Penyatuan zona waktu memang bisa mengurangi waktu tak efektif antar wilayah. Misal dengan zona waktu sekarang dan dgn asumsi orang beraktivitas mulai jam 7 dan selesai jam 17 maka ada 4 jam terbuang antara Indonesia barat dan timur. Seharusnya mereka bisa berbisnis dalam 10 jam jika zona sama, maka menjadi 6 jam karena zona berbeda. Juga dengan makin mobilnya orang sekarang, penyatuan zona waktu menjadi semakin perlu. Ada orang yg jam 7 WITA di Bali, kemudian jam 10 WIB sudah di Jakarta, lalu jam 16 waktu lokal sudah di Singapura. Kalo setiap kali harus menyesuaikan waktu, repot juga.