Quote Originally Posted by cha_n View Post
yang mengeneralisir itu um hajimeh, menganggap semua perempuan punya cita2 jadi IRT, lalu kalau orang ga punya cita2 jadi IRT menjadi istri durhaka atau suami yang ga bisa mendidik istri, istri liberal bla bla bla yea yea like i care... pake bawa2 syariat, syariat yang mana pulak, emang ini negara syariat?
hapalan saya ama suami saya juga banyakan saya, so what kalo gitu? tapi kok masih suka nonton sinetron ... musuh manusia beriman tuh sinetron, malah ditonton...
eniwei apa hubungannya ama istri banyak maunya sih?


karena dia belom pernah keluar dari lingkungan ideal bun, jadi ya gitu masih ngawang2 di khayangan.
saya pernah punya temen liqo kayak gitu di tempat kuliah, saya bilang waktu kuliah kayak sekarang, emang hidup dalam benteng tebal, kita bisa mengkondisikan diri bersikap ideal, nyaris 100%, tapi jangan lupa buka mata ke kehidupan di luar benteng, hidup ga seideal itu, realistis lah

sebagian yang paham, pas keluar dari kuliah bisa cepat beradaptasi, sebagian lain, segera cari benteng baru di luar kampus, bisa bertahan (entah sampai kapan) yang lainnya stres waktu mengetahui realitas hidup, ada yang sampe ekstrim hidupnya bertolak belakang sama kondisinya yang dulu
kapan saya mengeneralisir.. saya cuman mengasih contoh istri saya kok anda bilang mengeneralisir...
realitas hidup bagaimana.. anda khan tidak tahu saya.. saya bukan lulusan pesantrenn lho.. saya itu dari SD sampe SMU itu masuk SMU negeri, kuliahnya aja di Fakultas ekonomi Manajemen di universitas negeri di kota saya.... dan saya menjalani kehidupan masa muda seperti anak2 muda Indonesia pada umumnya.. dulu saya malah vokalis band malah di bagian rappernya..... saya malah belajar Islam mulai pada saat semester akhir di kuliah pada tahun 2006 pada saat itu baru saya mulai pelajari Islam dengan baik........ makanya saya mengerti pola pikir saudari Chan dan Bundana, karena saya sendiri lahir bukan pada keluarga yang sangat relijius..... makanya setelah saya mempelajari Agama dengan lumayan saya mencoba menerapkannya dalam hidup saya sedikit demi sedikit......
yang saya sayangkan dari awal saudari Chan menganggap orang2 yang mencoba menerapkan syariat Islam dalam kehidupan pribadinya itu anda anggap memenjarakanlah.. mematikan potensilah dll..........

---------- Post added at 01:47 PM ---------- Previous post was at 01:45 PM ----------

Quote Originally Posted by cha_n View Post
yang mengeneralisir itu um hajimeh, menganggap semua perempuan punya cita2 jadi IRT, lalu kalau orang ga punya cita2 jadi IRT menjadi istri durhaka atau suami yang ga bisa mendidik istri, istri liberal bla bla bla yea yea like i care... pake bawa2 syariat, syariat yang mana pulak, emang ini negara syariat?
hapalan saya ama suami saya juga banyakan saya, so what kalo gitu? tapi kok masih suka nonton sinetron ... musuh manusia beriman tuh sinetron, malah ditonton...
anda keliatannya memang tidak mau membaca postingan saya ya.. saudari Chan.. saya berulang kali mengtakan saya tahu Indonesia itu bukan negara Islam.... tapi apakah karena Indonesia itu bukan negara Islam lalu anda mau mengatakan orang yang menerapkan syariat Islam dalam kehidupan pribadinya itu melanggar Undang2 begitu...

---------- Post added at 01:57 PM ---------- Previous post was at 01:47 PM ----------

Quote Originally Posted by BundaNa View Post
well...masak menggebu2 ngomong di awal2 postingan, begitu saya tanya dengan kondisi begitu...jawabnya tak tau

Jadi istri banyak maunya kayak gimana? saya kepengen anak2 saya bisa dapet pendidikan yang lebih baik tapi suami saya gajinya gak cukup sampe kuliahin anak misalnya, mesti ngalahgitu ya sayanya?
saya gak tau karena memang ilmu agama saya masih belum mantap Bundana makanya saya hanya menjawab apa yang saya tahu... pan jawaban kategori istri banyak maunya sudah saya katakan di postingan2 sebelumnya, dan itu pendapat saya pribadi.. kalo menurut anda salah ya ga pa pa.. karena itu memang opini pribadi saya..... pan sudah saya bilang juga saya pribadi tidak bermasalah dengan wanita yang berkerja... karena ibu saya kerja jadi guru.. kakak saya juga kerja jadi dosen.. so saya gak masalah... dan saya juga sangat setuju kalo wanita mendapat pendidikan yang sama dengan kaum laki2...... kalo masalah Bundana saya melihatnya wajar2 saja... bukankah anda bekerja sudah mendapatkan ijin suami... dan anda keluar2 kemanapun sudah meminta ijin suami jadi saya merasa anda memang seorang istri yang berbakti kepada suami...........