sederhana saja, kesimpulan ilmuwan yg hasilnya disebut sains itu punya dasar argumen yang kuat. gak ngasal. Kalu keliru, silahkan perbaiki--tapi juga harus dengan punya argumen yg kuat juga. memangnya, Aslan kira jika (misal) Einstein bilang minum sianida itu menyehatkan, maka itu menjadi otomatis menjadi "sains" dan "kebenaran"?

Sekali-kali, cobalah baca buku sains dengan benar, terutama mengenai bab "metode berpikir ilmiah". Jangan jadikan film holiwut sebagai referensi utama. Film2 itu namanya juga sains fiksi....