^ Urju personal attack nih ke gw
![]()
~Radio Kopimaya~
Xixixi
kalau gw sih kerja itu ga soal duit aja tapi juga wadah mengembangkan diri
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
jikakakakakkkkmasa cowo cuma jadi tukang bangunan sekali-sekali cewe juga dong
jangan dilihat rendahnya pekerjaan tukang-tukang itu
tapi liat beratnya perjuangan tukang-tukang itu banting tulang buat keluarganya ...
hehe... kaburrrr ah
Last edited by et dah; 19-01-2012 at 08:56 PM.
siapa juga yg nganggap klo tukang konstruksi itu rendahan?blm tau dia brp gaji para pekerja konstruksi
gw cuman bilang, pekerjaan itu nggak cocok buat cewek.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
emang berapa gajinya tukang perhari ?
tanya aja sendirimau?
tp sblm lo jadi tukang konstruksi skrg butuh sertifikasi. nggak sembarangan lg.
love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours
Di bali tukang bangunan cewe biasa aja kale.
Tukang anak buah suamiku per hari 75rb kalau kenek 60 rb ada yang mau?
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
cewek bagus koq jadi tukang bangunan, apalagi kalo manjat2 pake rok mini...![]()
pembalap F1 ga ada tuh yang cewe , ada yang mau?![]()
Males ..udah emak emak jadi pembalap ntar yang dipikirin jemuran blm diangkat
...bersama kesusahan ada kemudahan...
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
“Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n
My Little Journey to India
eits, ada isu feminisme neh...lama tak diskusi ini sejak kabur dari ak.
*gelar tiker*
hihihihi, kagak lah, masih nyamping ini
okeh BTT
well, di pabrik memang nyatanya bagian produksi banyak ceweknya. Bisa jadi boss2 suka kalau cewek jadi pegawe karena cenderung gak rese, dikasih gaji berapa aja nrimo, gak dikasih tunjangan juga gpp, tapi mau kerja keras...itu pan modal yang mumer buat bos2.
Tapi lapangan kerja bukan tergerus karena hal itu. Well ini kan kompetisi, kerja juga bagian dari jual diri. Kalau cewek dianggap "gampangan" kerja dan upahnya, lelaki bisa menawarkan lebih "profesional" umpamanya.
Jangan lah bilang, gegara perempuan, laki2 susah dapet kerja. Tapi gegara kemajuan jaman, laki2 dituntut lebih keras berusaha dan memperbaiki skillnya, demi pekerjaan yang lebih baik.
Perempuan dan laki2 kan saling melengkapi...Tuhan menciptakan laki2 dan perempuan bukan untuk berkompetisi, tapi saling melengkapi.
eh, salah thread ya?![]()