Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 35

Thread: Inspirasi Entrepreneurship / Kewirausahaan

  1. #1

    Inspirasi Entrepreneurship / Kewirausahaan

    Wajib Gagal
    BY JAMILAZZAINI ⋅ FEBRUARY 13, 2012 ⋅
    Ada yang konsultasi kepada saya, “Pak, saya ingin menjadi entrepreneur tetapi saya tidak siap menghadapi kegagalan. Bagaimana pak?” Rupanya, banyak orang mengira kegagalan itu sebuah aib sehingga harus dihindari, padahal kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Siapapun yang ingin sukses harus pernah gagal.

    Merujuk pada hasil riset Lisa Amos, profesor bidang bisnis dari Tulane University, rata-rata entrepreneur membuat 3.8 kegagalan sebelum akhirnya berhasil dalam usahanya. Mereka tidak menganggap itu adalah kegagalan dan kemunduran. Mereka menyadari bahwa tiga langkah maju dan dua langkah mundur itu menghasilkan satu langkah maju.

    Saatnya orang-orang yang takut dengan kegagalan mengubah persepsinya terhadap kegagalan. Ketahuilah bahwa kegagalan itu manusiawi dan tidak dapat dihindarkan. Jika Anda manusia, Anda pasti akan membuat kekeliruan-kekeliruan yang identik dengan kegagalan.

    Persepsi bahwa kegagalan adalah musuh harus dibuang jauh-jauh dari pikiran dan hati Anda. Sesungguhnya dibutuhkan kegagalan untuk menciptakan kesuksesan. Bahkan para ahli menyakini bahwa, “Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan akan dikendalikan atau diperintah oleh orang yang pernah membuat kekeliruan.” Amatilah orang-orang yang sukses tidak melihat kekeliruan dan kegagalan sebagai musuh.

    Persepsi bahwa kegagalan itu memalukan juga harus Anda buang. Kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen. Ia adalah salah satu proses atau langkah yang harus Anda lalui untuk menuju kesuksesan hidup.

    Saya tidak pernah malu walaupun orang-orang tahu saya dulu pernah bangkrut dalam bisnis. Saya juga pernah tidak naik kelas saat SD. Saya juga pernah ditolak tiga kali saat “melamar” wanita untuk menjadi pendamping hidup saya. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) saya waktu lulus S-1 dari IPB juga tidak terlalu membanggakan, pas-pasan alias dua koma alhamdulillah.

    Karena kegagalan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, maka bila Anda ingin sukses Anda wajib gagal. Mengapa? Karena jika kegagalan tidak pernah Anda alami maka Anda tidak akan pernah merasakan kesuksesan. Tugas kita melakukan yang terbaik, bila ternyata gagal atau berhasil nikmati saja. Kegagalan sama baiknya dengan kesuksesan dalam proses kehidupan yang kita jalani.

    Salam SuksesMulia!
    Gambang suling, ngumandhang swarane
    tulat tulit, kepenak unine
    uuuunine.. mung..nreyuhake ba-
    reng lan kentrung ke-
    tipung suling, sigrak kendhangane

  2. #2
    Kalo kata temen: "kegagalan itu adalah pelajaran yang paling berharga."

  3. #3
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Belajar dari pengalaman itu berharga, kegagalan dapat memberikan penyadaran
    untuk merenungkan kembali kecocokan model bisnis dengan pasar.

  4. #4
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    karena Gagal,, jadi kita bisa belajar untuk memperbaikinya.. dan menjadi suatu pengalaman...
    agar suatu hari nanti menjadi gak gagal,, dan gak patah semangat buat wirausaha...

    wah ni artikel ngasih semangat buat terus berusaha... sippp^^

    Gagal boleh,, asal jangan menyerah
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  5. #5
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    aslinya, takut gagal karena gengsi aje, lumrah. banyak klien gw yang gitu.
    takut digosipin kalo rugi banyak, males ngedenger yang buruk2nya dijadikan laporan bulanan arisan.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  6. #6
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    orang yang mo berwirausaha ya harus orang yang berani gagal dan brani ngambil resiko
    itu mah udah wajar yah menurutku, persyaratan utama

  7. #7
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    +1 dengan ndugu, berani mengambil keputusan

    mayoritas orang itu sifatnya risk averter, makanya semakin tinggi risiko
    mengharapkan return yang meningkat
    Posted via Mobile Device

  8. #8
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    Hasil dari lihat pengalaman seseorang, sudah mencoba, take risk, dan Gagal, lalu mencoba lagi, dan gagal lagi..dan lagi...dan dia bilang : ga boleh menyerah!

    Menurut pendapatku, ya kalau sudah coba berkali kali dan gagal, berarti kamu ga cukup bagus untuk usaha itu, get over it! kenapa pengalaman dan kegagalan dijadikan semacam 'dewa penantian?' not everyone is Einsten, rite?
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  9. #9
    ^ ketika beralih usahapun (atau propesi sekalipun) bukannya berarti hasil pembelajaran dari kegagalan itu?

  10. #10
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    Quote Originally Posted by jojox View Post
    aslinya, takut gagal karena gengsi aje, lumrah. banyak klien gw yang gitu.
    takut digosipin kalo rugi banyak, males ngedenger yang buruk2nya dijadikan laporan bulanan arisan.

    youli trainer apa motivator, Jo ?
    boleh dong gw diajari

  11. #11
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    sangat syuuuperrrr
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  12. #12
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    teorinya, orang tau kegagalan itu suatu sukses yg t'tunda. yg org susah, gimana caranya bangkit? apalagi gagalnya sering

  13. #13
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Mungkin sudah banyak yang mengetahui, bahwa menjadi wirausahawan/wati bukanlah hal yang mudah.
    Syarat inner personality, cukup banyak.
    Pewirausaha adalah manusia yang sabar, tekun tidak mudah menyerah.
    Pewirausaha perlu memiliki wawasan luas dan tajam, pandai mengambil kesempatan yang bisa jadi tidak dilihat orang lain.
    Pewirausaha adalah orang yang inovatif dan berdaya saing tinggi.

