Results 1 to 20 of 45

Thread: BRAINWAVE - Teknologi Alternatif Jika Cinta Ditolak

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #30
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by beastmen85 View Post
    blm pernah denger soal tibetan songs bowl.
    tp ga tau jg yak, soalnya kalo binaural kan maenin frekuensi yg berbeda di left n right
    jd misal dimaenin di hedset mono keknya malah percuma

    trus klo song bowl sih ga tau... emg song bowl ada frekuensi2 khusus yg punya efek khusus?
    musik ala tibet yang dihasilkan dari denting mangkok ini sebenarnya ada beberapa orang yang berkarya ke arah sana.
    salah satunya Danny Becher.

    Dia ini tidak mengklaim berdasar frekuensi sih.
    born 1953 in braunschweig, germany,is giving seminars on musical phenomena, concerts and classes since 1981 in different european countries.
    Before that he had been living in India for 9 years, working in an Ayurvedic Institute, and as a designer in a multi-cultural-centre. Side by that he studied yoga and indian classical music. -
    Since childhood he is interrested and trained in music and absolved studies in western classical music theory, classical music-history, church music and conducting 4-part classical choirs. Training the voice in belcanto classical singing style, gregorian interpretation and overtone chanting resulted in a synthesis of voice expression and he developed his own style.
    'Using the voice is a means of setting oneself into different vibrational patterns, for a better well being on physical, mental and emotional level.

    sumber : dannybecher.com
    musik dia ini keknya frekuensinya tinggi, ga tahu juga yah ga ngukur.
    tapi gw pusing dengerin musik dia ini.
    kalau iso tones enggak.


    di DVDnya Danny Becher yang berjudul Message of Sound,
    tiap musiknya disertai pattern2 abstract seperti gambar di atas.
    sepertinya memang buat membantu secara visual untuk meditasi.

    Dari apa yang sudah dibahas,
    saya sih nangkepnya dengan media suara, digunakan untuk menstimulasi otak dengan tujuan tertentu.
    dan metodenya sendiri ada banyak variasi.


    klo yang ini contoh isinya dengung dan dengung denting mangkok karya dari Danny Becher.




    Gelombang Otak
    saus kecap

    Jaringan otak manusia hidup menghasilkan gelombang listrik yang berfluktuasi. Gelombang listrik inilah disebut brainwave atau gelombang otak. Dalam satu waktu, otak manusia menghasilkan berbagai gelombang otak secara bersamaan. Empat gelombang otak yang diproduksi oleh otak umumnya manusia yaitu beta, alpha, tetha, delta. Akan tetapi selalu ada jenis gelombang otak yang paling dominan, yang menandakan aktivitas otak saat itu. Gelombang otak menandakan aktifitas pikiran seseorang.



    Gelombang otak diukur dengan alat yang dinamakan Electro Encephalograph (EEG). EEG ditemukan pada tahun 1929 oleh psikiater Jerman, Hans Berger. Sampai saat ini, EEG adalah alat yang sering diandalkan para peneliti yang ingin mengetahui aktivitas pikiran seseorang.

    Beta, frekuensi 12 - 25 Hz.

    Dominan pada saat kita dalam kondisi terjaga, menjalani aktifitas sehari-hari yang menuntut logika atau analisa tinggi, misalnya mengerjakan soal matematika, berdebat, olah raga, dan memikirkan hal-hal yang rumit. Gelombang beta memungkinkan seseorang memikirkan sampai 9 obyek secara bersamaan.

    Alpha, frekuensi 8 - 12 Hz.
    Dominan pada saat tubuh dan pikiran rileks dan tetap waspada. Misalnya ketika kita sedang membaca, menulis, berdoa dan ketika kita fokus pada suatu obyek. Gelombang alpha berfungsi sebagai penghubung pikiran sadar dan bawah sadar. Alfa juga menandakan bahwa seseorang dalam kondisi light trance atau kondisi hypnosis yang ringan.

    Theta, frekuensi 4 - 8 Hz
    Dominan saat kita dalam kondisi hypnosis, meditasi dalam, hampir tidur, atau tidur disertai mimpi. Frekuensi ini menandakan aktivitas pikiran bawah sadar.


    Delta, frekuensi 0,1 - 4 Hz.
    Dominan saat tidur lelap tanpa mimpi.

    Penemuan alat untuk mengukur gelombang otak berpengaruh positif terhadap perkembangan hypnosis. Hypnosis yang semula dianggap sebagai hal yang misterius, menakutkan, dan dianggap fenomena supranatural, sekarang sudah diterima secara ilmiah sebagai kondisi alami manusia.

    Telah dilakukan penelitian pada sejumlah subjek dan diperoleh hasil bahwa subyek yang sedang dalam kondisi hypnosis, gelombang otaknya antara alpha dan theta. Dalam kondisi terjaga, gelombang otak subyek umumnya adalah beta. Begitu dilakukan induksi, maka gelombang otak subyek secara cepat turun ke alpha, dan setelah dilakukan teknik deepening, otak subyek menunjukkan gelombang theta. Diyakini oleh para ilmuan bahwa apabila otak memproduksi gelombang otak theta yang dominan, maka sedang terjadi aktifitas pikiran bawah sadar.

    Sekarang anda sudah tahu bahwa seorang dalam kondisi trance hypnosis gelombang otaknya adalah antara alpha dan theta. Pertanyaannya, apakah gelombang otak alpha dan theta hanya terjadi pada kondisi trance hypnosis saja?

    Ternyata tidak. Secara alami anda memasuki kondisi alpha dan theta setiap akan tidur dan bangun tidur. Ketika anda sudah merasa sangat rileks, tenang, dan hampir tertidur, tapi anda masih menyadari keberadaan anda, maka seperti itulah kondisi hypnosis. Ketika anda terjaga dari tidur, dan masih malas untuk beranjak dari tempat tidur karena masih ingin melanjutkan tidur lagi, maka seperti itulah kondisi hypnosis.


    Bedanya ketika anda akan tidur yaitu anda hanya mengalami kondisi alpha-theta dalam beberapa menit saja, kemudian gelombang otak anda turun ke delta (tanda bahwa tubuh dan pikiran anda beristirahat total). Sedangkan dalam kondisi hypnosis, anda bisa mengalami kondisi trance (gelombang otak alpha-theta) dalam waktu yang lama.


    Orang yang bermeditasi, berdoa dengan khusyuk, terpana melihat sesuatu, terhanyut membaca novel atau suatu cerita, melamun dan semacamnya juga menghasilkan gelombang otak alpha sampai theta.


    Dengan mengetahui bahwa kondisi hypnosis adalah kondisi yang alami bagi manusia, maka tidak perlu ada ketakutan lagi bahwa hypnosis itu berbahaya. Kecurigaan bahwa ada unsur magic/sihir/paranormal dalam hypnosis sudah lenyap sejak diketahui bahwa hypnosis itu fenomena mental yang alami.

    Last edited by etca; 22-03-2012 at 09:45 PM.

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •