Ada satu macam logika yg ingin saya tanyakan.

Otak yg tenang menghasilkan gelombang dengan frekwensi Theta.

Tapi apakah memberikan suara dengan frekwensi Theta akan membuat otak menjadi tenang ?


Analogikanya begini:

Anak yg pintar matematika akan menghasilkan Raport dengan angka 9 di bidang tersebut.
Tapi apakah mengubah angka 5 menjadi 9 diraport anak lainnya akan membuat dia jadi pandai matematika ?

atau analogi yg lebih ekstrimnya begini :

Seekor kucing akan menghasilkan suara "meong"
apakah membanjiri seekor anjing dengan suara "meong" akan mengubah anjing itu menjadi kucing ?



Orang yg jatuh cinta akan menghasilkan gelaombang otak yg special, tapi apakah membanjiri otak orang lain dengan gelombang2 yg sama akan membuatnya menjadi jatuh cinta ?

Analogi lagi yuk...

Orang yg sedang jatuh cinta, jantungnya akan berdebar dan wajahnya akan bersemu merah saat bertemu kekasihnya.
Apakah memerahkan muka seseorang dan mendebarkan jantungnya dengan cafein akan membuat seorang menjadi jatuh cinta ?