    Ternyata tak cuma syarat dari dalam diri si pewirausaha itu yang perlu disoroti, lingkungan terdekat si wirausahawan juga layak diperhatikan.
    Menjadi wirausahawan butuh dukungan lingkungan dan keluarga yang besar, karena berwirausaha adalah pilihan yang cukup berat, terlebih bila tidak dilahirkan dari lingkungan yang sudah mapan dengan wirausaha.

    Pengalaman saya mendampingi suami, untuk berhasil dalam berwirausaha, kita harus menyadari bahwa berwirausaha adalah sebuah pilihan, bukan keterpaksaan. Kalaupun awalnya adalah keterpaksaan, coba disadari kembali, bahwa berwirausaha adalah sebuah alternatif pekerjaan, dan ini pekerjaan mulia, yang bahkan bisa membuka pekerjaan bagi orang lain.
    Dalam berwirausaha, butuh kesabaran yang luar biasa.
    Banyak cerita orang-orang sukses perlu waktu bertahun-tahun, bahkan belasan puluhan tahun untuk akhirnya mendapatkan jalan bisnis yang tepat dengan dirinya. Dalam perjalanan itu jatuh bangun pasti ada, kegagalan buat ada lagi, tapi sebuah kepastian. Kegagalan adalah ongkos belajar, kita kuliah, sekolah juga bayar kan? Menjadi wirausahawan sekolahnya di dunia nyata, biayanya langsung dengan nama "kegagalan", dan ketika berhasil, itu tandanya sudah lulus dari sekolah wirausaha

    Untuk kasus kami sendiri, butuh waktu sekitar 4-5 tahun untuk belajar bisnis. Kondisi kami adalah, kami bukan keluarga yang dididik untuk berwirausaha, kecuali ibu suami saya. Orang tua saya keduanya PNS, ayahnya suami adalah TNI, jadi bisa dibilang tekanan untuk menjadi "pekerja" terutama abdi negara adalah besar.
    Untuk melawan semua itu harus punya tekad yang dilandasi prinsip hidup yang kuat, yang terutama juga, harus memiliki pasangan hidup yang bisa mendukung pilihan kita 100%
    Saya sendiri bukan pewirausaha, saya memilih mendukung suami dengan bekerja tetap. Dukungan ke suami bukan sekedar dukungan moral, tapi juga dukungan finansial, karena berwirausaha penghasilannya tidak tetap, jadi alangkah baiknya coba membagi resiko pekerjaan.
    Buah hasil belajar akhirnya bisa kami petik setelah 5 tahun.
    Selesaikah belajarnya? TIDAK! waktunya naik kelas!

    Pengalaman kami, belajar otodidak ternyata tidak mudah. Carilah mentor yang tepat! Tapi ingat, mentor yang berpengalaman, tentu juga melihat apakah kita pantas menjadi muridnya, proses 4-5 tahun adalah sebuah pembuktian kepada sang mentor, bahwa kita pantas menjadi muridnya.
    Tapi dengan mentor, kita juga lebih cepat mempelajari bisnis, karena tentu saja mentor memiliki banyak pengalaman, kita tinggal menyerap ilmunya, pelajari kegagalan yang pernah dialaminya.

    Tapi ingat, tidak semua orang harus jadi wirausawan. Kita punya kapasitas masing-masing. Jadilah apa yang paling kita sukai, sesuai minat dan bakat kita. tidak perlu memaksakan diri. Saya pribadi menyadari potensi saya, bukan menjadi wirausawati, saya kurang sabar
    Tapi kalau anda sudah berani mengambil pilihan jadi wirausahawan, kalau baru satu dua kali gagal, janganlah langsung berputus asa. Konsisten dengan pilihan anda, dan banggalah, lakukan yang terbaik, bersabarlah
    Last edited by cha_n; 17-03-2012 at 03:21 PM.
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  14. #14
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    sip ! indonesia butuh banyak pengusaha.

  15. #15
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    aslan suruh bikin sekolah wirausaha online tuh y

  16. #16
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    gw gak doyan mempromosikan kewirausahaan, takutnya akan menarik orang2 yg gak sesuai dengan bidang ini...
    ada orang2 yg lebih cocok bekerja jadi anggota tim daripada menjadi pemimpin, tapi kalo kita terus meng agung2kan sifat kepemimpinan dan kewirausahaan bisa2 banyak orang tergoda untuk melakukan hal2 yg bertentngan dengan panggilan jiwanya.

  17. #17
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Mosok TS menganjurkan WAJIB GAGAL? Nasihat gak bener tuh...

  18. #18
    pelanggan setia ul.malik's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    C.G.H City
    Posts
    2,594
    kalo gitu bukan wajib, tapi tidak takut gagal.

    yang susah itu kalo usaha bersama, terus partner kita bukan tipe org yg berani buat take a risk.

  19. #19
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Mosok TS menganjurkan WAJIB GAGAL? Nasihat gak bener tuh...
    kan supaya judulnya sensasional

  20. #20
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    supaya dikomentarin ama purba
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •