Results 1 to 20 of 634

Thread: Evolusi

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post



    Lagian, pandangan filosofis para ilmuwan tidak ada korelasi langsung dengan temuan mereka. Temuan para ilmuwan itu dilakukan berdasar metode ilmiah, bukan berdasar kepercayaan filosofis mereka. Dan teori ilmiah tidak menjadi sah atau tidak sah karena banyak orang percaya atau tidak percaya. Teori ilmiah menjadi sah selama ia didukung oleh bukti ilmiah. Alasan mengapa teori evolusi terus berkembang selama seratus lima puluh tahun dan makin berkembang adalah karena bukti ilmiah semakin mengukuhkan kebenarannya.

    gak setuju.
    justru penemuan mereka didasarkan melalui pertanyaan filosofis.
    seperti "kenapa apel jatohnya kebawah?". itu kan pertanyaan filosofis.
    menurut lo, kalo si Newton gak punya pertanyaan filosofis macam itu...kira2 mau gak dia repot2 nyari2 jawabannya???
    dan kalaupun jawaban dia nantinya jadi ilmiah...ya itu gak masalah.
    yg penting akarnya dulu. berawal dr sebuah pertanyaan filosofis.

    memang sudah Takdir kok, Newton itu menemukan hukm gravitasi, dan pintarnya...dia menyadarinya

    ---------- Post added at 12:20 PM ---------- Previous post was at 12:05 PM ----------

    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    ---------- Post added at 12:04 PM ---------- Previous post was at 12:02 PM ----------
    Quote Originally Posted by AsLan View Post

    sayangnya teori evolusi gak bisa diukur atau diamati atau dicatat dsb, semua itu cuma angan2 dan kira2, ya gak jauh dari fiksi di film holiwood gitu.
    tapi hati2 loh, penganut evolusi galak2, kalo kepercayaan mereka disinggung bisa ngamuk...
    ahhh gpp.maklumin aja. kaum minoritas emang kaya gitu kok. slalu mencari jalan agar diterima kaum mayoritas.
    tp masalahnya, semakin mereka keukeuh....jumlah para believer di dunia ini makin banyak. ini kali ya yg bikin mereka frustrasi.
    gw gak bilang mengenai agama tertentu yah.
    imo, percaya sama setan, menganggap seseorang itu titisan nabi, titisan dewa (yaaa ajaran2 yg kita anggap sesat lah intinya) itu juga mnurut gw adalah "para believers"

    makin banyak org yang yakin kalo dunia ini ada penggeraknya.
    mau Tuhan kek, Setan kek, Cahaya kek...intinya adalah ada suatu "Great Force" diluar sana yg memungkinkan semua ini terjadi.

    jadi, biarkanlah mereka nggak percaya Tuhan itu ada...toh in the end of the day, mereka juga gak bs membuktikan kalau Tuhan itu tidak ada

    er wait...gw gak salah nangkepkan? org2 penggemar evolusi ini = org yg gak percaya Tuhan kan?

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  2. #2
    Quote Originally Posted by spears View Post
    er wait...gw gak salah nangkepkan? org2 penggemar evolusi ini = org yg gak percaya Tuhan kan?
    salah banget! pernah denger yg namanya Alfred Wallace? dia seorang kristen taat meski di kemudian hari menjadi seorang Deist.

    Asa Gray, penganut evolusi Amerika awal-awal yg rajin membela teori Darwin di mimbar-mimbar sains adalah seorang penganut Presbyterian.

    Pierre Teilhard de Chardin, seorang geologis yg mengembangkan teori fosil dg kaitannya buat evolusi adalah seorang jesuit.

    Ronald Fisher dan Theodosius Dobzhansky, dua org yg bertanggung jawab bagi pembentukan ranah sains yg bernama "sintesis evolusi modern" adalah para katolik taat.

    Richard Leakey, penemu fosil manusia purba di danau Turkana Afrika dan menulis buku2 evolusi populer adalah umat katolik.

    Spoiler for dan lainnya:
    Paleontologist Robert T. Bakker
    - R. J. Berry, Professor of Genetics at University College London
    - Microbiologist Richard G. Colling of Olivet Nazarene University, author of Random Designer: Created from Chaos to Connect with Creator
    - Geneticist Francis Collins, Director of the National Institutes of Health and director of the Human Genome Project and author of The Language of God: A Scientist Presents Evidence for Belief in which he has suggested the term BioLogos for theistic evolution. Collins is also the founder of the BioLogos Foundation.
    - Biologist Darrel Falk of Point Loma Nazarene University, author of Coming to Peace with Science
    -Biologist Denis Lamoureux of St. Joseph's College, University of Alberta, Canada who has co-authored with evolution critic Phillip E. Johnson Darwinism Defeated? The Johnson-Lamoureux Debate on Biological Origins (Regent College, 1999)
    -Evangelical Christian and geologist Keith B. Miller of Kansas State University, who compiled an anthology Perspectives on an Evolving Creation (Eerdmans, 2003)
    -Kenneth R. Miller, professor of biology at Brown University, author of Finding Darwin's God (Cliff Street Books, 1999), in which he states his belief in God and argues that "evolution is the key to understanding God" (Dr. Miller has also called himself "an orthodox Catholic and an orthodox Darwinist" in the 2001 PBS special "Evolution")
    -Biologist Joan Roughgarden at Stanford University is author of various books including Evolution and Christian Faith: Reflections of an Evolutionary Biologist
    -Paleobiologist Prof. Simon Conway Morris of Cambridge University, well known for his groundbreaking work on the Burgess Shale fossils and the Cambrian explosion, and author of Life's Solution: Inevitable Humans in a Lonely Universe


    dan lain-lain.

    Atau perlu saya sebut bahwa Paus Johanes Paulus II pernah memuji bahwa biologi evolusioner dan asal-usul manusia disebutnya sebagai "more than a hypothesis"?
    Biar gak hoax, ini bukti surat beliau
    http://www.newadvent.org/library/docs_jp02tc.htm

    Dan sekarang coba beri saya contoh, siapa pemenang nobel di bidang sains yang gak percaya teori evolusi--kalau evolusi bukan sains?

    ---------- Post added at 12:49 PM ---------- Previous post was at 12:45 PM ----------

    Quote Originally Posted by spears View Post
    lah, elu kan ngaku sgb googlenya KM why ask??

    oke deh, pertanyaan filosofis itu adalah pertanyaan2 yang jawabannya di dapatkan dengan ketajaman logika berpikir. contohnya yg paling umum mengenai penciptaan alam semesta, atau kenapa apel jatohnya kebawah bukan keatas
    berarti situh gak bisa bedain antara "pertanyaan filosofis" dan "metode berpikir ilmiah". Newton melihat apel jatuh. BERDASARKAN PENGAMATAnnya, lalu dia membuat berbagai hipotesis mengenai alasan kenapa apel jatuh. Dia lalu merumuskan persamaan matematis untuk bisa MENJELASKAN kenapa apel jatuh. teori hasil dia lalu diuji dg percobaan-percobaan lagi. Terbukti bahwa formulasi dia benar. Maka rumusan Newton menjadi sains
    you can also find me here

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •