ampir tiap bulan sekali gw ke Solo,
bukan macet seh, lebih tepatnya tuh s e m r a w u t.
rasio jalanan:kendaraan, lebih rendah daripada Jogja.
Cuman mentalitas dan perilaku berkendara saja yang beda. Bahkan Poltabes Surakarta mulai jarang ngadain
momen/razia administrasi dan kelengkapan kendaraan, tapi kalao melanggar jelas2 kena tilang.
Semacam metode di Jkt yg bru coba diaplikasikan di daerah. wwwwwhhy?
Pas gw ikut seminar paparan kepala Bappeda Kota Solo beberapa bulan lalu, keliatan kok Jokowi kerjanya lebih praktikal dan nyerahin perencanaan ke ahlinya baik birokrat (Bappeda etc) atau konsultan World Bank/JICA/WIKA. Jadinya rada2 plintat-plintut kesannya ttg konsep-plan dan memang orangnya gak bertele-tele, banyak omong dan wacana.
Dia milih diam dan mendengarkan tapi terus mengawal prosesnya. Plus poinnya, dia berani jalan tanpa ide, gut feelings dan instinct doank. This man got balls and gets things done. Terbuka untuk inovasi dan kreatif, makanya sering kontroversial karena budaya Solo pan lebih konservatif. Kemungkinan di Jkt, ide-nya cocok ama voters yang ngakunya lebih modern, terpelajar, intelek dan gaul. di angkringan sering dibicarain apa yho ini yang dimaksud dengan Satrio Piningit yg tugasnya nyiapin (Prabowo?) jadi RI-1 dan kejayaan Endonesiah 2020?
Dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan terutama Monev ke kantong2 kawasan dan daerah proyek, dia mau dan
sering banget sepeda-an pagi2 ama anak buah/pejabat teras yang lain. Gayanya itu bukan babe-babe-kumisan-birokrat-beristri 3-barusan-naik-haji,
tapi masih kental gaya professional manager operasional gitu, pendekatan sosialnya terbukti solutif minim konflik horizontal
untuk menertibkan pasar dan masalah masalah umum sosial (HIV, Sanimas, UMKM, Jamkesmas, etc). Dia bukan
business as usual,
tpi klo meeting ama Pak Jokowi : usually business.
Foke tuh benernya jg banyak support dan reputasinya terukur karena sistem, mungkin karena dulu terpilih by default jg feeling2 gw.

Leadership-nya masih kental tradisional Asal-Bapak-Senang, rada kaku dan rigid cara kerjanya, bikin

pusing banyak stakeholders (
wie amtlich ) Lembek dan sering gak tegas blas, mendingan Sutiyoso maen hajar tertibkan sana-sini, tapi efektif. gw bilang mah, Foke selama ini jadi B-1 buat pensiunan ajah, gak perlu serius2.