Kalau dilihat sekilas memang Teori Evolusi seperti science, karena membawa2 ilmu biologi, arkeologi, kimia, fisika dll
Tapi kalau dicermati lebih dalam, Teori Evolusi hanya sebuah hipotesa yg belum terbukti.
Ukuran sekilas itu, moga2 kita kita sama2 mengidap pengetahuan sekilas sehingga perlu berdiskusi.
Adanya ilmu yang menunjang teori evolusi rasanya kurang pas dengan bahasa "membawa-bawa", memangnya
ini soal Marissa Haque berantem dengan Dee lalu 'bawa'2 Addie MS ? Hehehe
Ilmu2 itu kan dibutuhkan justru untuk membuktikan teori-teori tersebut.
Bagaimana misalnya mengetahui cara kerja Seleksi Alam ? Mutasi Gen ?
Jadi ini bukan urusan 'bawa-bawa'.
Meskipun kelihatannya berbobot karena menggunakan istilah2 science, sebenarnya Teori Evolusi hanya sebuah perkiraan yang sangat sederhana.
Darwin melihat mahluk ini mirip dengan mahluk itu, species ini mirip species itu lalu membuat sebuah hipotesa bahwa species ini dan itu mungkin memiliki nenek moyang yang sama.
Saya kira dalam ilmu pengetahuan dan dalam komunitas ilmiah, naif sekali jika
ada pikiran 'sesuatu itu berbobot karena menggunakan istilah sains'.
Ngomong2, sudah baca kah On The Origin-nya Darwin dan pokok2 pikirannya ?
Hipotesa ini memiliki kesulitan dalam pembuktian karena yg disebut nenek moyang mahluk2 itu tidak ada dan perubahan antar species yg diperkirakan darwin tidak bisa diamati.
Hipotesa ini kemudian mendapat dukungan luar biasa dari komunitas atheism karena kisah ini bisa menjadi alternatif dari ajaran agama yg selama ini tidak mereka sukai.
Agama mengajarkan bahwa alam dicipta oleh Tuhan, Teori Evolusi mengenal istilah Random sebagai pengganti keagungan rancangan Tuhan, segala sesuatu terjadi hanya secara Acak.
Agama mengajarkan bahwa manusia dicipta langsung oleh Tuhan, Teori Evolusi mengajarkan bahwa manusia berasal dari binatang.
Agama mengajarkan bahwa Tuhan menciptakan berbagai macam hewan dan tumbuhan, Teori Evolusi mengajarkan bahwa semua berasal dari satu jenis mahluk yg kemudian berevolusi menjadi beragam.
Semua ajaran diatas tidak ada bukti scientific nya, tapi yg satu dianggap sebagai Faith, yang satu dianggap sebagai Science.
Bagaimana dengan fosil dalam lapisan tanah yang berusia ribuan tahun?
Boleh jadi ada yang belum/ bisa dijelaskan oleh teori ini, namun ia mencoba melalui
prosedur keilmuan. Bahwa kaum atheistik dapat angin dari teori ini, menurut saya itu
soal lain. Boleh jadi TE itu 'belum selesai'.
Kenapa perdebatan Evolusi menjadi begitu sengit ? karena sebenarnya ini adalah perdebatan antar agama, antar iman, bukan science.
Kalau perdebatan science, orang tinggal menunjukkan bukti ini, ini, ini beres.
Jadi bedakan antara science dengan pseudo science, faham yg berpura2 menjadi science dengan menggunakan istilah2 canggih dan memukau banyak orang.
Perdebatan antar agama dan iman ?
Saya justru heran mengapa usaha eksplorasi ilmu pengetahuan menjadi terlalu 'politis' begini ya
Saya menilai sikap anda defensif dan 'penuh prasangka', coba perhatikan kalimat2 anda, semacam :
" pura2 menjadi sains karena istilah canggih"
Sebegitu naifnya kah para ilmuwan sehingga bisa terpukau hamburan istilah ilmiah jika
memang tak diperlukan ???
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote