Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 111

Thread: Buku Bulan Maret 2012: Jatuh Cinta | Jevo Jett

  1. #21
    ah, saya gak akan maen dulu ke tred ini. belum baca bukunya. spoiler dah bertebaran dimana-mana

    Baru bisa minggu depan (selasa-rabu) bisa bacanya

    ---------- Post added at 11:23 AM ---------- Previous post was at 11:23 AM ----------

    ah, saya gak akan maen dulu ke tred ini. belum baca bukunya. spoiler dah bertebaran dimana-mana

    Baru bisa minggu depan (selasa-rabu) bisa bacanya
    you can also find me here

  2. #22
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    carpe diem artine opo?
    maksudnya diam? ah, itu karepe diem
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  3. #23
    carpe diem, pepatah latin, artinya, "rebutlah hari ini".
    you can also find me here

  4. #24
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    trus apa hubungannya dgn tulisan di dalam spoiler?
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  5. #25
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    @jevo: gwe mau lho jadi your first reader team

  6. #26
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by summary
    Veryd adalah cowok yang duduk di akhir masa SMAnya. Jatuh cinta pada Sasa, cinta masa kecilnya. Sayangnya keduanya terpisahkan jarak, Veryd di Malang, Sasa di Jogja. Tetapi itu tidak menyurutkan langkah Veryd untuk mengejar cinta Sasa. Segala cara ditempuh, termasuk naik motor ke Jogja. As usual, ada halangan cinta mereka. Elvera, mantan pacar Veryd datang dan menggodanya. Sedang cowok itu ternyata cukup senang dengan kehadiran Elvera. Siapa yang akhirnya dipilih oleh cowok itu?
    Review:
    Cerita ini ringan, ceria, fresh, romantis dan sedikit nakal menggelitik. Tidak norak tetapi cukup konyol. Bisa dibilang "jatuh Cinta" adalah "jomblo" dan "Gege Mencari Cinta" versi remajanya. Khas cerita dari gagasmedia, komedi cinta. Tokoh utama sempat mengalami kebingungan afeksi antara dua perempuan yang sama-sama menyukainya dan menarik hatinya. hanya saja jika novel milik Adhitya Mulya tidak gampang ditebak endingnya, karya Jevo ini gampang ditebak endingnya. Sudah kebaca dari awal cerita, istilah kerennya. Happy ending, and everybody loves happy ending, right? (kecuali gwe mungkin, yang lebih suka open ending) So, sebagai novel komersil, ending "Jatuh Cinta" mempunyai selling point di sana.

    Alur cerita yang maju, membuat buku ini enak untuk dinikmati. Plotnya teratur, dari perkenalan, konflik, klimaks dan kemudian antiklimaks romantisme Veryd jadian membuat endingnya so sweet. Membuat pembaca mesem-mesem (hitung saja, kata ini nyasar di semua halaman buku "Jatuh Cinta"). Gaya bertutur Jevo juga menarik, penuh celoteh konyol, lugas, mudah dicerna dan fungky, membuat pembacanya larut, ikut tersenyum-senyum dan tertawa lepas dengan dialog-dialog yang ada.

    Hanya saja, "Jatuh Cinta" mempunyai kekurangan pada narasi dan deskripsi yang belum terlalu dalam, sehingga pembaca tidak benar-benar bisa membayangkan setting dan penokohan yang ada di dalam cerita itu. Deskripsi para tokoh, kecuali veryd, kurang membawa pembaca mampu berimajinasi, seperti apa sih Sasa, Elvera, Jimi, Jessi, Bino, Adinda, ataupun Teby? Padahal jika mau lebih dalam deskripsinya, mungkin cerita ini akan terasa lebih hidup. Juga ketika menarasikan Kota Malang dan jogja sebagai setting tempat. Pembaca tidak benar-benar bisa, seperti apa sih, alun-alun kota? Dimana letak rumah Veryd dan sekolahnya? Bahkan di awal membaca "Jatuh Cinta" saya sempat mengira setting kotanya adalah Jakarta, bahasa gaul ala Arek Ngalam belum keluar, baru di bab-bab selanjutnya mulai terbangung nuansa anak Malangnya. Padahal jika ini tergali, maka detail romantisnya pasti sangat terasa.

