Quote Originally Posted by GiKu View Post
nambahin ya gon
kalimat yg sering nongol macem ".... di game2 yg lalu dia begini begitu....."

ud ganti game, yg kemaren2 masih dibawa2


to kaine :

untuk game berikutnya, player yg bawa2 tema: kehidupan sebelumnya; jam online; kalau dituduh menyangkal berarti evil boleh doong di kasih kartu kuning 2 atau 3 kali sebelum dikurangi nilainya
Sorry om Gik...argumen dengan menggunakan game sebelumnya sebagai referensi itu termasuk 'meta-gaming'.

Seperti yg gw tulis juga di jurnal, mantan luwak di sini keliatan maennya beda, dan itu jadi salah satu sisi argumen yang menarik untuk ditelusuri apakah ybs masih tetap Luwak atau kali ini jadi Warga. Tentunya asal jangan kebablasan aja.

Untuk argumen yang menghakimi kayak 'membela diri berarti evil' saya setuju dikenakan peringatan. Karena tidak sehat.

Soal jam online, saya sendiri blom bisa memutuskan..soalnya maen di forum internet maka ada variabel baru ini dalam berargumen, meski kedengerannya dangkal. usul saya sih, invisibility mode dinonaktifkan selama game berlangsung, jadi semua sama rata, dan ga perlu ada penggunaan otoritas buat ngliat siapa yang invisible.
Gimana?