@porcelain: memang rencana mainnya ke arah teh yg susah didapatin di pasaran, kesulitannya yaitu di modal sih. Kemarin sempat kontak sebuah kebun teh di daerah Gunung Arjuna, kaget gw begitu dengar minimum ordernya harus 2 ton teh. Selain duitnya dari mana, gw juga mau simpan di mana teh sebanyak 2000 kg. Tapi beruntung juga sebuah kebun di daerah Jawa Tengah ada yg kasih minimum order 20 kg.
@cherry: mungkin gw perlu liat brand2 teh yg sukses dan gw ATM (amati tiru modifikasi) ya metode marketingnya, soalnya masih belum kepikiran market dan cara marketingnya
@reza: iya mainnya inventory minimum dulu, masih nyari2 kebun yg mau kasih beli tehnya dalam stok kecil (umumnya mereka maunya 100-2000 kg). Mereka gak mau jual dalam jual kecil karena biasanya teh mereka itu diekspor (seperti di postingan2 sebelumnya, jadi teh Indonesia banyak yg berkualitas tapi diekspor semua, yg jelek/kualitas terendah dijual di Indonesia).
@nudel: pemesanan kedua uda masuk aja nih, berangkat dari... seperti biasa suka nulis2 teh (kadang foto2in perangkat teh + daun teh dan gw upload ke Insta juga). Kali ini teman waktu kuliah yg kebetulan ngebaca blog gw sih.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



. Tapi beruntung juga sebuah kebun di daerah Jawa Tengah ada yg kasih minimum order 20 kg.
). Kali ini teman waktu kuliah yg kebetulan ngebaca blog gw sih.
Reply With Quote