    Juga ada aksesoris cerita yang sebenernya tidak terlalu nyambung sama inti cerita. Seperti adegan sok2an mantan kawan dekat Ryd di sekolah yg ditentang oleh Ryd dkk, atau sesi preman tanggung yang (kenapa) mendadak menyerang Ryd dan teman-temannya saat mereka lagi nongkrong di alun-alun kota. Tetapi, okelah, untuk sequel, ini bisa jadi modal pengembangan cerita (ngarep)

    Tetapi, untuk cerita remaja, "Jatuh cinta" lumayan mulus dan nyaris tidak ada cacat pada detail. Semua aman. Kemungkinan Jevo bermain aman di sini. Detail pistol, black angle, facebook, semua mulus dan tidak membuat kening pembaca berkerut karena "kesalahan editorial" yang jamak terjadi pada buku-buku best seller Indonesia.

    "Jatuh Cinta" juga mampu memberi edukasi kepada pembaca remajanya, sebagai market poin buku ini, meski tidak tampak menggurui dan menghakimi. Seperti istilah-istilah pada pelajaran Kimia, Biologi, Fisika, *** Before Marriage, Menstruasi pertama, coba diulas di buku ini secara ringan tetapi cukup mengena.

    Ada quote bagus di halaman 192. Ketika Mbak Raline, tetangga mereka, menasehati Veryd dan Adinda. "Sekali-sekali coba deh berfikir dari sudut pandang orang tua, ngga ada orang tua yang bangga anaknya menghamili atau dihamili orang lain sebelum menikah, inget itu!" Wonderfull quote! Ringan tetapi mengena. Jevo menuturkannya mulus tanpa terkesan sok tua.

    Overall, saya memberi rating 4 dari skala 5 bintang untuk novel ini. karena plotnya terjaga, detailnya nyaris tanpa cacat, cerita romansa, persahabatan, sekolah dan hubungan keluarga cukup bagus dirangkum di dalam novel ini. Memang masih ada kekurangan pada narasi, deskripsi dan ending yang gampang ditebak, tetapi itu tidak terlalu mengganggu.

    Sebagai pembaca, saya berharap novel ini ada sequelnya. Karena cerita hubungan Jessi dan Bino masih bisa dikembangkan, juga penambahan anggota baru dalam keluarga Veryd, lalu kisah Adinda juga persahabatan Veryd dengan Teby dan Jimi. Semua masih bisa digali.

    Go Jevo! We will waiting the next!

  7. #27
    pelanggan Jevo Jett's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Timbuktu
    Posts
    253
    Nah, yang kayak diatas ini nih, review berstandar nasional...ala Kompas.
    Soal first reader team, Oke BundaNa...saya masukan ke list dulu namanya, ntar deh kapan-kapan dihubungi lagi kalo ada bacaan....

    Quote Originally Posted by Ray Surya View Post
    trus apa hubungannya dgn tulisan di dalam spoiler?
    Gini lho terjemahan ndesonya, kita gak mungkin memutar ulang waktu, tapi kita bisa memanfaatkan waktu yg skarang kita punya... walaupun nggak banyak, tapi paling nggak kita masih bisa menggunakannya untuk menciptakan sesuatu. Manfaatin waktu hari ini secara optimal, nggak menunda-nunda sesuatu tuk hari esok.

    Just do it, kalo kata Nike. Less talk do more kalo kata Class Mild...

    Kalo setahun yang lalu gue nggak berani ngirim naskahnya, hari ini mungkin itu naskah tetep aja jadi naskah, bukan jadi buku.

  8. #28
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    wew...disamain sama kompas

    sangkyu...asik, jadi first reader team

  9. #29
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by JJ
    CBR 150, ( atau sesuaikan aja dengan imajinasi anda ) Dan dua tahun lalu sewaktu gue mulai ngerjain naskah ini, tuh motor sebenernya belum resmi dikeluarin ama AHM, masih jadi gossip doang di forum, berhubung belum ada yang pake, ya udah gue ‘ambilin’ aja satu unit dari dealer buat motornya Ryd…Hehe ngaco nih!
    Jujur aja di imajinasi gw awalnya si Ryd ini pake yang 250cc bro, machoe banget. Tapi ketika tau motor ini dipake buat boncengan dan dipinjem sama si Teby, kayaknya lebih cocok yang 150 cc aja deh yang kecilan dan rada mendingan buat boncengan, tetep ye dibahas


    Quote Originally Posted by JJ
    Yeah, gue akui ini novel emang masih menyimpan kekurangan di sana-sini. Dan itu baru terasa setelah ‘dilepas’ ke publik. Makasih atas perhatian dan apresiasinya, itu tandanya gue emang harus lebih banyak belajar dan berlatih lagi… juga kudu lebih teliti lagi. Dan lain waktu emang perlu bikin ‘first readers team’ sebelum naskahnya gue kirim ke penerbit.
    Sorry kalo gw sok tau, gw cuma mengutarakan apa yang ada di otak gw dari sudut pembaca. Anggap aja ini adalah kritik dari gw, mudah2an sih bisa beneran bermanfaat demi kualitas lu yang makin bagus dan makin digemari. Kalo gak diterima juga gpp, just take it easy ok?


    Quote Originally Posted by JJ
    Iya, ya…Ryd itu kayaknya tipikal banget gitu jadinya, padahal waktu bikin karakternya gue sama sekali gak kepikiran ama tokoh2 yg lo sebutin itu. Basicnya malah gue dapet dari lagunya Edane.

    #Suka nongkrong dan banyak lagu…sering aku dipanggil guru… iseng bikin ulah melulu…( Rock in 82 )#
    damn i really love this song

    penggambaran yang tepat untuk si Ryd


    Quote Originally Posted by JJ
    Kadang gue merasa belum layak dengan embel-embel itu, bahkan ketika ada cewek-cewek manis yang mengaku ngefans ama gue…rasanya pengen nundukin kepala dalam-dalam….

    Gue nggak minta, tapi Tuhan memberi berkah. Ya udah, terima aja nasib.
    Ah, hidup emang penuh misteri…
    -Keep walking…-
    good things bro, pertahanan sikap lu ini, gw suka gaya lu, serius

    just keep your head down while your success and dream fly away high


    Quote Originally Posted by bundana
    errr...kog spoiler 3\4 buku ya, del?

    cmiww sumary sm review lain lho
    hehe jujur aja bun setau gw sih itu review dari gw, jadinya malah summary yak?
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  10. #30
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by Jevo Jett View Post
    @Ray Surya
    Iya, ya…Ryd itu kayaknya tipikal banget gitu jadinya, padahal waktu bikin karakternya gue sama sekali gak kepikiran ama tokoh2 yg lo sebutin itu.

    klo kata d'masive, kasus seperti itu disebut: terinspirasi.
    sebagaimana lagu d'masiv mirip lagu my chemical romance.
    & gaya sm*sh terinspirasi super junior

    ada kata2 bijak: klo pengen bisa bikin komik yg keren, jgn sering baca komik, karena apa yg diingat dalam alam bawah sadar bisa menimbulkan karya yg mirip komik yg udah ada.
    makanya komik2 indon yg muncul skrg gambarnya mirip manga jepang. d'masive sih bilangnya terinspirasi, klo dian sastro bilangnya plagiat, klo ka*kuser bilangnya maho
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  11. #31
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    but salute 4 jevo, berani m'coba. kl ga, mpe skr ga tau potensinya. b'kali2 kepengen ikut lomba penulisan, tp males mulu

  12. #32
    review dari gw (cuman copas di postingan sebelumnya dengan beberapa penambahan):

    pertama, alurnya asik buat diikutin. bahasa yang dipake bikin novel ini makin nikmat buat diikuti. ga lebay, ga alay, ga norak. top lah.kisah Ryd dan Sasa bikin gw penasaran untuk baca sampe selesai. pertemuan yang rada2 berbau keberuntungan yang menumbuhkan kembali benih2 cinta diantara mereka. so sweet....wkwkwk. joke2nya juga menghibur. pokoknya ga bosenin buat diikutin.

    plot twistnya rada ga terduga *setidaknya buat gw*. cuman yang lebih mengena justru punya si Jessie. buat Ryd sendiri malah berkesan biasa aja, meski gw udah menanti2 kira2 gimana akhirnya kisah Ryd ama Sasa. mungkin karena memang sejak awal udah diplot kalo Ryd bakal jadian ama sasa. apalagi godaan dari Elvira kurang mengena. dan plot ayah Ryd yang menikahi gurunya ngingetin gw ama salah satu cerita di salad days. bedanya kalo di salad days si anak sempet jatuh cinta ama sang guru.

    kekurangan novel ini, rasanya kurang detail mendeskripsikan lingkungan sekitar. kadang gw sampai menebak2 kira2 gimana latar belakangnya. terus satu lagi, perkelahian ama preman dipertengahan rasanya ga perlu. soalnya kurang masuk ama nuansa keseluruhan di novel dan berkesan cuman tempelan doang. gw kira bakal berkaitan untuk cerita secara keselurhan, tapi ternyata nyaris ga pernah disinggung lagi.

    kekurangan lainnya, adanya karakter yang berkesan cuman tempelan. seperti temen SMP Ryd yang jadi preman di sekolah. ato cowo yang jenguk sasa di rumah sakit. mungkin kalo cowo yang juga naksir sasa dikasi porsi lebih, drama percintaan Ryd-Sasa bakal lebih menggigit

    7/10 kalo buat gw


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  13. #33
    pelanggan Jevo Jett's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Timbuktu
    Posts
    253
    Thank u Kingform, reply gue juga udah di postingan sebelumnya....

    Quote Originally Posted by Ray Surya View Post
    klo kata d'masive, kasus seperti itu disebut: terinspirasi.
    sebagaimana lagu d'masiv mirip lagu my chemical romance.
    & gaya sm*sh terinspirasi super junior

    ada kata2 bijak: klo pengen bisa bikin komik yg keren, jgn sering baca komik, karena apa yg diingat dalam alam bawah sadar bisa menimbulkan karya yg mirip komik yg udah ada.
    makanya komik2 indon yg muncul skrg gambarnya mirip manga jepang. d'masive sih bilangnya terinspirasi, klo dian sastro bilangnya plagiat, klo ka*kuser bilangnya maho
    Wait, ada yang perlu digarisbawahi nih, terinspirasi ama plagiat itu dua hal yang berbeda, ya.
    Begitu juga dengan meniru dan menjiplak.

    Dalam musik, suara yang terdengar mirip belum tentu sama nadanya, irama yang mirip belum tentu sama notasinya.
    Balik ke karakter, gue sih terserah opini publik aja ngeliatnya gimana, dan dari sudut pandang mana.

    Yang pasti nih kalo tentang Ryd, ‘rohnya’ ya emang gue hembuskan dari lagunya Edane itu. Segala attitude-nya kayak gambaran di lagu itulah. Anak muda yang( pengennya) rock n’ roll banget….
    Dan Ryd bisa jadi dirinya sendiri tuh, nggak ikut2an Lupus yang doyan permen karet.

    Gue menggambarkan Ryd dan teman-temannya itu sesuai dengan kondisi sosial terkini, dimana urusan bokep tuh udah jamak banget, dan bukan barang langka.
    Lupus juga palingan demen liat kartu BF tuh pada masanya. Cuma, berhubung imejnya tipikal anak manis, jadinya jaim, ngumpet-ngumpet tuh dia…haha!

    Spoiler for Kalo Ryd dibilang niru-niru,:
    tuh anak paling cuma ngacungin jari tengah, seraya dengan fasih mengucap,” Persetan! Sapi!”


    Btw, soal manga.
    Industri disini tuh emang sadis. Para komikus itu bukannya nggak punya gaya sendiri ya, gue yakin tiap seniman punya style sendiri. Tapi, pasar disini emang dikuasai manga. Itu realitanya.

    Kalo para komikus bertahan dengan idealismenya yang kaku, serba salah juga jadinya. Mau nggak mau, kompromi dikitlah ama pasar. Karena mungkin itu salah satu solusi sebagian dari mereka untuk tetap survive bertahan hidup.

    Lalu kenapa komik nasional belum bisa berkembang pesat?
    Karena kebanyakan para kreatornya lagi pada sibuk ngerjain proyek komik dari luar…USA / Jepang, termasuk di proyek film2 kartun yang bisa lo tonton tiap hari Minggu itu.

    Dan kalo ngomongin soal pasar, bakal diikuti soal perang.
    Mau perang ngelawan komik Jepang / USA ?

    Hehehe…Lha wong pasukan lokal lagi pada sibuk bantuin di barisan itu juga kok.

    Mungkin analoginya gini, kayak lo berada di atas mesin treadmill. Jadi kalo lo nggak ikutan berlari di atasnya, lo sendiri yang bakalan terpental.

    Mudeng ora?

