oke guys, diskusi yang sehat ya...

um hajimeh yang bawa2 arab sebagai role mode hukum Islam, walau kenyataannya justru Saudi jauh dari wajah Islam kalau kita mau jujur. Sistem negaranya aja udah monarki, jauh dari semangat Islam. Syari2ahnya juga diambil sebagian.

Saya rasa, bukan seperti Arab saudi, Islam memperlakukan dan mengagungkan perempuan.

Jaman Nabi, seperti Aisyah, RA juga diberi kebebasan oleh Rasulullah untuk berilmu dan bersosialisasi serta punya peran di masyarakat, juga Fatimah, RA (gue heran, ini kog gak pernah dibahas ya....pemberian hak perempuan di bidang sosial, sibuk diusir ke wilayah domestik aje sih).

Well, saya lebih suka bicara secara umum, karena toh KM tidak menganut hukum Islam

Yang dibahas di atas Istri banyak maunya, jadi yang belum jadi istri tidak dibahas ya? *tanya lho ini

Walaupun om hajimeh bilang, salah suami kenapa gak bisa mendidik istri sehingga istri banyak maunya, itu membuat saya bertanya...

Jadi tugas suami juga membelenggu istri?

Walaupun sebagai IRT fulltime, memang tidak boleh si istri punya kegiatan publik? kegiatan sosial? aktualisasinya gimana? kalau istri gak update, gimana tuh dia entar didik anak2 di rumah?

Padahal oleh Islam (yah balik lagi) perempuan itu diagungkan...