menjaga continuity, bukankah itu akan menjadi hal yang sulit ?

    Dengan urusan continuity pasti akan sulit, tapi karena saya memakai multi camera kita bisa mengambil banyak angle dan bisa menjaga continuitynya. Pelawak itu kan lucu, dan akan lebih lucu lagi jika mereka spontanitas.

    Kalau akhirnya mereka harus melucu bukankah akan menjadi sama saja seperti apa yang mereka kerjakan sehari-hari ?

    Tidak, karena saya memiliki wewenang untuk mengatur mereka. Untuk mimik atau gerak tubuh agar mereka terlihat natural sebelumnya saya sudah memberi tahu mereka, seperti jangan terlalu banyak movement, atau apapun. Dan kalau mereka kita kasih tahu, lama kelamaan mereka akan tahu dan mengerti sendiri.

    Sebelumnya pun saya juga mengadakan reading, tapi memang tidak semua pemain saya ajak reading.

    Pertimbangannya ?

    Karena saya tahu bahwa ada pelawak yang bisa lucu kalau ia langsung ada di lapangan. Karena ketika reading, tidak mungkin mereka akan melawak, akan percuma nantinya. Jadi saya percaya sama mereka, dan saya lepas hingga mereka tinggal eksekusi di lapangan.

    Treatment yang sama akhirnya juga anda tampilkan di film terbaru anda, Mas Suka Mas Ukin Aja. Seperti apa filmnya sendiri ?

    Film ini sebenarnya mau ditonton semua umur juga tidak ada masalah, maksudnya dari ABG hingga Dewasa bisa nonton, karena ini bukan film porno. Tapi ngga tahu kenapa banyak orang yang salah fikir, mereka bilang film ini Vulgar padahal mereka belum nonton sama sekali.

    Yang saya maksud dari Mas Suka Mas Ukin aja disini sebenarnya memiliki banyak arti, tapi saya yakin ketika orang menonton film ini pasti mereka akan bilang kalau film ini bukan film porno, tapi memang film komedi.

    Kalau sampai akhirnya mereka berfikir ini adalah film porno sebelum menonton, saya mau bilang apa, pikiran mereka yang “ngeres” jadi saya ngga bisa bilang apa-apa. Tapi saya bilang koq ke mereka, kalau mereka menonton film ini, tidak mungkin mereka akan berfikir seperti itu.

    Memang seperti apa maksud dari judul yang bisa dikatakan “bombastis “ tersebut ?

    Kalau mau diartikan akan banyak arti pastinya. Tapi kalau mau tahu, harus menonton di bioskop dulu baru akan tahu maksud dari kata itu. Karena sampai sekarang pun saya belum mau buka ke orang apa yang dimaksud dengan Mas Suka Mas Ukin Aja, karena kalau saya buka sekarang tidak akan seru lagi.

    Tapi apakah anda tidak takut nantinya malah akan menjadi Boomerang. Kita tahu kasus film ML yang belum lama terjadi ?

    Film saya bukan film ***, bukan film porno. Film saya adalah film komedi. Di film saya tidak ada adegan ranjang sama sekali, tempat tidur aja ngga ada. Beberapa orang yang sudah pernah saya kasih tonton pun, mereka bilang film ini adalah film komedi.

    Di film ini anda memasang nama-nama macam Dorce Gamalama, Kadir, Doyok, atau Kiki Fatmala. Apa pertimbangan anda memilih mereka ?

    Kalau saya pribadi lihat pemain lama itu kangen, di film-film India pun seperti itu kalau ada pemain lama yang tiba-tiba muncul saya pasti kangen, dan saya pasti akan nonton. Dan saya melihat penonton Indonesia juga akan kangen dengan nama-nama lama seperti mereka.

    Saya juga mau mengkombinasikan dengan pemain-pemain yang fresh, selama ini pemain film di Indonesia itu-itu saja, dibolak-balik itu saja dan saya tidak mau seperti itu. Semua pemain saya hampir 5-6 tahun ke belakang tidak pernah muncul di layar lebar.

    Sejauh mana anda memiliki referensi terhadap film-film komedi. Apakah terbatas dengan film Hollywood ?

    Yang jelas banyak dengan komedi-komedi Hollywood, tapi kalau harus menyebutkan judul saya lupa.

    Apa harapan anda terhadap film anda ?

    Pokoknya jangan salah sangka dulu, sehabis nonton film ini baru akan tahu. Pokoknya film ini akan sangat menghibur dan yang menonton pasti akan mendapat pesan moral.(ajo)

    sumber : http://www.21cineplex.com/exclusive/...-komedi,30.htm

    epic interview

  9. #9
    opera's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    http://www.opera.com/
    Posts
    4,852
    mau donk link filmnya... direct link ya....

  10. #10
    busyreeeet interpiyunya... bapak wartawannya pasti gak nahan pengen getok pake microphone

    ah yak itu, "Mas Suka Mas Ukin Aja"... Olga Syahputra dalam salah satu penampilan terburuknya, film tanpa naskah, tempatkan 20 komedian suruh mereka ngelawak sesuka hati ngomong apapun tanpa diedit. kalau durasinya udah 90 menit, cut, lalu jual ke bioskop. Kalau gak saya lupa, temen saya sampai harus manggil petugas medis gara2 sy pingsan di bioskop

    @opera: sebutin judulnya, ntar kalo sempet dicariin. jumlah pelemnya banyak euy. mabok kalo dicariin semuanya mah
    you can also find me here

  11. #11
    opera's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    http://www.opera.com/
    Posts
    4,852
    gak tau judulnya apa, seadanya aja ddah

  12. #12
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Tuh kantornya KKD kok kayak ruko murahan?

  13. #13
    film KKD terbaru yg tersedia donglotannya baru nyampe Arwah Kuntilanak Duyung
    link
    Spoiler for :
    Code:
    DF : http://depositfiles.com/files/7eq6p1fpo
    FF : http://www.filefactory.com/file/6g80wswtw85z/n/Arwah.Kuntilanak.Duyung.2011.DVDRip.Ganool.com.mkv
    ED : http://adf.ly/95xbv
    JF : http://adf.ly/95xkA
    MF : http://umediafire.com/?p=6kF
    Pass : ganool


    - - - Updated - - -

    @Urju: mang mau kelihatan kek apa? Universal Studio?
    you can also find me here

  14. #14
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    ngeness kantornya kk dheraj
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  15. #15
    pelanggan tetap karst's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    benteng speelwijk
    Posts
    1,046
    kantornya bolehlah ngenes
    yang penting film laku ama fulus lancar , dulu gw pernah baca di detik.com kalo film ketiga dia Anda Puas Saya Loyo itu bisa nutupin kerugian dia di genderuwo sama skandal cinta babi ngepet plus balik modal anda puas saya loyo , bukti kalo maharaja KKD emang jago buat film bermutu dengan modal kecil tapi menghasilkan untung besar

  16. #16
    pelanggan setia ul.malik's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    C.G.H City
    Posts
    2,594
    @rumus
    kalo nonton pelem KKD di bioskop rame ga.
    penasaran pengen nonton juga.
    rumus reviewnya bikin penasaran.
    tapi kalo cuma sendirian di dalam teather ga kuat saya

    terakhir nonton pilm indo itu judulnya "hari untuk amanda", walaupun bukan pelm aneh" tapi yang nonton cuma 12 orang.

  17. #17
    tergantung waktu dan lokasi nontonnya ul. klo saya biasanya jarang yg hari H, hari H biasanya rame karena penasaran. jam tayang yg malem juga biasanya lumayan rame coz banyak yg "mojok" pacaran. kalo pun rame gak sepenuh film boks opis kok, paling 20-30an, tapi biasanya pas tengah tayang suka pada keluar sampai setengahnya lebih.

    kalo film Nayato rekor saya nonton cuma 3 orang, 2 orang keluar di 3/4 film, saya sendirian ampe petugasnya berulang kali ngelongok ke dalam mastiin masih ada yg nonton atau gak. Saya sih pasang tampang serius dan khusyu

    kalo film KKD cuma 8 orang, tp yg bertahan ampe akhir cuma 3 orang, teman saya semua. Judulnya "Selimut Berdarah"
    you can also find me here

  18. #18
    pelanggan setia ul.malik's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    C.G.H City
    Posts
    2,594
    kalo gitu tar saya nonton pilem indo pas premiernya aja biar rame.

    serem eui nonton pelem horor sendirian di antara banyaknya kursi yang ada.

    *iya saya penakut

  19. #19
    pelanggan tetap
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    646
    gw pernah juga tuh ky begitu, nonton film zacki zimah yg judulnya kuntilanak (lupa lanjutannya) sendirian aj dr awal sampai akhir. Gw berharap bisa terhibur dg kebodohan film itu, yg ada gw malah jengkel krn komedinya basi dan kuntilanaknya ga serem sm sekali. Cuma ngaget2in aj.

  20. #20
    opera's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    http://www.opera.com/
    Posts
    4,852
    tadi pagi di insert DP dah konfirmasi mengatasnamakan kejujuran, bahwa Mr Bean nya plasu...

Page 12 of 16 FirstFirst ... 21011121314 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •