Lagi semangat download dan nonton film lagi hehe

Film pertama yang kutonton adalah Godzilla vs Kong

Film yang fans service banget kayaknya, hehe
Jalan cerita udah gak terlalu diperhatikan menurutku, yang penting Godzilla sama Kong harus berantem.
Ronde pertama di laut, Godzilla vs Kong 1-0
Ronde kedua di Hong Kong, Kong sempet mukul balik Godzilla pake kapaknya 1-1
Ronde ketiga, Godzilla bikin KO Kong 2-1
Ada kontestan baru, Godzilla vs Mechagodzilla 0-1
Kong bangun, bantuin Godzilla yang hampir KO, tag team Kong-Godzilla vs Mechagodzilla 1-0
Endingnya Kong sama Godzilla rivalan tapi gak berantem. Hehe

Kalo merhatiin cara kerjanya Mechagodzilla itu mirip kayak mengendarai Jaeger Pacific Rim ya. Ada pilotnya. Sayangnya listrik korslet dan Mechagodzilla jadi mode berserk. Bertarung atas kehendaknya sendiri dan hebatnya, jago banget bertarungnya sampe Kong harus joinan sama Godzilla buat ngalahin Mechagodzilla. Yaudahlah, terserah

Btw itu APEX kalo berhasil bangkitin Mechaghidora bakal lebih seru dan ngeri lagi kayaknya

- - - Updated - - -

Film kedua yang kutonton adalah Raya and The Last Dragon

Ini film animasi yang ciamik banget. Aku suka. Jalan ceritanya, visualisasinya, budayanya, koreografinya, ah sempurna. Terutama budaya yang diangkat itu berasa dekat banget sama budaya Indonesia dan budaya Asia Tenggara. Nonton film ini berasa kayak lagi jalan-jalan ke Jawa, Kalimantan, Bali. Kemudian liat tampang orang-orangnya, cara bertarungnya dan senjatanya ada yang mirip keris. Oh my god. Berasa deket banget sama budaya Indonesia. Kupikir film Moana udah mirip banget sama salah satu etnik budaya Indonesia, ternyata Raya ini lebih-lebih. Thank you Disney telah membuat film ini. Filmnya bagus

Salah satu kekuatan film ini ada di kisah antara Raya dan Namaari. Top lah

- - - Updated - - -

Film ketiga yang kutonton adalah Taare Zameen Par

Ada yang mengartikannya "Every Child is Special". Film lama, produksi tahun 2007. Garapannya Aamir Khan. Setelah nonton 3 Idiots, banyak yang bilang film TZP ini film yang bagus dan layak ditonton. And yes, aku setuju dengan mereka. Film ini bagus banget. Jujur aku sedih dan terbawa emosi ngeliat penderitaan Ishaan sebagai anak penderita disleksia di film ini. Sampai akhirnya dia bertemu dengan guru seni rupanya yang ternyata juga pernah mengalami kelainan yang sama. Guru Ram mengajarinya secara telaten penuh kesabaran, simpati dan empati mengatasi kelainannya itu samapi akhirnya Ishaan berhasil lulus di setiap mata pelajaran yang dulu adalah menjadi momok menakutkan baginya. Guru Ram dengan jeli melihat potensi bakat seni rupa yang luar biasa dalam diri Ishaan. Puncaknya adalah Ishaan menjuarai kompetisi melukis satu sekolah yang diikuti oleh segenap murid, staf dan guru di sekolah itu. Suatu momen untuk mengembalikan kepercayaan diri Ishaan yang sempat hancur.

Sumpah, keren sih film ini

- - - Updated - - -

Film keempat yang kutonton adalah Wonder Woman 1984

Jujur, jalan ceritanya biasa banget. Nothing special. Aku ngerasa nonton film ini kayak nonton film serial Wonder Woman di TV aja.
Apalagi di bagian menjelang akhir WW bisa terbang? emang gitu ya?
Aku kok masih belum bisa nerima ya
Oh ya bagian lain yang kurang sreg, tentang baju zirah Asteria yang dipake WW, konon adalah baju zirah terkuat di dunia yang merupakan leburan baju-baju zirah terkuat prajurit Amazon kok bisa dengan mudah dicabik-cabik sama si Barbara ya. Keren tuh baju zirahnya, kayak armor shieldnya di Saint Seiya.
Cuma yaudahlah, gitu aja, Gak ada yang berkesan dari film WW84 ini