^ gw biasanya pg cuman ngeteh manis tokjarang makan
^ gw biasanya pg cuman ngeteh manis tokjarang makan
Anugurihiitusomi
Nah nah bener banget tuh cherry, gw juga pernah denger soal ini...beneran gak sih? gw termasup orang yang kalo abis makan suka minum teh anget tanpa gula, nikmat soalnya...Originally Posted by cherrychan
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
apalagi di rm padang. kalo makan ditempat kan dikasih teh anget yg katanya bagus buat ngelunturin lemak/kolestrol yg ada di santan n lauk berkuah kental khas padang.
Saya kalo di restoran2 selalu pesen teh hangat. Perut jadi ga eneg kalo makan yang berat2. Bukannya orang kalo tea time ada camilannya yah? Kalo orang barat pake kue dan cookies kalo disini pake pisang goreng.
Nah iya kan? gak gw doang yang merasa nikmat kalo habis makan minum teh tawar anget...
Kayaknya perlu summon si brondong heat nih kemarih...![]()
Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi
Impossible is nothing!
tau ocha gak? teh jepang
kemasan praktisnya kek begini
Spoiler for teh ocha ala indonesia:
Tadi pagi minum teh rempah, dari teh tong tji biasa dicampur kayu manis dan cengkeh. Uenakkk![]()
BundaNa: teh ocha kemasan botol itu saya udah pernah nyoba, ga suka. weird tasting en ga kaya teh.
klo ocha teh hijau sama kayak matcha ga? ada dijual loh, en bubuknya cuma perlu sedikit aja buat menghasilkan rasa teh yang enak. tapi kudu hati2 jangan langsung pake aer panas, bisa ngegumpal.
A kid at heart
Ocha beda jauh sama Matcha...
Bikinnya aja beda, Matcha ga boleh sama sekali kena matahari, abis itu masih harus disteam and giling alus jadi bubuk...
Seduhnya juga beda kan, Ocha sama kaya teh biasa seduhnya...
Matcha kan kaya seduh kopi, diaduk segala...
Yang jelas rasanya itu jauh...
Gue yang biasa minum teh pait aja, sekali minum Matcha kaget...![]()
@B4rain: gwe juga gak doyan yang kemasan, aneh
lebih suka teh secang *rasa tradisional jawa
bentuknya begini:
![]()
Iya setuju, Oolong tuh salah satu jenis teh yang bisa menetralisir makanan dan denger2 rahasia orang jepang awet muda juga![]()
klo mirai ocha, itu emang ocha tapi imho gula nya kebanyakan, saya kebiasaan minum ocha tawar soalnya, pake teapot lbh nikmat wkwkwk
and yes, matcha lbh dahsyat rasanya wkwkwk
saya dulu pernah minum teh tubruk merek nya Ken Tea, ueank, sayang ga ngerti carinya.......
Matcha emang rasanya mengejutkan, tapi relaxing
Ada yg pernah nyobain teh Goalpara? Kayaknya enak dari baunya.
Goalpara mah tanya ama bradon heat aja,
Dia pasti pernah jajal.
Tadi gw lemes + lafer + ngantukkk di jam 20.00,
Lalu mampir ke dunkin donat, krn itu counter terdekat sambil nunggu installasi.
Gw beli ice green tea + apa tuh yg kek burger+ minta yg byk sayur.
Bujug langsung melek n seger +,
pdhl green tea-nya perasaan ga pekat2 amat.
Baru kali ini minum green teanya dunkin.
ya memang lebih baik minum green tea atau kopi di dunkin
daripada minum air mineral, harganya hampir sama![]()
heeh...rugi bandar kalo minum air putih di resto ato cafe gitu![]()
Popo Nest
Nih satu lagi khasiat unik Teh Oolong.. aku mau sharing aja secara teh Oolong ini banyak manfaatnya
Anda tentunya sudah pernah mendengar mengenai teh Oolong, bukan? walaupun belum banyak dikenal seperti teh hijau dan teh hitam, teh Oolong merupakan salah satu jenis minuman kaya manfaat dengan rasa yang nikmat. Sejarah teh Oolong bermula sejak 400 tahun lalu pada jaman Dinasti Ming, dimana seorang petani teh bernama Wu Liang tidak sengaja menjemur daun teh hasil petikannya di luar selama berhari-hari. Ia pun terkejut saat mendapati daun-daun teh tersebut telah teroksidasi oleh matahari dan memberikan cita rasa yang nikmat saat diseduh. Teh itu pun diberi nama “Teh Wu Liang” yang kemudian lebih dikenal sebagai “Teh Oolong”.
Berasal dari satu spesies tumbuhan Camellia Sinensis, teh Oolong pada dasarnya dihasilkan dari jenis daun teh yang sama dengan teh hijau dan teh hitam. Namun yang membedakan teh Oolong dengan teh jenis lainnya adalah proses pembuatan serta pengeringannya. Teh hijau diperoleh dengan cara pemanasan untuk mengoksidasi daun. Setelah dikeringkan, daun-daun teh hijau tersebut lalu digulung dengan maksud memecah struktur sel di dalamnya.
Berbeda dengan teh hijau, pada proses pembuatan teh Oolong, daun teh yang telah dipetik akan dijemur di bawah matahari dalam kondisi kelembaban dan temperatur tertentu untuk memungkinkan terjadinya oksidasi. Namun, proses oksidasi ini hanya dilakukan setengah jalan atau biasa disebut semi-fermentasi, dimana kondisi daun teh berwarna 30% merah dan 70% berwarna hijau. Hal inilah yang justru memberi teh Oolong manfaat lebih, bahkan dianggap yang terbaik dari jenis fermentasi teh lain. Setelah proses semi-fermentasi, tahap berikutnya yang dilakukan adalah chaoqing, dimana daun teh akan dikeringkan lagi dalam wadah yang panas dan kering, lalu diakhiri dengan proses menggulung daun teh untuk memberikan aroma tajam yang khas dari teh Oolong.
Cita rasa Teh Oolong dapat dibilang cukup unik. Setelah diseduh dengan baik, Teh Oolong pada awalnya akan terasa pahit, tetapi kemudian akan meninggalkan sedikit rasa manis setelah diminum. Tidak hanya memiliki rasa dan aroma yang nikmat, teh Oolong juga kaya akan manfaat. Kandungan antioksidan yang tinggi dari proses setengah oksidasi memberi khasiat pada teh Oolong dalam mempercepat metabolisme dalam tubuh, sehingga mereka yang rutin mengkonsumsi teh Oolong akan mengalami pembakaran kalori lebih cepat, yang tentunya membantu dalam proses penurunan berat badan.
Teh Oolong juga sangat bermanfaat untuk dikonsumsi penderita diabetes. Sebuah penelitian gabungan dari Jepang, Taiwan, dan Amerika Serikat menemukan bahwa konsumsi teh Oolong secara teratur dapat menurunkan tingkat plasma glukosa pasien diabetes tipe 2. Khasiat lain dari teh Oolong adalah memperlancar pencernaan, menangkal radikal bebas, serta memberi rasa rileks yang dapat mengurangi tingkat stres.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mendapatkan cita rasa teh nikmat sekaligus berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, mulailah mengkonsumsi teh Oolong secara teratur. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, teh Oolong pun cocok dikonsumsi di berbagai kalangan usia untuk kualitas hidup yang lebih baik. (adv)
![]()
Abis nyobain teh Goalpara. Rasanya enak euy, seperti teh vanillanya poci tapi yg ini lebih berasa tehnya. Baunya khas teh2 di warung makan padang. Pas diminum abis beraktivitas. 7/10
^teh poci vanilla...ini juga aku suka. anehnya, terkadang gw kayak bisa ngerasakan rasa agar-agar dalam tehnya![]()
A kid at heart
iya teh Oolong emang enak panas atau dingin.. kalo aku suka nya yang dingin. Nih ada bacaan menarik tentang manfaat teh Oolong
VIVAlife - Siapa yang tidak suka minum teh, salah satu minuman kaya manfaat ini. Sebagai minuman yang baik bagi kesehatan, teh hadir dengan beragam jenisnya, mulai dari teh hijau yang dikenal sebagai minuman kaya antioksidan dan diyakini mampu mencegah kanker, hingga teh oolong yang tak kalah banyak manfaatnya.
Apa itu teh oolong? Oolong merupakan salah satu jenis teh yang berasal dari Cina, nama oolong sendiri diambil dari sebuah nama pria Cina yakni Wu Long atau Oolong.
Teh oolong dibuat dengan cara fermentasi, setelah daun teh dipetik, lalu dijemur di bawah sinar matahari dan dikeringkan di dalam ruangan dengan kelembapan tertentu untuk dilakukan oksidasi. Proses oksidasi ini hanya dilakukan setengah jalan, karena okidasi sempurna menjadikan teh berwarna hitam.
Setelah dihentikan proses oksidasinya, dauh teh kemudian digosokan berulangkali hal ini dilakukan untuk mendapatkan citarasa serta aroma yang baik, karena teh oolong tidak dibuat untuk pecah, sehingga sebagian struktur sel daun masih relatif menyatu. Terakhir daun teh tersebut dikeringkan kembali dengan arang. Proses inilah yang membedakan tiap-tiap jenis teh sehingga memiliki manfaat yang berbeda walaupun dari daun teh yang sama.
Dalam proses fermentasi yang unik, enzim dalam daun teh menghasilkan bahan-bahan baru diantaranya kalsium, tembaga, kalium, zat besi dan beberapa vitamin seperti vitamin A, B, C, E dan K serta polifenol yang berfungsi sebagai anti oksidan. Polifenol yang terkandung dalam teh oolong memiliki efek antioksidan yang menekan aksi oksigen yang berbahaya, dan melindungi tubuh Anda dari oksidasi.
Manfaat polifenol dalam teh oolong
Akumulasi berlebihan dari oksigen aktif dalam tubuh Anda dapat menyebabkan gejala penuaan, pembuluh darah, seperti sclerosis arteri, diabetes, stroke otak, dan infark miokard.
Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa sel-sel kanker muncul sebagai akibat dari perubahan DNA normal yang diserang oleh oksigen aktif. Oksigen aktif berbahaya dapat hilang karena tubuh manusia menghasilkan SOD atau enzim (superoxide dismutase). Polifenol dalam teh oolong membantu kesempurnaan kerja enzim superxide dismutase (SOD) sehingga mencegah oksidasi dalam tubuh Anda. Selain itu teh ini juga berkhasiat menyingkirkan radikal bebas, karena kandungan polifenolnya memiliki daya antioksidan 100 kali lebih besar dari vitamin C.
Kandungan polifenol dalam teh mampu melawan mikroba jahat agar memperkuat tubuh sehingga tidak mudah sakit. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi teh oolong maka baik mengurangi faktor risiko terkena obesitas atau kegemukan yang mengontrol metabolism lemak tubuh. Obesitas merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit diabetes tipe 2, sehingga dengan mengkonsumsi teh oolong secara rutin maka kadar gula dalam darah dapat dikendalikan.
Ada baiknya setiap hari di rumah Anda selalu tersedia teh oolong agar dapat dikonsumsi kapan saja, dan dimana saja, karena teh oolong merupakan salah satu minuman yang mudah ditemukan karena kaya polifenol.
Jadi sudahkah Anda minum teh oolong setiap hari? (web)
![]()