pada bacteriophage, virus akan menyisipkan "urutan kode" DNA kepada bakteri hostnya, sehingga bakteri host akan memiliki "susunan DNA" baru.
virus ini sendiri tidak harus memiliki kemampuan untuk memproduksi B-Laktamase.
saat virus dengan kemampuan A, berbakteriophage dengan bakteri kemampuan B, maka bisa timbul bakteri dengan kemampuan C, seperti bakteri pemproduksi B-Laktamase
DNA virus dan DNA bakteri, material dan molekul penyusunannya adalah sama. hanya "urutan kode"nyalah yg berbeda. "urutan kode" yg berbeda, akan menimbulkan efek "fenotipe" pada organismenya.
molekul dan material penyusun DNA virus dan DNA bakteri sendiri adalah bisa sama. material yg ada dibumi.
hal baru yg tercipta, adalah "urutan kode"
"urutan kode" yg baru, akan menimbulkan fenotipe yg baru.
demikianlah, manusia tidak perlu kontak dengan manusia berjari 6 untuk bisa terjadi spesia manusia berjari 6 di masa mendatang.
manusia bisa saja kontak dengan virus2 baru dan mutasi2 baru sehingga muncul spesies manusia berjari 6
kalau spesies manusia berjari 6 ini berkembang biak terus menerus, bukanlah tidak mungkin muncul manusia berjari 6
http://en.wikipedia.org/wiki/Polydactyly
menambahkan : Polydactyly terjadi karena mutasi pada gen LMBR1
Polydactyly terjadi karena perubahan "urutan kode" pada gen LMBR1.
"urutan kode" yg baru inilah yg menimbulkan fenotipe jari 6
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote