namanya juga taktik wartawan Indonesia dan perusahaan media
soalnya kalo ditulis "bercadar", nggak bakal jadi berita heboh... nggak akan menaikkan rating berita atau oplah koran... karena pembaca berita bakal maklum, lalu cuek...
kalau cuma ditulis "berjilbab" aja kan para pemakai jilbab dan kaum muslim jadi heboh... rating berita naik... oplah koran naik...
kalau di kantoran sih no problem memakai cadar.. mungkin dia akan jadi tontonan para tamu kantor saja...
kalau di RS memang sebaiknya jangan pakai cadar.. karena jadi nggak jelas, itu petugas RS beneran atau orang yang menyamar... dan bisa saja hal ini mempermudah orang2 berbuat kriminal di dalam rumah sakit dengan menyamar sebagai petugas RS yang bercadar...
coba bayangkan jika lalu terjadi pencurian atau bahkan pembunuhan di RS yang dilakukan oleh orang yang menyamar sebagai perawat bercadar dan bersarung tangan karet, karena RS itu membolehkan petugasnya bercadar... pasti polisi akan sulit menemukan siapa pelakunya kan? muka tidak kelihatan, sidik jari juga nggak ketemu...
memakai masker pun biasanya baru dilakukan jika perawat atau dokter akan melakukan tindakan, tapi di luar kamar tindakan/kamar pasien, mereka tidak memakai masker...
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





Reply With Quote