-
pelanggan
yep, di mading-mading kampus sudah tertempel jelas nih pengumuman soal ini..
setuju dengan komentar2 di atas soal nggak perlunya publikasi ilmiah untuk S1, itu terlalu maksa. untuk beberapa perguruan tinggi yang kualitasnya oke secara fasilitas, sdm, dan sebagainya, ke-ilmiahan itu mungkin masih bisa diusahakan.. tapi rasional lah kita, ada berapa perguruan tinggi "produsen" S1 di Indonesia? berapa diantaranya yang punya cukup kemampuan untuk memfasilitasi mahasiswanya untuk publikasi ilmiah? dengan kondisi yang masih begini, khawatirnya malah si kebijakan ini cuma bakal bikin panik, dan bisa muncul publikasi2 yang malah tidak bisa dipertanggungjawabkan karena asal-jadi..
buat S2 dan S3, itu perlu.
btw, salah satu masalah serius yang saya temuin soal penulisan ilmiah ini adalah fakta betapa sebagian besar mahasiswa di negara ini tidak dibiasakan untuk menulis, apalagi tulisan-tulisan akademis, apalagi bikin penelitian. budaya yang berkembang di perkuliahan soal penulisan adalah: yang penting tugas selesai, dapat nilai, sudah. beberapa beranggapan manipulasi2 tidak apalah, yang penting tugasnya beres. padahal, kalau sudah bawa nama ilmiah, semestinyalah apa yang ditulis itu benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya..
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules