Quote Originally Posted by AsLan View Post
kalau pembuktian hal2 tersebut memang "tinggal menunggu waktu" artinya kamu mengakui bahwa semua itu belum terbukti ?
percaya pada yg belum terbukti itu kan Iman, kamu beriman ?
Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.

Cuman ada satu cara kalo kitab suci mau sejalan dgn sains: reinterpretasi. Dari sudut pandang ateis, kitab suci dihasilkan oleh orang-orang yg mempunyai visi jauh ke depan, sehingga mereka pun sadar bahwa suatu saat nanti isi kitab sucinya akan kadaluarsa. Karena itu tidak ada ancaman neraka utk reinterpretasi. Atau justru ada?