Salah satu cara melihat titik didih minyak itu ya dilihat asapnya saat dipanaskan, selama minyak tidak sampai berasap berarti masih cukup baik untuk dikonsumsi.
Salah satu cara melihat titik didih minyak itu ya dilihat asapnya saat dipanaskan, selama minyak tidak sampai berasap berarti masih cukup baik untuk dikonsumsi.
Loh.. bukannya ente peneliti indonesia? riset apa?
---------- Post added at 09:56 PM ---------- Previous post was at 09:53 PM ----------
Tunggu lan... apa untungnya amerika menyerang produk minyak sawit? Bukannya lebih menguntungkan kalo mereka invest kelapa sawit di indonesia? Macam.... freeport lah..
Mungkin udah telat, Sawit keburu dikuasai perusahaan lokal macam Sinar Mas dll.
Dulu waktu Barat masuk ke pertambangan di indonesia kan indonesia memang mengundang mereka karena tak mampu bikin perusahaan tambang sendiri, kurang teknologinya.
Kalo perkebunan sawit ? gak gampang barat mau masuk dan menjadi penguasa disini.
Selain itu memang negara barat sering membela perusahaan2 lokal, itu budaya mereka, antar negara-perusahaan sangat kompak, kadang bisa sampe menyerang negara lain demi pengusaha lokal.
Seandainya...
Sawit berhasil di hancurkan dengan kampanye negatif, perusahaan sawit indonesia hancur (misalnya), pasti gak lama kemudian perusahaan barat masuk ke indonesia dan memulai bisnis sawit.
Jadi inti utamanya adalah, sawit dikuasai perusahaan indonesia dan sekarang sedang perang dengan perusahaan2 minyak nabati barat.
ya ya ya,
saya dulu sempat bikin biodiesel pake jarak/jlantah dari hotel.the infamous transesterifications crap. hwhwhhw
kl solar gak disubsidi GoI, bisa booming industri biosolar ini. asli...
seandainya pun Indo jualan Biodiesel buat impor Solar. masih bisa nutup defisit APBN. fakta serius itu.
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
Selama ini kan energy utama itu dari minyak bumi, jadi minyak sawit belum urgent untuk jadi perang2an.
btw di Kompas hari ini sudah ada berita mentri pertanian indonesia dan malaysia mengkonfrontir EPA, sebuah badan standarisasi Amerika yg kemarin mengumumkan bahwa minyak sawit tidak memenuhi syarat dijadikan bbm.
EU membuktikan dengan penggunaan biodiesel artinya minyak sawit memenuhi syarat jadi BBM
Amerika khawatir ethanol produksi mereka kalah pasar oleh biodiesel.
eh tapi biodiesel di EU kebanyakan bukan dipisahkan dari minyak sawit lho mas. pake feedstock laen dia, tanaman kembang apa tuh yang kuning2.
masalahnya mereka di EU/US pada kebagian pangsa panen terbatas, sawit di tropis hampir all year around bisa panen berkali2 hahahahhaa. pola sawit kite bener2 komunis industrialis abissss.....![]()
Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.
kalau dari negara amerika mengandalkan soy, sunflower atau canola.
di EU memang mayoritas oilseed, tapi penggunaan palm oil terus meningkat
dan peningkatan ini coba ditahan dengan isu forrest sustainability
Important iya, Urgent belom.
Tapi pada dasarnya negara kita sangat beruntung karena berada di wilayah Tropis.
Sebagian besar energi di bumi ini kan berasal dari matahari, entah itu jadi bentuk tanaman, fosil, angin, penguapan dll
Jadi dimasa depan negara kita bisa jadi negara penghasil energi utama, entah itu dari minyak sawit atau dari solar cell.
Kalau trend kedepan pada pake solar cell, kita bisa jadi eksportir Hidrogen, air di elektrolisa pake listrik dari solar cell, hidrogennya ditampung dan dijual.
Kalau trend kedepan pake minyak nabati, gak ada yg ngalahin sawit.
Kalau trend kedepan pada pake nuklir ya kita gak dapet apa2...