Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
dari teori arkeologi yg dipercaya sekarang, adam lahir sekitar 5872-4942 SM, alias 7000-8000an tahun lalu. Dengan periode yg singkat ini, bagaimana teori ini bisa menjelaskan berbagai keanekaragaman etnis manusia (ras negroid, kaukasoid, mongoloid, dll) serta mengenai masyarakat-masyarakat yg terisolir katakanlah penduduk di pulau2 terpencil pasifik/oseania?

http://id.wikipedia.org/wiki/Adam#cite_note-0

so, jadi semua ini cuma masalah kepercayaan.

---------- Post added at 02:03 PM ---------- Previous post was at 02:00 PM ----------

Quote Originally Posted by meliakh View Post
science says



ancestor nya sama
masalah gambar diatas, meskipun dikasi penegasan bahwa itu sience nyatanya itu bukan science.
kenapa ?

karena suatu kemiripan tengkorak bukan berarti yang satu berasal dari yg lain.

mengatakan bahwa A adalah anak B karena A mirip dengan B adalah sebuah cacad logika.
apalagi saat tidak ditemukan fosil2 yg berubah secara perlahan (missing link)

---------- Post added at 02:06 PM ---------- Previous post was at 02:03 PM ----------

Teori evolusi tidak percaya keberadaan Tuhan, maka argumen2 chan dan ronggolawea gugur karena tidak ada sosok yg mengatur jalannya evolusi.
jadi evolusi sesuai dengan teorinya, harus berjalan acak dan mematikan semua mahluk evolved yang tidak sesuai dengan prinsip survival.
(jadi harusnya ada bertebaran trilyunan vosil mahluk2 gagal).