ttg yg diposting si ronggo-

gw malah anggep sinemart itu benalu.
dia dominasi membuat sinetron yg membodohkan masyarakat.
okelah, muter duit buat bikin film bermutu,
tapi, apakah dgn sinetron tak layak tonton agar bisa bikin 1 film bermutu?
10 sinetron tak realistis utk 1 film bermutu.
hasilnya : 1000 org jd tak realistis dan 100 jd lebih bermutu.

dia bilang itu hiburan utk pembokat. tp apakah pembokat tak berhak jd pintar?
jika terus dijejali tayangan sampah siapa yg harus disalahkan jika ibu2 rumah tangga atau babu2 macam mereka menjadi tidak bahagia krn berpikir tdk realistis spt sinetron?

final. jadi bangsa ini harus dibodohkan dgn tayangan sampah sebelum memproduksi film bermutu?