Habis nonton film Bebas
Karya duet maut Riri Riza dan Mira Lesmana. Film ini kayaknya lebih tepat sebagai tribute to 90's pop culture. Nuansa 90-an nya kental banget. Playlist theme song mulai dari awal film sampai dengan akhir film isinya lagu-lagu pop ngetop era 90 an. Sebut saja Andre Hehanusa, Dewa19, Chrisye, Denada dan tentu saja theme song utama film ini yakni lagu "Bebas" nya Iwa K. Belum lagi segala budaya dan nuansa 90-an nya berasa banget. Tawuran, telepon koin, bahasa gaul dst. Bener-bener bikin nostalgia. Oh ya jangan lupa dengan pemeran-pemeran filmnya yang boleh dibilang adalah selebritas kelas atas pada zamannya. Nama-nama seperti Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Sarah Sechan, Irgi Fahrezi, Darius Sinatra, Indi Barends, Tika Panggabean, Daan Arya, Happy Salma, Cut Mini, Widi ABThree sudah cukup bikin menganga takjub. Belom lagi ada Baim Wong, Reza Rahardian Jefry Nichols, Oka Antara argh really mindblowing.
Dari jalan ceritanya dah bagus banget menurutku. 10 menit pertama film ini dah cukup bikin..."ok film ini bakal dalem banget". Gimana enggak? Ada seorang sahabat yang 2 bulan lagi akan wafat dan dia request untuk bisa reunian dengan 5 sahabat lainnya. Yah meski dibilang film ini merupakan adaptasi dari film Sunny dari Korea, tapi aku percaya Riri dan Mira sudah berusaha mengemas film ini dengan nuansa yang Indonesia banget dan kental kearifan lokal haha. So yeah Riri dan Mira memang gak permah mengecewakan. Pemilihan dua nama karakter utamanya aja dah meyakinkan banget kalo ini bakal Indonesia banget. Krisdayanti dan Vina Panduwinata hahaha
Riri dan Mira pinter banget memilih karakter Vina muda yang 'ndeso' banget dari Sumedang. Trus karakter Kris muda yang sumpah menurutku keren dan pejuang feminis sejati hahaha. Sorot mata yang tajam dan badannya atletis dah represent banget kalo dia adalah ketua yang ideal untuk geng Bebas. Film ini underrated banget menurutku, padahal nilai yang diusung bagus. Yah meski ada beberapa kekurangan kayak masih kaku/canggungnya dialog (ciri khas film-film Indonesia secara umum), trus ada kepingan-kepingan adegan yang menurutku tambalan gak jelas, tapi overall film ini masih kubilang bagus.
Ada beberapa jalan cerita yang harusnya digali dan menjadi bahan cerita yang bagus. Konflik antara Mia dan Vina dewasa itu harusnya bisa digali lebih dalam lagi dan bisa relate ke kehidupan Vina muda. Sehingga kelak bonding antara mereka bisa lebih baik lagi, karena Vina juga pernah merasakan berada di posisi Mia. Trus konflik Suci dan Vina muda itu harusnya jangan cuma begitu aja selesainya.
Ada beberapa adegan yang hits really hard, karena berasa banget nuansa emosinya. Adegan ketika Vina muda yang patah hati dan Vina dewasa saling berpelukan itu keren menurutku. Luka itu berasa dan di saat yang bersamaan sedang menyembuhkan dirinya sendiri. Sama halnya dengan adegan Vina dewasa bertemu Jaka dan memberikan lukisan yang selama ini dia simpan. Vina menuntaskan rasanya dan berdamai dengan hatinya. Enough is enough...
Adegan terakhir yang bikin terharu tentu saja ketika Kris benar-benar wafat dia masih menjadi seorang ketua geng dan seperti kakak tertua yang begitu sayang dan peduli dengan adik-adiknya. Terbukti dengan surat wasiat yang ia buat sebelum ia wafat. P,uncaknya, Suci.pun datang untuk melengkapi reuni geng Bebas. Perfect![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote