Abis nonton Doraemon: Stand by Me 2

Masih melanjutkan jalan ceritanya dari bagian yang pertama. Di bagian kedua ini menceritakan gimana parahnya karakter Nobita. Gak yang kecil, gak yang besar keduanya sama parahnya. Sama cengengnya, manjanya, penakutnya, lemahnya, dan bodohnya

Ibu Nobita adalah seorang yang pintar, sedangkan ayah Nobita adalah seorang seniman pelukis yang pandai. Namun, Nobita tidak mewarisi kedua bakat tersebut

Selain banyak kelemahan yang dimiliki seorang Nobita, namun dia memiliki kelebihan yaitu hatinya yang sangat tulus dan baik hati. Hanya dua orang yang bisa memahami dan mengerti kelebihan Nobita. Yaitu neneknya dan Shizuka yang kelak menjadi istrinya.

Saya gak bisa nahan nangis ketika Nobita menepati janji kepada neneknya untuk membawanya melihat pernikahan dirinya dengan Shizuka di masa depan. Lebih nangis lagi ketika neneknya bilang bahwa bukan itu ternyata yang membuat neneknya bahagia. Melainkan kegigihan, ketulusan dan kebaikan Nobita untuk menepati janjinya kepada neneknya. Nobita rela susah payah kembali ke masa lalu dan masa depan bolak-balik hanya untuk memenuhi janjinya itu. Hal itu jugalah yang membuat neneknya merasa yakin bahwa Shizuka mau menikah dengan Nobita. Damn. Terharu

Dalam rangka menyambut 50 tahun produksi film Doraemon. Dua film Stand by Me: Doraemon emang film yang bagus dan kado yang sangat indah untuk para fansnya