    Eh, ini kok malah ngelantur sih? Tuh kan OOT jadinya.

    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Sorry kalo gw sok tau, gw cuma mengutarakan apa yang ada di otak gw dari sudut pembaca. Anggap aja ini adalah kritik dari gw, mudah2an sih bisa beneran bermanfaat demi kualitas lu yang makin bagus dan makin digemari. Kalo gak diterima juga gpp, just take it easy ok?
    Thx bro, justru gue lebih seneng ama kritikan dari pembaca yang kritis, jadi gue bisa tau dimana letak kurangnya, yang paling nggak bikin gue terpacu untuk melakukan perbaikan di masa mendatang...

    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    but salute 4 jevo, berani m'coba. kl ga, mpe skr ga tau potensinya. b'kali2 kepengen ikut lomba penulisan, tp males mulu
    Terima kasih Bun,
    Semua yang terjadi saat ini juga berkat dukungan dan doa teman-teman. Mungkin kalo liat di postingan, kalo mereka bilang turut mendoakan, kesannya seperti cuma basa-basi belaka, atau sekedar nambah-nambah postingan aja. Tapi bagi gue, itulah doa-doa paling tulus yang nggak minta balasan apapun, sanggup menggetarkan langit, hingga sang Maha Sutradara tergerak tuk mengarahkan jalan hidup gue masuk ke fase seperti sekarang ini.

    Gue cuma melakukan apa yang bisa gue lakukan aja. Selain makan, tidur, main game… bisa ngapain aja sih gue dalam hidup ini? Menulis pun awalnya hanya untuk bersenang-senang sembari membunuh waktu.
    Dan sepertinya, apapun yang kita kerjakan, selama dilakukan dengan senang, lama-lama pasti bakal membawa berkah.

    Hiyaaaaa…ngomong apaan sih gue barusan…?

    Seperti kata Ryd, hidup kayak kode biner, kalo nggak satu, ya nol.
    Jadi lakukan aja, hasilnya sih “gimana nanti,” bukan “nanti bagaimana.”

    Spoiler for Kalau kata Teby, :
    tergantung pada…. “….kemauan dan kemaluan yang keras!”



  14. #34
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    nambahin OOT ah, fyi, bella fawzi,anak ikang fawzi jd salah satu tim upin&ipin lho

  15. #35
    pelanggan Jevo Jett's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Timbuktu
    Posts
    253
    [ Iklan ]
    Live Twitt, bareng Jevo Jett, Robin Wijaya, dan Arnellis Mellena. ( Peserta 100% Roman Indonesia )
    Minggu, 11 Maret 2012, jam 11.00 - 19.00.

    --------------------------------------------------
    Hehe...gue jarang main twitter, tapi dapat jadwal ginian....

  16. #36
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    itu ngapain aja live tweet,

    jev, dirimu ngiklanin gitu, tapi ga ngasi tahu akun twitter kamu
    nee temanteman silahkan add akunnya Jevo

    @bundaNa,
    reviewnya kek cerpen yah di shv*ong
    great review

  17. #37
    jevo, gw penasaran, sapi (yang sering diucapkan Ryd dkk) apakah penghalus dari temennya sesama binatang yang menggonggong?


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  18. #38
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    @etca: sangkyu

    @king: di jawa, memaki bs dgn kata,"telo." "sapi. "kebo."

  19. #39
    pelanggan Jevo Jett's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Timbuktu
    Posts
    253
    Quote Originally Posted by etca View Post
    itu ngapain aja live tweet,

    jev, dirimu ngiklanin gitu, tapi ga ngasi tahu akun twitter kamu
    nee temanteman silahkan add akunnya Jevo
    Biasa, promo. Mungkin semacam chatting bareng gitu, tapi via twitter... Liat ntar aja lah, belum pernah sih...

    @Kingform:
    Kurang lebih begitu, soalnya di Jawa nggak ada anjing...adanya A S U....
    Sapi, kebo, telo, matamu, tuh masih terbilang halus kadar makiannya. Diucapkan sefasih dan sesering orang Jakarta bilang anjing....

  20. #40
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    om, kok di novel pakai nama samaran gitu?
    klo tiba2 ada orang lain yg ngaku sebagai jevo jett gimana?
    misalnya tuh novel udah jadi best seller & difilmkan
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

Page 2 of 6 FirstFirst 1234 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •