Quote Originally Posted by purba View Post
Who is she?

http://www.answersingenesis.org/home...s/g_purdom.asp

Dr. Georgia Purdom is a compelling and dynamic lecturer and well qualified to speak on the relevance of Genesis to the issue of biblical authority. She is the only female Ph.D. scientist engaged in full-time speaking and research for a biblical creationist organization in North America. Dr. Purdom states,“A proper understanding of Genesis is very important because it is foundational to biblical authority and a Christian worldview. It’s about so much more than the creation/evolution controversy. It’s about the truthfulness and authority of God’s Word.”

AsLan, mendingan lu ngasih link langsung dari jurnal ilmiah, kayak gw ngasih link ke lu ttg pembentukan inti sel secara spontan, atau minimal link wiki deh. Jadi gak bias...

-------------------------------------------------------------------------------------------

Kembali ke masalah mutasi. Jadi apa contohnya (ilustrasi aja, gak perlu bukti ilmiah) information-gaining mutation?

Apakah manusia bertanduk? Gadis cantik bersayap? Kuda bertanduk dan bersayap? Atau apa?

Trus...

One well-known example is antibiotic resistance in bacteria.
In an environment where antibiotics are present, mutations in the bacterial DNA that alter the target of the antibiotic allow the bacteria to survive (the bacteria are faced with a “live or die” situation). However, these same mutations come at the cost of altering a protein or system that is important for the normal functioning of the bacteria (such as nutrient acquisition).
If the antibiotics are removed, typically the antibiotic resistant bacteria do not fare as well as the normal (or wild-type) bacteria whose proteins and systems are not affected by mutations .


Lihat yg ditebalkan. Itu maksudnya apa? Yg gw tau, bakteri yg resistan tsb tetap bisa hidup nyaman seperti sedia kala.

Bakteri yg resistan terhadap Antibiotik itu sebenarnya sebuah variasi yg sudah ada dalam kelompok bakteri, namun memiliki kecacatan yg membuatnya tidak sensitif terhadap Antibiotik.

Contohnya seperti ikan buta.

Anggaplah manusia tidak suka dengan ikan dan membuat racun yg menyerang mata ikan, ikan2 yg matanya terkena racun pasti akan mati.
Namun ada ikan buta yg sejak menetas tidak memiliki bola mata, ikan2 ini tidak sensitif terhadap racun yg disebar oleh manusia sehingga kelompok ikan ini bisa hidup dan berkembang biak.

Namun dilingkungan yg tidak beracun, kelompok ikan buta ini kurang mampu bersaing dengan kelompok normal.


Pengamatan di laboratorium menemukan kerusakan genetis yg terjadi terus menerus.
Walaupun organisme sudah memiliki berbagai metoda untuk mengeliminir kerusakan gen, namun kerusakan terus terjadi, terutama karena dijaman2 terakhir ini semakin banyak bahan kimia yg mencemari lingkungan.

Kerusakan Genetis tidak bisa membangun mahluk hidup, bayangkan sebuah mobil toyota yg terus menerus dipakai dan mengalami kerusakan, tidak akan berubah menjadi Jet F22.

Untuk membentuk sebuah Jet F22 dibutuhkan suatu perancang cerdas yg bisa membentuk berbagai mesin yg berfungsi baik, hal ini tidak bisa diharapkan terjadi dari mobil Toyota yg mengalami kerusakan.


Teori Perancang Cerdas tidak memaksa orang untuk menjadi Theis.

Karena Science tidak bisa membuktikan apakah dia itu Allah, Yesus, Brahma, Alien atau Manusia Kripton.

Yang bisa dibuktikan oleh Science hanyalah kehidupan ini merupakan hasil rancangan, atau sebaliknya bahwa kehidupan ini tidak bisa muncul tanpa rancangan.