-
pelanggan tetap
Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, AS Geram
Washington - Iran telah mengancam akan menutup Selat Hormuz, rute penting di Teluk Persia yang dilalui kapal-kapal yang mengangkut sepertiga minyak dunia. Ancaman itu menimbulkan kegeraman Amerika Serikat.
Militer AS mengingatkan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir setiap upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz.
"Aliran bebas barang-barang dan jasa lewat Selat Hormuz adalah vital bagi kemakmuran regional dan global," kata juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain seperti dilansir harian Telegraph, Kamis (29/12/2011).
"Siapapun yang mengancam akan mengganggu kebebasan navigasi di selat internasional jelas-jelas berada di luar komunitas negara-negara, setiap gangguan tak akan ditolerir," tegasnya.
Pernyataan tegas itu disampaikan menyusul ancaman Iran untuk menutup selat tersebut jika negara-negara Barat benar-benar menerapkan sanksi terhadap industri minyak negeri itu.
"Jika sanksi-sanksi diadopsi terhadap minyak Iran, maka tidak satu tetes minyak pun akan melewati Selat Hormuz. Musuh-musuh kami akan menghentikan plot mereka ketika kami memberi mereka pelajaran keras," cetus Wakil Presiden Iran Mohammed Reza Rahimi.
Bahkan menurut panglima Angkatan Laut Iran, Laksamana Habibollah Sayari, menutup Selat Hormuz yang berarti akan mencekik pasokan minyak global, "akan lebih mudah daripada meminum segelas air".
Saat ini Iran terus menggelar latihan perang kelautan di perairan internasional dekat Selat Hormuz. Latihan militer yang berlangsung 10 hari itu melibatkan kapal-kapal, helikopter dan kapal selam.
(ita/nrl)
---------- Post added at 09:26 PM ---------- Previous post was at 09:24 PM ----------
Kapal Induk AS Masuki Zona Latihan Perang Iran di Selat Hormuz
Teheran - Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kian meruncing. Sebuah kapal induk AS bahkan telah memasuki zona dekat Selat Hormuz yang sedang digunakan oleh Angkatan Laut Iran untuk latihan perang.
"Kapal induk AS terlihat di zona manuver oleh sebuah pesawat pengintai Angkatan Laut," kata Mahmoud Mousavi, juru bicara untuk latihan perang Iran kepada kantor berita resmi Iran, IRNA dan dilansir AFP, Kamis (29/12/2011).
Dikatakannya, pesawat pengintai Iran telah mengabadikan kapal induk AS itu lewat video dan foto-foto.
Kapal induk AS itu diyakini sebagai USS John C. Stennis, salah satu kapal perang terbesar milik Angkatan Laut AS.
Sebelumnya pejabat-pejabat AS mengungkapkan, kapal induk tersebut tengah bergerak menuju Selat Hormuz, rute penting di Teluk Persia yang dilalui kapal-kapal yang mengangkut sepertiga minyak dunia. Iran telah mengancam akan menutup selat tersebut jika negara-negara Barat benar-benar menerapkan sanksi terhadap industri minyak Iran. Ancaman Iran itu telah menimbulkan kemarahan AS. Militer AS mengancam tidak akan mentolerir setiap upaya Iran untuk menutup selat tersebut.
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules