...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
saya khan ngasih contohnya tentang bagaimana mereka diperlakukan bak ratu dirumahnya sendiri.. dan masalah menyetir, itu kembali ke azas dasar negara mereka, mereka di Arab saudi menggunakan dasar negara islam jadi semua hukum disana berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadits, so ya maka wanita-wanita disono ya sangat dibatasi untuk keluar rumah.. begitu lho bu Chan...
pan mereka kemana2 di supirin ama supir pribadi dan mereka kalo keluar2 harus bersama mahromnya.. begitulah cara Islam mengatur dan menjaga kesucian kaum wanita.....
---------- Post added at 10:08 PM ---------- Previous post was at 10:07 PM ----------
jadi ntar ritualnya jadi makan toge donk.. kayak jadi mau cepet punya anak aja disaranin banyak2 makan toge biar subur![]()
oh yeahhh? emang cuman itu doang?
ga boleh ke museum (pake mahrom juga ga boleh!) ke tempat umum ga boleh, bla bla bla
gimana mau jadi pinter, ke museum aja ga boleh
hukum islam yang mana?
saya tahu soalnya saya punya saudara yang warga negara sana, ada juga yang nikah ama orang saudi yang kerja di museum kiswah, dia aja ga pernah ke museum itu, terlarang buat perempuan
bagus ituh, dari pada makan kembang
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India