Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
nah itu dia tsu kuncinya... dulu beliau pernah mengatakan evolusi gak valid dan curang karena "diubah-ubah terus". pasti gak pernah dengar sesuatu yg disebut "teori atom" kali yah...
Intinya sudah terbukti salah, bahkan sampe versi terakhir tentang common ancestor pun sudah gak berlaku lagi.

---------- Post added at 09:53 AM ---------- Previous post was at 09:45 AM ----------

Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
nah itu dia tsu kuncinya... dulu beliau pernah mengatakan evolusi gak valid dan curang karena "diubah-ubah terus". pasti gak pernah dengar sesuatu yg disebut "teori atom" kali yah...
Yang gw sebut curang adalah para pendukungnya, yg sampe menendang banyak profesor dari universitas hanya karena tidak mau percaya dengan Teori Evolusi, yg ternyata kemudian hanya sebuah teori salah.

Dari awal sudah saya katakan bahwa Teori ini belum terbukti, tapi sayang pengikutnya sangat "beriman" ingin membuktikan bahwa manusia berasal dari big ape, berasal dari amuba, berkerabat dengan kera dst, lalu karena kerja keras para scientist2 yg jujur akhirnya teori ini berhasil dipatahkan

---------- Post added at 09:55 AM ---------- Previous post was at 09:53 AM ----------

Quote Originally Posted by tsu View Post
hmm.... sains IMHO = ilmu pengetahuan = akan selalu berkembang
mungkin sekarang lewat paleontologi/arkeologi/evolusi kita nggak bisa tahu bentuk asli dinosaurus, tapi mungkin pas jaman cucu cucu kita ntar bisa ditemukan metode lain, ato mereka menemukan portal waktu yang bisa mengintip kehidupan jaman dulu

who knows

wong Generatio spontanea pun bisa patah
nah itu dia tsu kuncinya...
kalo mo ngomong science, jangan percaya dengan hal2 yg BELUM ada buktinya.
Kalo percaya tanpa bukti itu namanya IMAN, bukan science.
Sama seperti saya percaya Tuhan, itu saya akui sebagai Iman, saya tidak memaksakan hal itu masuk kedalam Science seperti yg dilakukan para penganut paham kepercayaan Evolusi.

---------- Post added at 10:03 AM ---------- Previous post was at 09:55 AM ----------

Quote Originally Posted by purba View Post
@AsLan,



Pernyataan ente ini sebuah kesalahan besar. Meski masa lampau yg diselidiki, bukan berarti saintis di masa sekarang tidak bisa melakukan pengukuran yg berkaitan dgn masa lampau tsb. Ada prinsip kausalitas yg dipegang oleh para saintis. Bahwa seperti apa masa sekarang tergantung masa lampaunya.

Misalnya teori big bang yg terjadi di masa lampau. Mengapa saintis dapat menerimanya? Karena ada informasi dari masa lampau yg dapat dideteksi pada masa sekarang. Teori big bang mengatakan ada radiasi dari masa awal alam semesta yg dapat diamati sekarang dgn panjang gelombang yg nilainya sekian, frekuensi sekian, dan temperatur sekian. Ternyata radiasi tsb teramati dan nilai-nilainya sesuai dgn hasil pengukuran, maka diterimalah teori tsb.

Nah, apakah para pengusung teori perancang cerdas dapat menyodorkan cara utk membuktikan teorinya secara empiris?

Lu ngomong masalah science, empiris, science dll... coba baca tulisan lu sendiri tentang awal mula kehidupan :

Misalkan ente mau menelusuri asal manusia. Dirunut ke belakang, asal manusia adalah virus, misalnya. Trus ente mau menelusuri asal virus. Dirunut ke belakang, asal virus adalah molekul2 protein. Dirunut ke belakang lagi, molekul2 tsb adalah kumpulan atom.
Apakah pernyataan tersebut berdasarkan sebuah penelitian science ? adalah satu percobaan di laboratorium yg berhasil menemukan bahwa virus bisa berubah menjadi manusia atau atom berubah menjadi virus ?
Sama sekali gak pernah, so jangan ngomong tentang empirical evidence kalo berteori evolusi, sejak jaman Darwin buktinya gak ketemu2 tapi tetap ngotot mau dianggap science.

Akhirnya gw ngalah, para creationist scientist juga ngalah, ya monggo teori evolusi dimasukkan kedalam science dan diberi kesempatan untuk membuktikan diri, tapi sudah ratusan tahun tetap tidak ketemu2 buktinya, masih tetep ngendog didalem dunia science gak mau keluar2,
IMAN yg satu ini memang alot