kalau gitu saya termasuk kategori yang banyak maunya.
waktu awal nikah dulu bilang ke suami "mas kita ke depannya harus punya rumah sendiri, anak-anak nanti harus siap kita didik dan kita harus punya uang banyak untuk kehidupan mereka, kita harus naik haji, minimal sebelum 40 tahun, seperti angan2mu dulu, kamu juga mau punya yayasan yang bisa jadi tempat saudara2 kita yang membutuhkan, bisa berzakat puluhan bahkan ratusan juta dst dst"
saat itu pekerjaan suamiku ga jelas (kata ortuku), mau bilang dia pengangguran ga tega kali
baru merintis usaha, lebih banyak didukung oleh saya dari sisi finansial.
di sisi lain, saya banyak maunya!
tapi kalau ga gitu, mana mungkin suami bisa semangat, ga akan keluar ide2nya, ga akan keluar energinya...
berulang kali suamiku berkata "saya bahagia punya istri yang banyak maunya, bisa memotivasi saya dalam mencari nafkah"
see???? tergantung suaminya macam apa dalam memandang dan cara dia menghadapi istri
tapi sebagai istri saya juga ga sekedar banyak maunya, kasih alternatif solusi juga buat suami.
contoh yang dikasih um hajime, suami CUMAN buruh pabrik...
kalau emang CUMAN buruh pabrik penghasilan ga mencukupi, cari dong usaha yang laen, jangan trus pasrah aja ama keadaan, padahal sebagai suami nafkah ke keluarganya kurang... diskusi ama istrinya "ma, kalau emang mama mau motor, kondisi keuangan kita begini, kalau kita nyicil pun ga akan sanggup, mama ada masukan ga?"
istrinya diajak terbuka, minta saran, masukan, pendapat, kritikan
suami ideal bakal ngomong gini: "kalau mama banyak mau, dukung saya ya, kita usaha A, B, C, kita cari modal sama2, kita buat kerangka bisnisnya sama2, kita survei pasar sama2, bla bla bla... insyaAllah dimana ada kemauan di situ ada jalan, bersama kekusahan ada kemudahan, kita optimis, insyaAllah dalam semangat kita, proses yang kita lalui ini akan makin mengikat cinta kita, cinta karena Allah"
dijamin istrinya juga bakal semangat terus makin cinta ama suami kayak gitu dibanding suami yang malah ngomong
"udah ah mama banyak maunya"![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote