Results 1 to 5 of 5

Thread: Partai berbasis Teknologi Informasi

  1. #1

    Partai berbasis Teknologi Informasi

    Aku pernah baca sebuah berita, bahwa pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 30 juta orang. Aku perkirakan dengan akses internet yg samkin mudah dan murah di akses oleh siapa saja dan dimana saja, maka aku perkirakan tahun 2019, internet mungkin sudah bisa di akses hingga ke pedalaman-pedalaman kalimantan atau papua.

    Nah, sekitar 1,5 tahun lalu, aku punya pemikiran bahwa seandainya saja forum milis ka kus yg membernya ada di berbagai penjuru dunia, membuat ranting-ranting dengan keanggotan maksimal 300 orang, rasanya sangat mungkin milis ka kus ini menjadi sebuah partai yg akses nya jauh lebih luas dibandingkan partai2 yg ada.

    Aku membayangkan sebuah partai berdiri dengan memanfaatkan teknologi infomrasi (internet) yg mengedepankan keadilan, transparan dan proposional dalam aktivitas kegiataannya (sehingga siapa saja bisa mengakses tanpa ada yg harus di tutupi) berdiri menjelang tahun 2019 nanti.

    aku membayangkan bahwa setiap pengurus ranting (setingkat RT) membawahi minimal 300 orang, dan setiap ranting punya wadah tersendiri yaitu milis-milis sebagai media bertukar pemikiran, informasi dan konsolidasi partai. begitu juga untuk DPC, melakukan saran-saran, berbagi inrformasi dan konsolidasi melalui sebuah milis khusus yg beranggotan para pengurus DPC. Begitu seterusnya untuk tingkat DPD, dan DPP (pengurus pusat) semua mengunakan sebuah milis untuk melakukan rencana-rencana kegiatan dan konsolidasi anggota.

    seperti yg aku tulis Partai mengedepankan keadilan bahwa semua orang (anggota) memilik hak yg sama, dan semua keputusan dibuat secara transparan agar tdk ada kesan politik dagang sapi, dan proposional bahwa jabatan tertentu di isi oleh mereka2 yg emang ahli dan berpengalaman dibidangnya dan tentu saja memilik track record yg baik di masyarakat.

    Bahwa para pengurus partai tdk boleh menjadi pejabat (birokrasi) kalau pun pengurus menjadi pejabat (birokrat) mau bisa mengusulkan diri, berdasarkan rekomendasi, harus melepaskan kepengurusannya. Dan orang-orang yg di tunjuk untuk memegang sebuah jabatan baik untuk yg menjadi anggota DPR, DPRD, Kepala Daerah maupun Presiden tidak harus dari kalangan partai tetapi adlaah orang2 yg sudah teruji atau memiliki track record yg baik dan terbukti.


    Rasanya ide membuat partai berbasis Teknologi Informasi ini sangat-sangat lah mungkin. Aku yakin bisa meyakinkan 300 orang untuk menjadi anggota partai ini, karena jika modelnya adalah keadilan, transparan dan proposional, orang akan tertarik bergabung...

    apa pendapat kalian... ?
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  2. #2
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    partai juga udah punya milis dan forum untuk pertukaran informasi.
    tapi untuk keputusan politik yang transparan rasanya tidak mungkin
    ada kerahasiaan di tingkat tertentu yang seringkali harus dijaga.
    sekedar program dan visi partai sih bisa dipajang di website partai

  3. #3
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    partai juga udah punya milis dan forum untuk pertukaran informasi.
    tapi untuk keputusan politik yang transparan rasanya tidak mungkin
    ada kerahasiaan di tingkat tertentu yang seringkali harus dijaga.
    sekedar program dan visi partai sih bisa dipajang di website partai
    salah satu penyebab orang -orang baik masuk ke partai adalah karena tdk adanya ketransparanan dalam mengambil keputusan terutama di tingkat pusat...

    partai ini kan cuma alat.. hanya kendaraan...
    kalau emang niatnya untuk kepentingan bersama.. ya kenapa harus takut ketika rapat2 para pengurus pusat di baca dan dilihat oleh siapa saja.. nanti kan kelihatan siapa yg mental maling, siapa yg pro rakyat...

    misalnya ketika menghadapi pemilihan presiden.. setiap masukan terutama dari DPP dalam mengusulkan sebuah nama (calon) berdasasrkan ini dan itu.. nah, kalau transparan seperti ini, kan kelihatan nantinya siapa yg mencalonkan orang lain karena ada mahar besar di dalamnya.. begitu juga dengan ketika ada Pilkada.. rapat DPD di ambil secara terbuka seperti forum ini, setiap anggota DPD mengusulkan sebuah nama lalu dengan alasan2 yg bisa diketahui para anggota partai... termasuk dengan dalam pencalonan anggota DPR/DPRD, pengajuan sebuah nama harus diketahui secara transparan oleh para anggota termasuk masyarakat..

    dengan adanya transparan.. maka setidaknya akan mengurangi politik dagang sapi (korupsi dan kolusi)...
    Kita tidak pernah bisa melihat masa depan, tetapi kita bisa menatanya dengan baik sesuai keinginan kita hari ini ( Fitri Purnama Sari )

  4. #4
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    wani piro mas bro?

    Produk, aplikasi dan Teknologi berbasis TI kagak murah lho.
    Skala kebutuhan SKPL/DPPLnya, database arsitektur untuk memenuhi target puluhan juta user = B E S A R .
    Sepertinya, itu program milyaran mas. Ada beberapa partai,setahu saya yang sudah mencoba mengaplikasikannya dengan beaya luar biasa besar.
    Masuk akal seh untuk di-proyekkan. Wong nyatana anggota dewan DPR yg minta dibuatin website berani nganggarin 500 jt-an. Padahal CMSan, 5 jeti dapet mayan.
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  5. #5
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    ide startsmart itu di kondisi paling ideal, seperti konsep ekonomi laissez-faire/free market
    dimana semua informasi sempurna bisa diakses oleh pihak yang terlibat dipasar dan tanpa
    ada hambatan apapun. pada realita kondisi pasar seperti itu tidak pernah ada, dianggap
    fantasi. pun pasar keuangan atau pasar modal yang terbuka dan mendekati konsep ini, tidak
    sepenuhnya terbuka karena masih ada hambatan pasar. jangan harap keterbukaan ada secara
    penuh, keterbukaan membuat partai mudah disusupi. siapa pihak yang mau strategi partainya
    bocor dan diketahui lawan politiknya?

    dan yang seperti disampaikan jojox, infrastruktur TI yang harus dipersiapkan banyak, butuh
    sumberdaya yang besar, tidak hanya sekedar forum chitchat. konsepnya sih oke, untuk
    implementasi konsep sebagian, sudah mulai dilakukan, tapi transparansi mutlak hampir
    (tidak) mungkin terjadi.

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •